Neoliberalisme membuiat rakyat miskin menjadi miskin. Kenyataan 
rakyat sekarang banyak kurang gizi, makan nasi aking karena beras 
mahal hingga sampai enam ribu 1 kg dan rakyat miskin penghasilan 
sehari cuma 5000 sebagai tukang becak di daerah Cirebon, mungkin 
makan nasi di jaman sudah merdeka ini masih dianggag suatu makanan 
yang mewah bagai hambuger untuk orang Amerika. Neoliberalisme sama 
saja kembali ke hukum rimba siapa yang kuat itu yang menang dan batas-
batasan negara menjadi tidak ada karena sudah zaman globalisasi 
informasi. Jadi orang kaya dunia bisa membeli barang mentah atau 
setengah jadi lalu diolah menjadi barang jadi dan dijual di Indonesia 
dengan harga sangat mahal karena sistim ekonomi kapitalis. Berati 
Negara Indonesia adalah milik orang kaya dan yang berkuasa, rakyat 
jelata hanya sebagai penonton dan tidak memiliki bagsa Indonesia ini 
dan sekarang penganggur hampir 50juta sungguh  menyedihkan bangsa 
Indonesia yang kaya akan sumber daya alam hanya sebagian rakyat 
Indonesia yang menikmatinya.
visit
http://groups.yahoo.com/group/KorbangempadiKLATEN/join
--- In [email protected], "sangkakala ." 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Neoliberalisme makin menguat,baik disegi sistem Politik gaya 
Liberal bebas bikin partai, bebas teriak-teriakhingga sistem ekonomi 
gaya raup untung besar..
>    
>   Mau gimana lagi????Sistem inilah yg sekarang ada di bhumi gonjang-
ganjing ini..
>    
>   Bukti teranyar adalah bahwa ekonomi makro begitu bagusnya dgn 
berbagai prestasi baik itu rekor demi rekor yg tercipta di bursa efek 
Jakarta, hingga kerakusan orang pada Obligasi Pamerintah juga NIlai 
rupiah yg terus menguat . ini menunjukkkan indikasi bahwa 
keberhasilan ini adalah keberhasilan orang-orang kapitalist, para 
pemodal dan investor untuk meraup untung besar disegi financial dan 
moneter..
>    
>   Meraka tidak peduli pada sektor riil yg dimana-mana orang 
menjerit dgn kenaikan beras, ongkos transport dan termasuk disini 
kenaikan harga minyak, juga biaya berobat begitu mahal tersebab 
sistem kapitalisme yg diterapkan para dokter-dokter dan berbagai 
rumah sakit demi pendapatan maksimal dan untung besar.. bagi pemodal 
ini yg penting adalah profit taking yaitu aksi ambil untung demi 
pemuasan kebahagaiaan yg setinggi-tingginya sesuai dgn semangat 
pragmatisme yg mengalir dalam darah dan tulang belulang mereka...
>    
>   Alhasil rakyat banyak tetap lebih banyak menguap lesu dibanding 
bersemangat dikondisi penuh tekanan ekonomi sosial saat ini... Dan 
ekonomi makro yg bagus hanya bikin kita makin bergantung pada 
kemurahatian para investor daripada sebaliknya bergairahnya kepulan-
kepulan asap sektor riil rakyat kebanyakan..
>    
>    
>   Sang
>    
>   Bunderan Mangga, Indramayu
>    
>    
>    
>    
> 
>  
> ---------------------------------
> Check out the all-new Yahoo! Mail beta - Fire up a more powerful 
email and get things done faster.
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke