bukan hanya bicara tapi sambil bergerak , he......he.......

Nah hal-hal seperti ini seharusnya yang harus bisa diperjuangkan oleh
rekan-rekan kita di mahasiswa pertanian. Bagaimana menyikapi hal seperti
ini? Bagaimana solusi yang ditawarkan oleh mahasiswa? bagaimana memonitoring
solusi yang ditawarkan tersebut?

memang sudah banyak harta kekayaan bangsa ini yang di paten kan negara lain.
Etah apa yang salah. Barangkali ada yang tahu? Dan selaku bangsa seharusnya
tidak terus menyalahkan pemerintah, tapi mari beri solusi dan jalankan
solusi tersebut bersama-sama semua komponen bangsa, jangan semuanya
diserahkan ke pemerintah sajah, he....he.....

Kitu meureun.......

Baktos,
Runa Inawan

On 7/13/07, fery william <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>    berikut ini informasi yang dikutip dari harian Kompas (7/7),
> lagi-lagi Indonesia "KECOLONGAN",
> tapi kita tetap "saja" legowo menerimanya.....
> bahkan yang terakhir Ubi Cilembu (yang asalnya dari Desa
> Cilembu-Sumedang), Dipatenkan Jepang dan tidak hanya itu saja, masih banyak
> lagi....
>
> wah-wah.... jangan-jangan kalau negara ini "dipatenkan" negara lain
> Kita (baca : *Pemerintah*), tetap diam saja, menganggap itu biasa saja.
> .............................................
> Saatnya rakyat bicara
> ....................................................
> Wassalam,
>
> Feryanto William Karo-Karo, SP
>
> ...............................................................................................................................................
> Sumber daya
> Tidak Patenkan Kekayaan, Rugi Miliaran Rupiah
>
> Bandung, Kompas - Sudah banyak kekayaan Indonesia yang dipatenkan
> negara lain. Hingga kini belum banyak tindakan hukum yang dilakukan
> Indonesia untuk melindungi kekayaan alam, budaya, teknologi, dan
> lainnya. Karena kelengahannya tersebut, diperkirakan Indonesia rugi
> miliaran rupiah per tahun.
>
> Hal itu dikatakan Prof Eddy Damian, guru besar Universitas Padjadjaran
> dengan bidang kajian Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI), Jumat
> (6/7). Menurut Eddy, Amerika Serikat sudah banyak menggunakan berbagai
> tanaman hutan Indonesia untuk memproduksi obat-obatan modern. Jepang
> telah mematenkan tempe dan ubi cilembu.
>
> Jepang juga menggunakan merek kopi Toraja. Vietnam memakai merek Kopi
> Mandailing. Adapun seni pertunjukan "La Galigo" dari cerita berlatar
> Sulawesi Selatan dipertunjukkan secara komersial oleh sutradara Inggris.
>
> "Tetapi, Indonesia belum melakukan tindakan untuk mencegah agar
> kekayaannya tidak diklaim negara lain," kata Eddy.
>
> Ia mengatakan, masyarakat sulit mengambil langkah-langkah melindungi
> kekayaannya karena pemerintah belum membuatkan peraturan pemerintah
> terkait dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta .
>
> "Pemerintah sangat terlambat," kata Eddy. Namun, pemerintah tetap bisa
> melindungi kekayaan alam dan budaya Indonesia dengan cara mendaftar
> HAKI ke Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia sebelum mengajukan ke
> World Intellectual Property Organization.
>
> Dengan mendaftarkan HAKI di Indonesia, artinya ada bukti bahwa negara
> telah mengklaim itu sebagai kekayaan intelektualnya. Bukti tersebut
> diperlukan untuk memperkuat posisi Indonesia jika ada negara lain yang
> mengklaim kekayaan itu. (YNT)
>
>
>
> ------------------------------
> It's here! Your new message!
> Get new email 
> alerts<http://us.rd.yahoo.com/evt=49938/*http://tools.search.yahoo.com/toolbar/features/mail/>with
>  the free Yahoo!
> Toolbar.
>
>  
>



-- 
::ri_1::
Hompage : http://inawan.blogspot.com
                 http://inawan.blogs.friendster.com
Mobile     : +62-818-109410
www.urang-sunda.or.id.
su.wikipedia.org
[EMAIL PROTECTED]
[EMAIL PROTECTED]
urangtasik.multiply.com
inawan.multiply.com


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke