Angin Cinta bertiup menyejukan Membawa gairah pada sang pencinta
Tentang suatu impian, harapan tentang rasa bergeloraa Seperti sang katak berharap kan sang hujan Dalam sunyi malam Sang pencinta hanya dapat menanti Menanti di sudut jiwa menanti sejati Sejati terwakili oleh jiwa yang suci Dalam jiwa yang resah sang pencinta menanti Menanti datang suatu asa yang pasti Bukan asa yang datang untuk kembali pergi Tetapi rasa yang untuk berbagi dan menyayangi Sang pencinta pun semakin lelah Dengan kalbu yang semakin lemah Untuk menanti berkawan dengan gelisah Penantian yang tak usai sudah Tiba suatu masa datang lah suatu berkah Bahwa telah datangya seorang putrid hati Bersama dengan rasa yang dimiliki Dengan rasa yang akan bersama sampai mati Untuk melebur dua menjadi satu untuk kekasih hati Yang tidak dapat terganti sampai nanti. Dalam Perenungan malam, Hanya membuat suatu arti untuk dunia Cikarang-Bekasi 23 Augustus 2007 08:00 Erwin Arianto,SE Come to my blog on http://erwinarianto.blogspot.com -- Best Regard Erwin Arianto,SE えるウィン アリアンと See my Article On http://erwinarianto.blogspot.com/ See My poem http://360.yahoo.com/arianto_erwin [Non-text portions of this message have been removed]
