Timang-timang Anak Semata Wayang
Mendidik anak memang tidak mudah. Siapa bilang pula mendidik anak tunggal
lebih gampang karena cukup satu anak saja yang diurusi. Justru pada situasi
seperti ini orang tua kerap membuat kesalahan. Tapi jangan cemas, tetap ada
cara mengatasinya, kok.
1. Terlalu Melindungi
Namanya juga anak semata wayang, wajar saja orang tua memberi perhatian
lebih. bahkan kerap berlebihan. Waktu si kecil belajar jalan, misalnya,
orang tua akan berusaha menjaga agar jangan sampai si anak jatuh. Saat si
anak tunggal bertengkar dengan temannya, orang tua buru-buru datang untuk
"menyelamatkannya".
Alhasil, anak tak akan pernah belajar bagaimana hidup di dunia nyata
karena orang tua selalu melindunginya dari apa pun.
Nah, coba lihat dari sisi lain dan diskusikan dengan para orang tua yang
juga punya anak tunggal. Tanyakan tolok ukur mereka yang dapat membantu
Anda menentukan antara melindungi dan melindungi secara berlebihan.
2. Membatasi Interaksi
Karena terbiasa jadi pusat perhatian orang tuanya, anak tunggal umumnya
akan mengalami kesulitan untuk berhubungan dengan teman sebayanya.
Padahal, bersosialisasi di usia dini akan membantu mereka belajar
berbagi, menunggu giliran, dan memecahkan masalah yang mereka hadapi.
Pastikan anak Anda meluangkan cukup waktu bersosialisasi dengan teman
sebayanya. Entah lewat sekolah atau main ke rumah teman. Jika Anda tinggal
dekat sanak famili, bermain bersama sepupunya yang sebaya juga akan memberi
dampak sosial yang baik bagi si anak.
3. Bantu Jalin Pertemanan
Beri kesempatan si kecil bergaul dengan teman sebayanya. Aktivitas sosial
sangat diperlukan untuk anak tunggal, bahkan sejak si anak berumur 18
bulan. Ini bisa dilakukan dengan cara memasukkannya ke taman bermain atau
mengajaknya bermain dengan anak teman Anda yang usianya sebaya.
Bermain bersama teman harus dijadwalkan dengan rutin. Entah si teman yang
main ke rumah si anak atau sebaliknya. Sebab, di situlah mereka harus
belajar berbagi mainannya, berbagi perhatian dari orang tuanya, dan bila si
anak bermain di rumah temannya, ia juga harus mengikuti aturan yang berlaku
di rumah si teman.
Buat jadwal bermain bersama teman sebaya mengingat anak semata wayang
seringkali lebih tertarik dengan orang yang berusialebih tua atau lebih muda
darinya.
4. Ajarkan Sopan Santun
Karena semata wayang, anak tak pernah punya kesempatan diperlakukan
"kasar" oleh saudara sekandung. Padahal, persaingan antar saudara se
kandung sebetulnya merupakan kesempatan nyata untuk bisa beradaptasi
dengan teman sebayanya di pergaulan sehari-hari.
Jadi, tugas Andalah sebagai orang tua untuk memberi contoh bagaimana
seharusnya berbagi, berkompromi, memberi perhatian pada orang lain. Jangan
lupa hargai si kecil jika ia melakukan perbuatan-perbuatan tersebut dan beri
ia peringatan jika melakukan yang sebaliknya.
5. "Menyingkir"
Bantu kembangkan kemandirian anak. Soalnya, karena terlalu dekat dengan
orang tuanya, anak jadi sangat bergantung. Apa-apa harus bersama Mama atau
Papa. Dari mulai bikin pekerjaan rumah sampai urusan tidur, kendati si
anak sudah besar. Orang tua dapat menghilangkan ketergantungan dengan
memberi tanggung jawab pada anak. Ajarkan ia melakukan tugas-tugas
rutinnya. Seperti dikatakan ahli, si semata wayang perlu belajar
bagaimana memberdayakan dirinya.
6. Tetapkan Batas
Anak tunggal seringkali merasa sebagai bagian dari orang dewasa dan
berpikir, mereka punya hak berbicara dan kekuatan yang setara dengan
ayah-ibunya. Ya, boleh-boleh saja asalkan tetap diberi batasan yang jelas.
Misalnya, ia boleh bersuara dalam berbagai masalah keluarga, tapi keputusan
tetap diambil orang tua. Yang juga tak boleh dilupakan, orang tua juga tetap
perlu waktu untuk berdua-duaan. Tak harus selalu bersama anak sepanjang
waktu meski ia anak semata wayang.
Meluangkan waktu yang berkualitas untuk si anak adalah satu dari banyak
keuntungan dari memiliki anak tunggal, tetapi sangatlah penting untuk
memupuk kehidupan perkawinan yang ada. Ingat, ibu dan ayah memiliki hak atas
kehidupan mereka sendiri. nova.
http://asia.groups.yahoo.com/group/bintangpelajar/
Tiada hari tanpa belajar, tiada prestasi tanpa dikejar
---------------------------------
Try the all-new Yahoo! Mail . "The New Version is radically easier to use"
The Wall Street Journal
[Non-text portions of this message have been removed]
*****
HELP ME !
1. Motivasi, Produktifitas dan Kualitas Pelayanan karyawan Anda menurun ? di
ServoPower aja !
Inhouse training & Workshop Motivasi dipandu langsung oleh penemu Metode SERVO,
merupakan salah satu dari sembilan orang Guru Sukses, Versi Majalah Warta
Bisnis, Edisi 41 / III / Agustus 2005.
2. Anda ingin rekrut SDM yang Kompeten dan Bersemangat tinggi ? di
ServoRecruitment aja !
3. Anda mencari Partner Kerja, Pembicara / Narasumber, Personal Coach,
Motivator tentang Manajemen Diri, Pemrograman Prestasi, ServoPower,
ServoTherapy, HypnoTherapy ? di ServoCenter aja !
4. Anda pengen menghilangkan Hambatan Sukses seperti Insomnia ? Trauma ? Phobia
? Mania ? Psikosomatis ? Relapse ? Stress ? Cemas ? Sedih ? Takut ? Depresi ?
Marah ? Kebiasaan / Pengalaman Buruk ? Gemuk / Kurus ? dll. ? di ServoTherapy
aja !
Testimonies pernah dimuat di Majalah Good Housekeeping, September 2005, hal.
52. Klik aja >>>http://servocenter.blog.com/ServoTestimonies/<<<
5. Anda pengen belajar Hipnotis ? atau menjadi seorang ServoTherapist ? atau
menjadi pemilik Klinik Servo ? di ServoCenter aja !
6. Anda pengen memberi hadiah kepada Karyawan Anda, Staf Anda ataupun orang
yang Anda sayangi ? di ServoPrint aja !
Print-out artikel ini atau teruskan keberadaan milis ini !
*****
SERVO CENTER
Pusat Pelatihan Motivasi, Manajemen Diri dan Prestasi
Komplek Cipondoh Makmur, Jl. Bahagia Raya
Blok B5b No. 2 Cipondoh, Tangerang 15148.
021) 5574 5555, 554 6009, 554 5257
Anda pengen Solusi, di SERVO CENTER aja !
Klik aja >>>http://servocenter.blog.com/<<<
*****
HELP YOU !
1. Anda ingin berbagi pengalaman tentang keberhasilan Anda mengatasi masalah ?
Klik aja >>>http://servocenter.blog.com/817488/#cmts<<<
2. Anda ingin Testimonial / Kesaksian tentang ServoPower/ServoTherapy ? Klik
aja >>>http://servocenter.blog.com/760208/#cmts<<<
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/TaManBinTaNG/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/