Ketika rasa malas datang menyerang kita sering menunda-nunda suatu
pekerjaan, kita berfikiran akan menyelesaikannya nanti, besok atau, lusa.
Biasanya jika kita menunda suatu pekerjaan  berarti harapan kita terhadap
sesuatu yang di depan tinggi. Dan kita anggap harapan kedepan tinggi. Contoh
saya memiliki suatu teman Kuliah dia biasa menunda untuk belajar, sehingga
dia tidak mempersiapkan diri untuk belajar dan suatu ketika waktu UAS sudah
dekat dan karena kebiasaan menunda dia tidak belajar sama sekali maka dia
tidak bisa mengerjakan soal ujian dan dia tidak lulus di mata kuliah
tersebut.



Dampaknya apa karena mata kuliah tersebut adalah mata kuliah prasyarat untuk
mata kuliah selanjutnya dan hanya ada di semester ganjil, maka dia harus
mengulang 1 tahun kedepan, dan dampak kedepannya dapat di ketahui bahwa
waktu dia di kampus diperpanjang 1 tahun untuk dapat segera lulus dan
meninggalkan kampus. Menyedihkan… kalau bicara masalah ekonomi dia harus
menambah biaya 1 semester lagi, karena dia menunda untuk belajar.
Menyedihkan…



Karena sering menunda sesuat berarti harapan kita terhadap kemungkinan
penyelesaian ke waktu yang akan datang tinggi. Padahal  kurang bijaksana
kaau kemungkinan atas waktu yang akan datang itu pasti… padahal dalam
keterbatasan saya melihat bahwa yang namanya kemungkinan itu tiak pasti dan
bisa berpeluang lebih dari satu.



Kita juga tidak dapat memastikan apa-apa  kalau kita tunda mengerjakan
seseuatu hal kita tunda satu jam, dua jam, satu minggu, satu bulab atau
kapan-kapan… kita tidak tahu yang terjadi sejam lagi terhadap situasi emosi,
dan keadaan, atas semua factor yang tidak sering membuat kita
memperhatikannya dengan lebih focus.





Yang menyebabkan suatu pekerjaan yang harus nya sudah selesai bila
dikerjakan malah mempunyai kemungkinan tidak selesai atau terbengkalai. Dan
akan menyebabkan suatu masalah baru buat kita. Jadi saya menyarankan kepada
semua sahabat-sahabat saya mari kita selesaikan apa yang harus diselesaikan
saat ini, jangan pernah menunda untuk nanti besok, ataupu kapan-kapan.

Jika terdapat tulisan saya yang salah, ataupun sahabat-sahabat ingin
menyanggah, memberi saran atas hasil pemikiran saya ini dapat di tujukan di
[EMAIL PROTECTED] karena manusia tidak luput dari salah dan khilaf.



"jangan lah menggunakan filosofi nanti saja, karena yang nanti tidak akan
menghampiri kita kalau tidak saat ini"



Dalam perenungan malamku, Hanya mencoba menyegerakan sesuatu

Depok, 17 August 2007 21:!5

Erwin Arianto

Read another article on
Http://erwinarianto.blogspot.com<http://erwinarianto.blogspot.com/>


-- 
Best Regard
Erwin Arianto,SE
えるウィン アリアンと
See my Article On http://erwinarianto.blogspot.com/
See My poem http://360.yahoo.com/arianto_erwin


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke