Gerakan mahasiswa Indonesia 1998 adalah puncak gerakan mahasiswa tahun sembilan
puluhan yang ditandai dengan tumbangnya Orde Baru dengan ditandai lengsernya
Soeharto dari kursi kepresidenan, tepatnya pada tanggal 21 Mei 1998.
Gerakan ini diawali dengan terjadinya krisis moneter di pertengahan tahun
1997. Harga-harga kebutuhan melambung tinggi, daya beli masyarakat pun
berkurang. Tuntutan mundurnya Soeharto menjadi agenda nasional gerakan
mahasiswa. Ibarat gayung bersambut, gerakan mahasiswa dengan agenda reformasi
mendapat simpati dan dukungan dari rakyat.
Gedung wakil rakyat, yaitu Gedung DPR/MPR dan gedung-gedung DPRD di daerah,
menjadi tujuan utama mahasiswa dari berbagai kota di Indonesia. Seluruh elemen
mahasiswa yang berbeda paham dan aliran dapat bersatu dengan satu tujuan untuk
menurunkan Soeharto. Organ Mahasiswa itu antara lain :
POSKO C Jayabaya, LMND,FKSMJ,Forkot/Forum Kota,Famred,Front Nasional,Front
Jakarta,KAMMI,HMI MPO,FAM UI,Komrad,Gempur,Forum Bersama/Forbes,Jaringan
Kota/Jarkot,LS-ADI
Jakarta,HMR,KAM-JAKARTA,,KBM-IPB,SMKR,KPRP,FKMY,SMUR,Agresu,FKMSB,FABRI,FKMB,FIM
B,FAMU,GMIP,KPMB,FAF,KM ITB,KM
Unpar,PPPY,FAMPERA,LMMY,DEMA,SMPR,Posperra,Frontier,FAMPR,FKPMMB,AbrI,APR
ASPR,FORMAD,FPM,KAMI,FKMM,KONTRA
Millis ini didedikasikan untuk para Mantan Aktivis 98 yang telah tercerai
berai. Untuk seluruh organ gerakan 98, alumni tahun 1990 hingga 1998,
Simpatisan, Pendukung dan seluruh Rakyat Indonesia. Untuk tetap mengawal
Reformasi Indonesia sesuai yang dicita citakan pada saat pergerakan 98. Yang
telah dinodai oleh para Politis yang mementingkan kepentingan Kelompok dan
Pribadinya.
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
List owner: [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------
Got a little couch potato?
Check out fun summer activities for kids.
[Non-text portions of this message have been removed]