b_djay <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                  > For You To 
Know 
 > Beneran gak ya??? 
 >   
 >   
 > Gereja dengan Haji dan Salat 
 > Geraja Ortodoks Syria muncul di Indonesia sebagai upaya 
 > pendekatan kerukunan antar umat beragama. 
 > 
 > JANGAN heran jika suatu saat Anda menemukan sebuah gereja 
 > de ngan simbol-simbol berbahasa Arab, yang biasanya 
 > ditemui pada masjid dan musala. Mereka juga melakukan 
 > salat (dengan istilah salat juga) dengan memakai peci bagi 
 > pria, dan kerudung bagi kalangan wanita. 
 > 
 > Yang membedakan dengan umat Islam terletak pada cara 
 > salatnya. Juga kitab suci yang dipakainya. Mereka 
 > melakukan gerakan tanda salib dan membaca Bibel dalam 
 > ibadahnya. Ini terungkap di Heritage Club, Surabaya, 
 > Sabtu, 5 September, dalam acara pengukuhan pengurus 
 > Lembaga Studi Kanisah Ortodoks Syria dengan gelar "Seminar 
 > Prospek Persahabatan Kristen-lslam di Indonesia". Acara 
 > yang cukup menarik itu dihadiri sekitar 300 orang, yang 
 > justru 60 persen beragama Islam. Pengenalan ini dilakukan, 
 > menurut panitia, untuk menjembatani hubungan antar-agama, 
 > terutama aotara Islarn dan risten. 
 > 
 > Hal semacam ini bisa juga dijumpai setiap hari Minggu, di 
 > bilangan Kalimalang, Jakarta Timur. Di rumah aktor 
 > terkenal Roy Marten itu, sejak pukul 08.00 hingga pukul 
 > 12.00 siang, dilakukan kebaktian Minggu.Sekitar 150jemaat 
 > Gereja Ortodoks Indonesia melakukan kegiatan sejak tahun 
 > lalu di ruangan seluas sekitar 100 meter persegi. Mereka 
 > dibimbing Romo Archimandrit Daniel Bambang Dwi Byantoro. 
 > 
 > Acara diawali dengan memasang lilin di ruangan depan yang 
 > disebut Bahtera. Lalu, wanita dan laki-laki dipisahkan 
 > pada tempat tersendiri. Bagi wanita ditandai ikon Maria 
 > sedangkan pria ditandai ikon Yesus. Mereka tidak duduk di 
 > bangku, tapi berdiri di atas sajadah, dan membaca Injil. 
 > Yang pria mengenakan peci dan wanita memakai kerudung. 
 > Sang imam mengenakan jubah panjang warna-warni, kepalanya 
 > ditutup epitakheli (stola), bergelang tangan, serta 
 > mengenakan berbagai aksesori yang semuanya memiliki arti. 
 > Sebelumnya, semua jemaat melakukan penyucian diri dengan 
 > air, semacam wudu. 
 > 
 > Acara berlangsung khidmat tanpa alunan musik. Doa-doa 
 > dilafalkan dalam bahasa Indonesia. Lalu, ada juga 
 > arak-arakan keci yang disebut athawafis shughra (tawaf ke 
 > cil). Selanjutnya, acara di lituragi yang lain ber 
 > langsung dalam bahasa Arab, yang kemudian diterjemahkan. 
 > Ya, ini mengingatka orang pada pengajian dimasjid bagi 
 > umat Islam. Dan, acara ini disudahi dengan jamuan kudus. 
 > Mereka menamakan diri Gereja Ortodoks Indonesia yang 
 > berafiliasi ke Yunani (Calcedon). Sementara itu, kelompok 
 > jemaat semacam yang berpusat di Malang menamakan diri 
 > Gereja Ortodoks Syria (Anthiokia). 
 > 
 > Memang, lambang-lambang keagamaannya hampir mirip dengan 
 > Islam. Misalnya, untuk bacaan basmalah, mereka menggunakan 
 > bismil ab wal ibn warruhil qudsi al ilah al wahid yang 
 > bermakna: dengan nama Tuhan bapak, anak, dan roh kudus, 
 > Tuhan yang satu. Akan halnya untuk salam, mereka 
 > menggunahan salam Ibrani yang berbunyi shalom aleikhem we 
 > birkat elohim be shem ha-mashiah, yang artinya kurang 
 > lebih sama dengan assalamu 'alaikum wa rahmatullahi wa 
 > baraktuh. 
 > 
 > Gereja ini tiba-tiba menjadi unik apalagi dengan pengakuan 
 > sebagai gereja yang paling murni dalam mengikuti ajaran 
 > Yesus Kristus. Mereka menganggap sehagai gereja monumen 
 > Kristus sepanjang abad. "Kita hanya mengenal satu Tuhan. 
 > Jadi, ada konsep tauhid seperti yang ada dalam Islam," 
 > kata Henney Sumali, Wakil Ketua Bidang Seni, Budaya, dan 
 > Apresiasi Studia Syriaca Orthodoxia, Surabaya. 
 > 
 > Kalimat tauhid ini selalu dibaca dalam salat mereka yang 
 > dikenal dengan nama assab 'us shalawat (tujuh waktu 
 > salat). Memang, mereka mengenal salat tujuh waktu. Lima 
 > waktu sama persisdengan waktu salatumatIslam. Hanyadua 
 > waktu yang berbeda, yaitu pukul 09.00 pagi hari dan pukul 
 > 24.00 tengah malam. "Ini sama dengan salat duha dan 
 > tahajud bagi umat Islam," kata Henney. 
 > 
 > Diakui oleh Syaikh Efiaim Bar Nabba Bambang Noorsena, 
 > pimpinan Gereja Ortodoks Syria, dalam makalah yang 
 > disampaikan pada Syiar Injiliyah di Hotel Surabaya, 19 
 > Juni 1998. Salat dalam Kristen sebenarnya mengikuti salat 
 > yang berlaku dalam Yahudi, yaitu tiga kali: petang, pagi, 
 > dan tengah hari. Dalam bahasa Ibraninya disebut: 'erev wa 
 > boker we tsohorayim. Atau, dalam bahasa Arabnya disebut: 
 > Puasa'an wa .subhanda dhuhran. Namun, seperti dimuat 
 > Talmud, setelah penghancuran Baitul Maqdis dan eksodus ke 
 > Babilonia, ditetapkan satu waktu salat lagi, yaitu jam 
 > kesembilan, yang disebut minhah. "Menurut hitungan waktu 
 > Yahudi, kira-kira pukul tiga petang. Sejajar dengan waktu 
 > asar dalam Islam," kata Noorseno. Dan, selanjutnya 
 > berkembang menjadi tujuh waktu. 
 > 
 > Salat-salat mereka adalah salat sa'atul awwal yang dalam 
 > istilah gereja Latin disebut laudes (salat subuh), salat 
 > .saatut atau hora tertia ( salat duha, sekitar pukul 09.00 
 > pagi), salat sa tu.s .sadis atau hora sexta (setara dengan 
 > waktu duhur), salat satut tis'ah atau minah atau hora nona 
 > (yang setara dengan asar), salat sa'atul ghurub atau 
 > verper (salat magrib), salat nawm, atau virgi/ (sama 
 > dengan salat isya), dan salat layl atau salat satar atau 
 > copletorium (salat tengah malam yang dalam Islam dikenal 
 > dengan nama tahajud. 
 > 
 > Namun, diakui Noorseno salat dalam konsep Kristen ini 
 > tidak terkait dengan syariah, seperti dalam Islam. 
 > "Melainkan lebih berlandaskan pada keinsafan batin," 
 > katanya. Ini, menurut Presbyter Daniel Bambang, dilakukan 
 > hukan untuk mencari pahala. Tapi, untuk mengasihi Tuhan. 
 > "Karena, yang menyelamatkan manusia bukan karena perbuatan 
 > dan amal baik seseorang, melainkan karena kasih dan 
 > karunia Allah." 
 > 
 > Setiap salat terdiri dari tiga rakaat (satuan gerakan). 
 > Pada rakaat pertama hanya dilakukan qiyam (berdiri). Pada 
 > rakaat kedua dilakukan rukuk, dan sujud. Pada saat rukuk 
 > dan sujud ini dilakukan gerakan tanda salib. Dan, doa yang 
 > digunakan dalam bahasa Arab, Aram, Yunani, dan Ibrani. 
 > Lalu dibacakan pujian (qari'ah) yang dikutip dari kitab 
 > Mazmur. Pada rakaat ketiga dilakukan pembacaan kanun al 
 > imam, semacam pengakuan kepada Tuhan (syahadat) yang 
 > dikenal dalam Cereja Ortodoks. 
 > 
 > Tak hanya itu, sebelum salat ditunaikan. ada semacam azan, 
 > panggilan untuk salat. Dalam panggilan salat ini ada 
 > kalimat yang mirip dalam Islam, misalnya hanya alashalah 
 > (marilah kita salat). Hayya alassalah bisa/am (marilah 
 > kita salat dengan damai). Dan, sebelum acara salat 
 > dilakukan, diawali dengan pembacaan Injil. 
 > 
 > * Menghadap ke Timur 
 > 
 > Pada saat salat, mereka menghadap ke timur, mengikuti 
 > tradisi Yesus yang kala itu menghadapkan kiblat salatnya 
 > ke Baitul Maqdis, Jerusalem. Namun, karena Jerus;llem 
 > hancur, orang-orang Kristen menjadikLm tubuh Jesus sendiri 
 > sebagai kiblat. Hanya karena tubuh Jesus kini di surga 
 > (istiwa all yaminillah), sesuai dengan Ayat Kejadian: 28, 
 > yang menyatakan surga di timur. salat mereka menghadap ke 
 > timur. 
 > 
 > Tak hanya itu persamaan dengan Islam. Tenyata mereka juga 
 > mengenal haji. Ibadah hji ke Palestina ini termasuk ibadah 
 > non-sakramen, seperti juga salat, zakat persepuluhan, 
 > serta puasa. Berdasan Kitab Ulangan 16: 16-17 disebutkan 
 > hag atau haji dilakukan ke tanah suci Palestina menjelang 
 > Pekan Kudus (perayaan Paskah). tiga kali dalam setahun. 
 > Dan. sepulangnya, setiap orang Kristen Ortodoks 
 > mendapatkan sertifikat dari Patliauk Jerusalem dengan 
 > sebutan hadzi (untuk pria) dan hldzina (untuk wanita). 
 > 
 > Pusat Gereja Syria ini terletak di Jalan Supriyadi IXA 
 > Nomor 8. Malang, Jawa Timur. Hanya, mereka belum memiliki 
 > gereja. Di Surabaya sendiri mereka masih nebeng dengan 
 > gereja lain. Mereka menerima pembagian kapling waktu hari 
 > Senin. Sebab, membentuk gereja bagi kalangan ortodoks 
 > tidak semudah kalangan lain. Diharuskan memiliki iman yang 
 > meraka sebut dengan abuna (ayah kami). Hampir mirip pada 
 > sebagian tradisi kita yang menganggap kiai dengan abuya 
 > (ayahku). Padahal, menjadi seorang abuna tiduk mudah. 
 > Harus menguasai lima bahasa: Arab, Aram, Ibrani, Yunani, 
 > dan Inggris "Dan, mereka dididik di Syria untuk menjaga 
 > kemurnian ajaran ini," kata Henney. 
 > 
 > Masuknya Gereja Ortodoks Syria ini diawali dari perjalanan 
 > pendeta Bambang Noorseno ke Syria. dan sempatat melakukan 
 > studi agama di negara Hafic Alasat sekitar tahun 1995. 
 > Noorseno yang juga termasuk intelektuL muda Kristen itu 
 > antara lain menulis buku sangggahan atas karya Maulice 
 > Bucaille yang terkenal, Quran Bibel, sains moderen ini 
 > sempat pulal melihat arsip-arsip kuno yang masih tersimpan 
 > dalam Gereja Ortodoks Syria atau yang dikenal dalam bahasa 
 > Arab: Al Kanisat Anthakiyat AS SUI Yan AI Orhodokssiyyat 
 > Yang Sebagian besar naskah ditulis dalam bahasa Aram 
 > bahasa yang yang dipercaya sebagai bahasa yang 
 > dipergunakan Isa Almasih Noorseno sempat pula berdiskusi 
 > tentag naskah-naskah yanghampir tak pernah disentuh gereja 
 > Barat ini dengan Abuna 'Isa Ghubuz, Ketua Syrian Ortodok 
 > Seminary di kawasan Bab Thoma. Damaskus Apalagi, 
 > tuduhan-tuduh miring tentang gereja ini banyak dilontarkan 
 > gereja Barat yang haya melandaskan informasi sepihak 
 > 
 > Padahal, menurut Noorseno dalam orasi ilmiahnya yang 
 > disampaikan pada peresmian Yayasan Kanisah Ortodoks Syria 
 > yang berjudul Jalan Panjang ke Anthiokia: Kembali ke Akar 
 > Kekristenan Semitik Mula-Mula (Sebuah Perseptektif 
 > Ortodoks Syria), 11 Desember 1997, Gereja Syria berdiri 
 > pada tahun 40. Rasul Petrus sendiri yang menjadi uskup 
 > pertama Anthiokia. .. 
