Panduan Dasar Menulis Esai
Sebuah esai bisa memiliki beberapa tujuan, tapi memiliki struktur dasar yang
sama. Kamu bisa menulis esai untuk mempertahankan sudut pandang tertentu
atau menerangkan langkah-langkah penting untuk melengkapi tugas. Dengan kata
lain, esai kamu akan memiliki format dasar sama apa pun tujuannya. Jika kamu
mengikuti beberapa langkah mudah ini, kamu akan menemukan bahwa esai itu
hampir-hampir menulis sendiri. Kamu akan hanya bertanggung jawab pada
menyediakan ide yang merupakan bagian penting dalam esai.

Langkah-langkah sederhana ini akan menuntunmu dalam proses penulisan esai:

*1. Pilih Topik untuk Esai
a. Topik Ditentukan
*Kamu tidak harus memilih topik. Jika begitu, kamu masih belum siap untuk
menuju langkah selanjutnya.

Pikirkanlah tentang tipe tulisan yang akan dihasilkan. Apakah itu berupa
tinjauan umum atau analisis spesifik atas suatu topik? Jika tinjauan umum,
kamu bisa melangkah lebih lanjut. Jika harus berupa analisis, pastikan topik
kamu sudah spesifik. Bila terlalu umum, kamu harus memilih subtopik yang
lebih sempit untuk dibicarakan.

Sebagai contoh, topik "Kenya" terlalu umum. Kalau tulisan kamu hanya sebuah
tinjauan umum, ini sudah mencukupi. Bila tugas kamu adalah menulis analisis
spesifik, topik ini terlalu umum. Kamu harus mempersempit menjadi seperti
"politik di Kenya" atau "Kebudayaan Kenya".

Setelah menemukan topik yang cocok, kamu bisa menuju ke langkah selanjutnya.

*b. Topik Tidak Ditentukan
*Jika topik tidak ditentukan, semua terserah padamu. Kadang-kadang tugas
untuk memulai menjadi sangat menegangkan. Kenyataannya, ini berarti bahwa
kamu bebas memilih topik yang menarik, yang sering kali akan membuat esai
kamu lebih kuat.

*Paparkan Tujuanmu
*Satu hal yang pertama kali harus kamu lakukan adalah memikirkan tujuan esai
yang akan kamu tulis. Untuk memengaruhi orang agar percaya seperti halnya
kamu, untuk menerangkan kepada orang-orang cara menyelesaikan tugas
tertentu, untuk mengajari orang tentang seseorang, tempat, sesuatu atau ide,
atau lainnya? Apa pun topik yang kamu pilih harus sesuai dengan tujuan itu.

*Beberkan Subjek yang Menarik
*Sekali kamu sudah memutuskan tujuan esai kamu, tuliskan subjek-subjek yang
menarik bagimu. Tak masalah apa tujuan esai kamu, topik dalam jumlah banyak
akan pas.
Jika kamu memiliki kesulitan menemukan subjek, mulailah dengan melihat ke
sekeliling. Apakah ada sesuatu yang menarik di sekelilingmu? Pikirkan
tentang hidup kamu. Apa kesibukan terbesarmu? Barangkali itu bisa jadi topik
menarik. Jangan evaluasi subjeknya; tuliskan saja semua yang terlintas di
kepala.

*Evaluasi Masing-Masing Topik yang Potensial
*Jika kamu bisa memikirkan setidaknya sedikit topik yang bisa cocok, kamu
harus mempertimbangkannya satu persatu. Pikirkan tentang perasaanmu atas
topik itu. Jika kamu harus mendidik, pastikan itu subjek yang kamu ketahui
benar. Jika harus memengaruhi, pastikan dengan subjek itu kamu bisa
membuatnya menarik. Tentu saja, faktor yang paling penting dalam memilih
topik adalah jumlah ide yang kamu miliki dari topik tersebut.

Bahkan jika tak ada subjek yang menurutmu akan menarik, usahakan pilih salah
satu. Barangkali itu akan bisa menjadi topik yang menarik dibanding yang
kamu kira.

Sebelum siap melanjutkan ke proses menulis esai, lihat sekali lagi topik
yang telah kamu pilih. Pikirkan tipe tulisan yang akan kamu hasilkan. Apakah
itu berupa tinjauan umum atau analisis spesifik? Jika berupa tinjauan umum,
kamu sudah siap melangkah ke tahap berikutnya. Jika harus berupa analisis
spesifik, pastikan topik kamu sudah cukup spesifik. Jika masih terlalu umum,
kamu harus memilih subtopik yang lebih sempit untuk didiskusikan.

Setelah menemukan topik yang cocok, kamu bisa menuju ke langkah selanjutnya.

*2. Kelola Ide Kamu
*Tujuan dari outline atau diagram adalah untuk meletakkan ide-ide kamu
tentang topik ke atas kertas dalam bentuk yang sudah lumayan tertata.
Struktur yang kamu buat di sini mungkin masih berubah sebelum esai tsb
lengkap sehingga jangan terlalu merasa menderita karenanya.

Putuskan kamu akan memilih struktur outline yang pendek-pendek atau yang
lebih mengalir. Jika kamu memulai salah satunya dan ternyata tidak cocok
denganmu, kamu bisa memulai dengan yang lain.
**
*Diagram*

   - Mulai diagram kamu dengan lingkaran atau garis horisontal atau
   bentuk apa pun yang kamu suka di tengah-tengah halaman.
   - Di dalam bentuk atau di atas garis, tuliskan topikmu.
   - Dari tengah-tengah bentuk atau garis kamu, gambar tiga atau empat
   garis keluar halaman. Pastikan benar-benar keluar dari tepi halaman.
   - Pada masing-masing akhir garis, gambar lingkaran atau garis
   horisontal atau apa pun yang sudah kamu gambar di tengah-tengah halaman.
   - Di dalam masing-masing bentuk atau garis, tulis ide pokok yang kamu
   punya tentang topik kamu, atau tujuan utama yang ingin kamu buat.
   - Jika kamu berusaha untuk memengaruhi, kamu ingin menuliskan
   argumen-argumen terbaik.
   - Jika kamu berusaha menjelaskan sebuah proses, kamu ingin menulis
   langkah-langkah yang harus diikuti. Kamu akan butuh mengelompokkan ini ke
   dalam kategori-kategori. Jika kamu memiliki masalah dalam mengelompokkan
   langkah-langkah ke dalam kategori, coba pergunakan Awal, Tengah, dam Akhir.
   - Jika kamu berusaha untuk memberi informasi, kamu ingin menuliskan
   kategori utama ke dalam informasi yang bisa dibagi-bagi.
   - Dari masing-masing ide pokok, gambar tiga atau empat garis keluar
   dari halaman.
   Pada bagian akhir dari masing-masing garis tsb, gambar lingkaran atau
   garis horisontal lain atau apa pun yang kamu gambar di bagian tengah
   halaman.
   - Di dalam masing-masing bentuk atau garis, tuliskan fakta atau
   informasi yang mendukung ide pokok.
   - Begitu selesai, kamu sudah mempunyai struktur dasar untuk esai kamu
   dan siap untuk dilanjutkan.
   **

*Outline*

   - Mulailah outline kamu dengan menuliskan topik pada bagian atas
   halaman.
   - Selanjutnya, tuliskan angka Romawi I, II, dan III menurun di tepi
   halaman.
   - Pada masing-masing angka Romawi tuliskan ide-ide pokok yang kamu
   punya tentang topik kamu, atau poin utama yang ingin kamu buat.
   - Jika kamu berusaha untuk memengaruhi, kamu ingin menuliskan
   argumen-argumen terbaik.
   - Jika kamu berusaha menjelaskan sebuah proses, kamu ingin menulis
   langkah-langkah yang harus diikuti. Kamu akan butuh mengelompokkan ini ke
   dalam kategori-kategori. Jika kamu memiliki masalah dalam mengelompokkan
   langkah-langkah ke dalam kategori, coba pergunakan Awal, Tengah, dam Akhir.
   - Jika kamu berusaha untuk memberi informasi, kamu ingin menuliskan
   kategori utama ke dalam informasi yang bisa dibagi-bagi.
   - Di bawah masing-masing angka Romawi, tuliskan A, B, C menurun di
   samping halaman.
   Lalu di masing-masing huruf tsb tuliskan fakta atau informasi yang
   mendukung ide pokok

Setelah selesai, kamu sudah memiliki struktur dasar untuk esai kamu dan siap
untuk melanjutkan.


-- 
Best Regard
Erwin Arianto,SE
えるウィン アリアンと
See my Article On http://erwinarianto.blogspot.com/
See My poem http://erwinarianto.blogspot.com/search/label/Puisi


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke