Artikel tersebut sangat bagus dan mengena dihati. Karena artikel tersebut juga sdh berkali-kali disiarkan di Radio SMART FM yang disampaikan langsung oleh Bp. ANDRI WONGSO. Trimakasih. rgds
To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]: [EMAIL PROTECTED]: Tue, 17 Jul 2007 09:53:47 +0700Subject: TaManBinTaNG >>> Tukang Kayu dan rumahnya *Tukang Kayu dan Rumahnya *Seorang tukang kayu tua bermaksud pensiun dari pekerjaannya di sebuahperusahaan konstruksi real estate. Ia menyampaikan keinginannya tersebutpada pemilik perusahaan. Ia ingin beristirahat dan menikmati sisa harituanya dengan penuh kedamaian bersama istri dan keluarganya.Pemilik perusahaan merasa sedih kehilangan salah seorang pekerja terbaiknya.Ia lalu memohon pada tukang kayu tersebut untuk membuatkan sebuah rumahuntuk dirinya. Tukang kayu mengangguk menyetujui permohonan pribadi pemilikperusahaan itu. Tapi, sebenarnya ia merasa terpaksa. Ia ingin segeraberhenti. Hatinya tidak sepenuhnya dicurahkan.Dengan ogah-ogahan ia mengerjakan proyek itu. Ia cuma menggunakanbahan-bahan sekedarnya. Akhirnya selesailah rumah yang diminta olehtuannya.Hasilnya bukanlah sebuah rumah yang baik. Sungguh sayang ia harusmengakhiri kariernya dengan prestasi yang tidak begitu mengagumkan.Ketika pemilik perusahaan itu datang melihat rumah yang dimintanya, iamenyerahkan sebuah kunci rumah pada si tukang kayu.'Ini adalah rumahmu, ' katanya, 'hadiah dari kami.' Betapa terkejutnya situkang kayu. Betapa malu dan menyesalnya. Seandainya saja ia mengetahuibahwa ia sesungguhnya mengerjakan rumah untuk dirinya sendiri, ia tentu akanmengerjakannya dengan cara yang lain sama sekali. Kini ia harus tinggal disebuah rumah yang tak terlalu bagus hasil karyanya sendiri.Teman, itulah yang terjadi pada kehidupan kita. Kadangkala, banyak dari kitayang membangun kehidupan dengan cara yang membingungkan dan kurangbertanggung jawab.Lebih memilih berusaha ala kadarnya ketimbang mengupayakanyang baik. Bahkan, pada bagian-bagian terpenting dalam hidup kita tidakmemberikan yang terbaik.Pada akhir perjalanan kita terkejut saat melihat apa yang telah kita lakukandan menemukan diri kita hidup di dalam sebuah rumah yang kita ciptakansendiri.Seandainya kita menyadarinya sejak semula kita akan menjalani hidup inidengan cara yang jauh berbeda.Renungkan bahwa kita adalah si tukang kayu. Renungkan 'rumah' yang sedangkita bangun. Setiap hari kita memukul paku, memasang papan, mendirikandinding dan atap. Mari kita selesaikan 'rumah' kita dengan sebaik-baiknyaseolah-olah hanya mengerjakannya sekali saja dalam seumur hidup.-- Best RegardErwin Arianto,SEえるウィン アリアンとSee my Article On http://erwinarianto.blogspot.com/See My poem http://erwinarianto.blogspot.com/search/label/Puisi[Non-text portions of this message have been removed] _________________________________________________________________ Did you know you can now drag and drop your emails into folders easily with Windows Live Hotmail? http://get.live.com/mail/features [Non-text portions of this message have been removed]