 > 
 > Kehancuran gereja itu terjadi pada tahun 451 ketika 
 > kekuasaan Byzantium mencengkeram Anthiokia dengan 
 > memaksakan Konsili Kalsedon. Gereja Anthiokia didukung 
 > Gereja Koptik di Mesir, sehingga dua patriark dua gereja 
 > ini dibuang. Kekaisaran Byzantium mengganti patriarknya 
 > dengan Paulus. Tapi, dua tahun kemudian ia dipecat dan 
 > digantikan Auphrosius bin Mallah yang ikut meninggal dalam 
 > kebakaran Kota Anthiokia. Lalu, Kaisar Justinus I 
 > mengangkat Gubernur Anthiokia sendiri sebagai patriark. 
 > Makin kacau. Gereja Anthiokia baru menemukan sosoknya 
 > kembali setelah tahun 543 dengan ditahbiskannya Mar Ya'qub 
 > Bar Addai. Hingga tahun 550, ia berhasil menahbiskan 27 
 > uskup dan lebih 100.000 imam. Inilah yang dalam konsili 
 > ketujuh gereja Yunani disebut bidat Ya'qubiyah (Jacobite), 
 > yang danggap monofisit, yang menganggap Yesus hanya 
 > bersifat ilahi dan menyangkal kemanusiaannya. "Padahal, 
 > ajaran monofisit dalam artian demikian itu sebenarnya 
 > tidak pernah ada dalam sejarah," tulis Noorseno. 
 > 
 > Gereja Ortodoks ini, menurut Funk & Wagnall, dipeluk 
 > sekitar 250 juta jiwa. Ia merupakan salah satu dari tiga 
 > pilar Kristen di dunia: Katolik, Protestan, dan Ortodoks. 
 > Mereka besar di Mesir (Koptik), Libanon (Maronit), Syria, 
 > Jerusalem, Rusia, Serbia, Yunani, dan Turki. Kaum ortodoks 
 > menganggap paling dekat dengan tradisi Yesus. Liturginya 
 > telah dikukuhkan dalam tujuh kali pertemuan para patriark 
 > antara tahun 325 hingga 787 di Kota Nicaea, 
 > Constantinopel, Ephesus, dan Calcedon. 
 > 
 > Gereja Ortodoks pernah singgah di Nusantara, yaitu Gereja 
 > Ortodoks Persia pada zaman Sriwijaya dan Majapahit. Begitu 
 > juga Gereja Ortodoks Armenia pernah ada pada zaman 
 > Belanda. Gerejanya yang bernama Gereja Santo Johannes 
 > Pembaptis dahulu terdapat di Jalan Thamrin yang kini 
 > menjadi gedung Bank Indonesia. Namun, belakangan, gereja 
 > ini muncul kembali setelah Daniel ditahbiskan menjadi 
 > pendeta pada tahun 1988 di Mojokerto, Jawa Timur. Tahun 
 > 1991, gereja ini tercatat di Departemen Agama sebagai 
 > Gereja Ortodoks Indonesia. Gereja ini memiliki sekitar 
 > 1.000 anggota yang tersebar di Jakarta, Solo, Mojokerto, 
 > dan Cilacap. 
 > 
 > Sekitar tahun 1996 mengalami "perpecahan" dengan tampilnya 
 > Bambang Noorseno sebagai syaikh untuk Gereja Ortodoks 
 > Syria, dengan anggota yang masih terbatas, sekitar 250 
 > orang. Namun, gereja ortodoks pimpinan Noorseno ini belurn 
 > terdaftar di Departemen Agama. "Lagi pula nama sebuah 
 > gereja tidak boleh dikaitkan dengan nama sebuah negara," 
 > kata Drs. Yan Kawatu, Dirjen Bimas Kristen Protestan 
 > Departemen Agama RI. 
 > 
 > M.H., Titi A.S., dan Abdul Manan Surabaya 
 > 
 > D&R, Edisi 981003-007/Hal. 38 Rubrik Agama 
 > 
 > 
 > ----------------------------------------------------------
 ----- 
 > --- 
 > Formula 5 Speedy - Formula Tepat Internetan Hemat: Diskon biaya 
 aktivasi 
 > hingga 100% 
 > Informasi lebih lanjut klik: 
 > http:www.telkomspeedy.com/new/product.php?section=program&id=7 
 > ----------------------------------------------------------
 ----- 
 > --- 
 > 
 > 
 From: Mahmudin Marpaung [EMAIL PROTECTED]
 Sent: Monday, February 26, 2007 4:09 PM
 To: [EMAIL PROTECTED]; Lukman Isdianto; [EMAIL PROTECTED]; 
 [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Hadianto; Budi Mustika Ismail
 Cc: QA Department
 Subject: Fw: Waspadalah Waspadalah!!!
 
 ONLY SHARE,...
  
 
 ----------------------------------------------------------
 -----------
 
 Waspadalah........
 ------------------------------------------------------
 > Bahaya mazhab Kristian yg 'mirip' Islam - gambar
 > > BAHAYA BETUL..
 > >
 > > Sketsa dalam agama Kristian, cara peribadatannya
 > > hampir sama dengan Islam.
 > >
 > > Sukar membedakan kristian gaya baru?
 > > Saat Maghrib telah tiba. Belasan orang di Hotel
 > > Sahid Surabaya itu bergegas sholat.
 > >
 > > Semuanya berkopiah Dan dipimpin seorang imam.
 > >
 > > Jangan keliru,mereka bukan kaum Muslimin yang sedang
 > > menunaikan kewajiban sholat
 > >
 > > Mahgrib. Mereka adalah jamaah Kristian Ortodok
 > > kristian ortodok, sebuah sketsa dalam agama
 > > Kristian. Boleh jadi,orang awam akan
 > > terkeliru sebab , sketsa ini memang sangat mirip
 > > Islam.Bukan saja asalnya serumpun,
 > >
 > > Timur Tengah, tapi juga ritual Dan tatacara
 > > peribadatannya nyaris sama.
 > >
 > > Tengoklah saat mereka sholat.
 > > Selain berkopiah Dan dipimpin seorang imam,bila
 > > berjamaah,juga memakai bahasa Arab.
 > >
 > > Rukun sholatnya pun hampir sama. Ada ruku' Dan
 > > sujud.
 > >
 > > Bedanya,bila kaum Muslimin diwajibkan sholat 5 kali
 > > sehari, penganut Kristian ortodok
 > >
 > > lebih banyak lagi, 7 kali sehari setiap 3 jam;
 > > masing-masing dua rakaat.
 > >
 > >
 > > Mereka menyebutnya: sa'atul awwal (fajar/shubuh),
 > > sa'atuts tsalis(dhuha),
 > >
 > > sa'atus sadis (dhuhur), sa'atut tis'ah (ashar),
 > > sa'atul ghurub (maghrib), sa'atun naum (Isya'),
 > >
 > > Dan sa'atul layl (tengah malam).
 > >
 > > Hal yang sama juga pada amalan puasa. Puasa wajib
 > > bagi orang Islam dilakukan selama
 > >
 > > sebulan dalam setahun, dikenal dengan shaumu
 > > ramadhan.
 > >
 > > Sedang pada Kristian ortodok disebut shaumil kabir
 > > (puasa 4 Hari berturut-turut)
 > >
 > > yang dilakukan sekitar bulan April. Jika dalam Islam
 > > Ada puasa sunah Senin - Kamis,
 > >
 > > pada kristian ortodok dilakukan pada Rabu Dan
 > > Jum'at, dalam rangka mengenang
 > >
 > > kesengsaraan Kristus.
 > > Selain sholat Dan puasa, jamaah Kristian ortodok
 > > juga mengenal ajaran zakat.
 > >
 > > Zakat, dalam ajaran Kristian ortodok, adalah satu
 > > persepuluh dari pendapatan.
 > >
 > > Gambar2 ajaran kristian ortodok yg mungkin anda
 > > keliru.... Jadi berhati2lah
 > > Kita tentang ajaran kristian ortodok... Sebarkanlah
 > > pada kawan2 Kita...
 > >
 > > Yang pasti........... Ini bukan ayat al-Quran.....
 > > Semoga Kita semua berhati2..... Jangan sampai
 > > terbeli....Dan digantung di rumah Kita.
 > > Sebarkanlah supaya semua teman2 Kita maklum.
 > >
 > > Tolong Baca.Jangan biarkan Kita di perbodohkan oleh
 > > org2 KAFIR
 > > Perhatian Kalau ternampak penghujungnya ditulis
 > > Surah Injilu Matay terus reject.
 > >
 > > Assalammualaikum Al Muslimin Dan sahabat-sahabat
 > > semua....
 > > Silakan baca Dan edarkan kepada siapa saja yang
 > > tiada di dalam e-mail ini...
 > >
 > > Jangan jadikan IA sebagai e-mail berantai anggaplah
 > > satu yang penting karena Kita telah mengetahui akan pekara ini...
 > > Itulah agenda Kristian, maka berhati-hatilah.....
 > > Jangan terpedaya pada rupanya saja tetapi tengok Dan selidikilah 
 isinya
 > > juga... Tengok keseluruhan.
 > >
 > > Memang ianya nampak cantik sekiranya dibuat untuk
 > > menghiasi dinding rumah,
 > >
 > > Hhmm.... Sekali pandang macam ayat/kalimah
 > > Al-Quran......sebenarnya ayat Bible.
 > >
 > > wallahualammmubissawab........ 
 
 
     
                       

 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke