Memahami kesengsaraan adalah awal Meditasi + komentaran VincentLiong
Penanya: Saya tidak melihat hubungan antara kematian dan kesengsaraan dengan status batin dalam meditasi. Vincent Liong note: Kesengsaraan memang tidak ada kaitannya dengan meditasi dalam arti harafiah yaitu duduk diam berkhayal-khayal ke dalam diri. Meditasi dalam ucapan seorang guru seringkali berbeda pemahaman dengan meditasi menurut sang murid; yang menjadi masalah si guru sulit untuk mencari bahasa yang tepat yang bisa dipahami murid atau murid yang terlalu yakin (tanpa perlu bukti) sehingga mengambil mentah-mentah pendapat sang guru atas pengalaman costumize sang guru. Untuk mengatasi masalah ini sang guru perlu turun gunung ke tingkatan sang murid, berpikir, bertingkahlaku, bertindak berkomunikasi sebagai sesama sang murid ;sehingga tidak membunuh freewill murid untuk menempuh jalannya yang costumize. Krishnamurti: Guna melihat seluruh signifikansi dari kesengsaraan bukan sekedar secara verbal atau secara intelektual, melainkan menyelam sangat dalam ke dalamnya dan bebas dari tindakan korosifnya di dalam batin mesti ada dalam suatu status meditatif. Semua bentuk penelusuran sejati adalah suatu status meditatif. Vincent Liong note: Nah, kalimat; melainkan menyelam sangat dalam ke dalamnya dan bebas dari tindakan korosifnya di dalam batin mesti ada dalam suatu status meditatif ini yang sering salahkaprah. Meditasi dalam arti harafiah lebih cenderung ke permainan mencari-cari, mengkhayal-khayal secara intelektual dalam kondisi diam atau setidaknya tanpa noice (meditasi). Padahal harapan sang guru adalah untuk;Semua bentuk penelusuran sejati adalah suatu status meditatif.; yang maksutnya tidak boleh menghindari noice yang selalu ada di lingkungan natural (yang tidak ada di lingkungan yang dikondisikan sesuai maksut tertentu). Keadaan nyaman tanpa noice yang dikondisikan bisa dikategorikan sebagai salahsatu keinginan untuk mengesampingkan noice duniawi (tindakan korosif didalamnya)yang ketika kembali ke kehidupan normal harus dan selalu ada. Meditasi yang benar adalah meditasi yang tidak boleh dipisah dari kehidupan sehari-hari itu sendiri. Bilamana dipisah-pisah ruangnya maka hanya akan menghasilkan kepriobadian terpecah, dimana hanya menjadi believe warisan demi believe warisan (percaya tanpa perlu pembukitan) yang digunakan hingga usang dan lalu diganti dengan yang baru sesuai saat kadaluarsanya kesenangan. Krishnamurti: Guna memahami makna dari kematian yang adalah mati setiap hari terhadap bakat, terhadap sifat-sifat, terhadap pekerjaan, terhadap kenangan seseorang mesti penuh perhatian tanpa pilih-pilih, sepenuhnya éling; dan status perhatian penuh tanpa pilih-pilih ini adalah meditasi. Tidak ada perbedaan antara meditasi dengan pemahaman akan kesengsaraan, sebab memahami kesengsaraan adalah awal dari meditasi. Vincent Liong note: Mati adalah tetap menjalani realitas dunia tetapi secara bersamaan keluar dari diri, melihat diri dari luar keberpihakan setiap saat dengan melakukan pengukuran secara otomatis terus-menerus, bukan disugestikan pada believe warisan tertentu. Kita seperti setan yang hidup menonton manusia-manusia, salah-satunya diri tubuh fisik kita sendiri setiap saat dalam berhubungan dengan tubuh/benda fisik lain. Mengamati dan diamati, mengukur dan terukur tidak boleh dipisah waktunya, harus dalam waktu dan saat yang sama, tidak boleh sebentar-sebentar/ angin-anginan tetapi harus seumur hidup, setiap detik hidup itu sendiri. Bila tidak maka mengamati, mengukur dan terukur hanya menjadi kemunafikan untuk kepuasan diri kita sendiri. Krishnamurti: Guna menyelam teramat dalam ke dalam meditasi, batin mesti bebas dari segenap rintangan psikologisnya. Dalam status merdeka ini ada sebentuk gerakan yang tidak berdasarkan jarak ataupun waktu, dimana gerakan itu adalah penciptaan. Semua ini merupakan bagian dari meditasi. Dari: SAANEN, 9TH PUBLIC TALK, 9TH AUGUST 1962. Vincent Liong note: Psikologis di sini adalah pemisahan antara diri dan luar diri dalam proses pengamatan realitas. Bilamana masih di tahap sebagai pengukur saja atau sebagai terukur saja, tidak bersamaan maka masih terikat di rintangan psikologis tsb. Ttd, Vincent Liong L A M P I R A N Posting asli (sebelum dikomentari Vincent Liong) at: http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/10985 Subject: MBK: Memahami kesengsaraan adalah awal Meditasi Fri Sep 29, 2006 11:40 pm NGestOE RAHardjo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: MEMAHAMI KESENGSARAAN ADALAH AWAL MEDITASI Penanya: Saya tidak melihat hubungan antara kematian dan kesengsaraan dengan status batin dalam meditasi. Krishnamurti: Guna melihat seluruh signifikansi dari kesengsaraan bukan sekedar secara verbal atau secara intelektual, melainkan menyelam sangat dalam ke dalamnya dan bebas dari tindakan korosifnya di dalam batin mesti ada dalam suatu status meditatif. Semua bentuk penelusuran sejati adalah suatu status meditatif. Guna memahami makna dari kematian yang adalah mati setiap hari terhadap bakat, terhadap sifat-sifat, terhadap pekerjaan, terhadap kenangan seseorang mesti penuh perhatian tanpa pilih-pilih, sepenuhnya éling; dan status perhatian penuh tanpa pilih-pilih ini adalah meditasi. Tidak ada perbedaan antara meditasi dengan pemahaman akan kesengsaraan, sebab memahami kesengsaraan adalah awal dari meditasi. Guna menyelam teramat dalam ke dalam meditasi, batin mesti bebas dari segenap rintangan psikologisnya. Dalam status merdeka ini ada sebentuk gerakan yang tidak berdasarkan jarak ataupun waktu, dimana gerakan itu adalah penciptaan. Semua ini merupakan bagian dari meditasi. Dari: SAANEN, 9TH PUBLIC TALK, 9TH AUGUST 1962. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Ingat! Ucapan-ucapan Anda tak kalah ampuhnya dibanding perbuatan-perbuatan Anda lainnya, di dalam membangun pun merusak. ~anonymous '03. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Send instant messages to your online friends http://au.messenger.yahoo.com ***** HELP ME ! 1. Motivasi, Produktifitas dan Kualitas Pelayanan Karyawan Anda menurun ? Inhouse training & Workshop Motivasi dipandu langsung oleh penemu Metode SERVO, merupakan salah satu dari sembilan orang Guru Sukses, Versi Majalah Warta Bisnis, Edisi 41 / III / Agustus 2005. 2. Kemana mencari SDM yang Kompeten dan Antusias ? 3. Kemana mencari Narasumber / Pembicara tentang Motivasi, Manajemen Diri dan Prestasi, ServoPower, ServoTherapy, HypnoTherapy ? 4. Siapa yang dapat menjadi Pelatih Pribadi (Personal Coach) serta memprogram Prestasi Karir / Profesi ? 5.Kemana menghilangkan Hambatan Sukses seperti Insomnia ? Trauma ? Phobia ? Mania ? Psikosomatis ? Relapse ? Stress ? Cemas ? Sedih ? Takut ? Depresi ? Marah ? Kebiasaan / Pengalaman Buruk ? Gemuk / Kurus ? dll. ? Testimonies pernah dimuat di Majalah Good Housekeeping, September 2005, hal. 52. Klik aja >>>http://servocenter.wordpress.com/servo-testimonies/<<< 6. Anda ingin konsultasi masalah Pribadi ? Klik aja >>>http://servocenter.wordpress.com/140/<<< ***** SERVO CENTER Pusat Pemrograman Motivasi, Manajemen Diri dan Prestasi Komplek Cipondoh Makmur, Jl. Bahagia Raya Blok B5b No. 2 Cipondoh, Tangerang 15148. 021) 5574 5555, 554 6009, 554 5257 Talkshow Interaktif tentang Motivasi, Manajemen Diri dan Prestasi : 1. Radio MSTRI 104,2 FM, Setiap Kamis Sore, Jam 16.00 - 17.00 2. Radio PESONA 103,8 FM, Setiap Rabu Malam, Jam 19.00 - 20.00 Setiap Minggu Pertama, Awal Bulan >>>http://servocenter.wordpress.com/<<< Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/TaManBinTaNG/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/TaManBinTaNG/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
