Wah.... indah banget bila kondisi keluarga setiap muslim seperti ini, untuk
saat ini memang aku belum seperti ini, istri dan anaku jauh dari diriku, mereka
berlainan tempat dan suatu saat nanti impianku akan punya kebun mawar sendiri
pasti terwujud.
agussyafii <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Kebun Mawar
Dihalaman rumah sungguh semerbak harum mewangi. Kebun mawar yang
saya miliki adalah keindahan yang tak ternilai. Seperti senyumnya
istri saya, riangnya hana yang sedang bermain, canda tawa bersama
anak-anak mengaji, setiap saat sholat bersama, ngobrol bareng,
terkadang kami juga ribut dan berantem yang semuanya merupakan harum
semerbaknya kebun mawar yang ada dirumah kami.
Kebun mawar dirumah kami ditanam dan dipupuk setiap hari oleh cinta
dan kasih sayang. Tak banyak yang kami lakukan melainkan menjalani
hidup apa adanya. Setiap kali persoalan datang tanpa diundang,
bagaikan pupuk bagi kebun mawar kami. Setiap kali itu juga kebun
mawarnya menjadi indah.
Pernah satu hari saya bertanya pada istri, "Disaat apa yang paling
indah dalam hidupmu?" Istri saya menjawab, "Disaat melihat suami
pulang kerja dengan selamat" Itulah kebun mawar yang saya miliki.
Bagaimana dengan kebun mawar yang anda miliki?
Wassalam,
Agussyafii
http://agussyafii.blogspot.com
__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam
http://id.mail.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]