Pengganti Kursi Listrik
Seorang sipir penjara mencoba menghibur terpidana berikutnya yang hari itu
akan menjalani hukuman matinya diatas kursi listrik dengan mengatakan :Jangan
terlalu gelisah, karena daya voltage listriknya sangat tinggi, lagian itu
terjadi dalam waktu yang singkat sekali, apa mau dikata saat itu dari kejauhan
terdengar teriakan orang yang kesakitan luar biasa, dan itu berlangsung
berkepanjangan, Saya pergi kesana sebentar untuk melihat yaaa
. katanya, tak
lama ia kembali, kemudian dengan santainya dia menjelaskan : Tak ada masalah
yang berarti, cuma masalah tehnis saja kok, tadi itu rupanya skeringnya putus,
maka digunakan LILIN sebagai gantinya, itu sajaaaaa
Kisah Di RS Jiwa
Suatu hari di rumah sakit jiwa yang dipimpin oleh Dokter LINA terjadi
insiden. Para pasien rumah sakit itu berusaha kabur dengan mendobrak pintu
utama beramai-ramai. Hampir saja para pasien2 itu berhasil kabur karena pintu
sudah hampir roboh tetapi keburu diamankan oleh para petugas2 keamanan.
Oleh karena itu dokter LINA sebagai pimpinan berinisiatif menghancurkan pintu
yang hampir roboh itu dan sebagai gantinya pintu itu, di sekeliling dibangun
tembok semen tinggi sekali dan di tembok itu LINA memanggil seorang pelukis
handal untuk melukis tembok itu biar menyerupai sebuah pintu untuk mengelabui
para pasien juga bisa dipakai untuk mengetest apakah ada pasien yang tahu itu
tembok. Kalau ada yang tahu itu sebuah tembok dan bukan sebuah pintu asli maka
pasien tersebut sudah baik keadaan jiwanya dan berhak untuk pulang ke rumahnya.
Setelah rencana pembangunan tersebut selesai, maka para pasien kembali di
lepas bebas sekalian untuk memantau gerak-gerik pasien. Ketika pasien dilepas
mereka kembali berbondong-bondong untuk mendobrak pintu tembok itu karena
mereka tidak tahu kalau itu adalah tembok. Hanya seorang pasien yang bernama
STEPHEN yang diam saja tidak membantu teman2nya mendobrak. Dokter Lina terkejut
karena setahu dia, Stephen sangat terganggu jiwanya tetapi menyadari kalau itu
tembok belaka. Lalu didekatinya stephen dan berkata :
Lina : Kamu ngak ikut bantu temen2 kamu dobrak pintu itu, kenapa sih? ngak
pengen kabur dari sini?
Steve : Hahh
?? Yang bener aja dok, merekakan orang gila pintu begitu didobrak.
Lina pikir pasti si steve sudah sadar pikirannya sehingga tahu kalau itu pintu
palsu belaka. Keesokannya kembali pasien2 tersebut dilepas dan mereka kembali
berbuat seperti yang terjadi kemaren berusaha kabur,tetapi steve tetap diam
seperti tahu yang sebenarnya.
Dan pada hari ketiga, seperti biasa pasien dilepaskan, Steve tetap diam
menatap teman2nya. Karena penasaran Dokter Lina mendekatinya dan bertanya:
Lina : Steve kamu kok ngak bantu temen2 kamu dobrak pintu dan kabur?
Steve : Ah mereka mah orang2 gila dokter. Dokter mau tahu ngak kenapa aku ngak
ikut dobrak itu pintu???
Tapi janji yah DOK. jangan bilang2 mereka. AWASS yah..
Lina : SWERR
. saya ngak akan cerita ke yang lain.
Steve : Sebenarnya Dok. saya
YANG PUNYA KUNCINYA PINTU ITU.
Makanya saya ngak ikutan nge dobrak pintu itu
hahahaha
Sama2 Bohong
Siswa: Bu,saya minta izin pulang karena kakak saya sakit.
Guru: kamu bohong, tadi ibu lihat kakakmu sehat- sehat saja.
Siswa : ibu juga bohong, sayakan tidak punya kakak.
Toge
.
Suatu sore datang seorang Bapak ke Dokter ahli THT,karena telinganya tak
sengaja kemasukan biji kacang hijau sewaktu dia beli sesuatu di pasar
Dan
inilah percakapannya:
Dokter :selamat sore.
Pasien :selamat sore Dok.
Dokter :ada keluhan apa
?.
Pasien :telinga saya kemasukan biji kacang hijau,Dok.
Dokter :mari tiduran saya periksa telinga anda.
Dokterpun lalu memeriksa telinganya,dan rupanya biji kacang tersebut cukup
susah di ambil malah mungkin di operasi.
Dokter :ada 2 cara untuk mengeluarkan biji tersebut
?.
Pasien :apa saja dok
..?????
.
Dokter perasi kecil biayanya 2 juta dan ada yang gratis.
Pasien :mahal amat Dok,kalau yang gratis bagaimana..?
..
Dokter :cuma modal sabar.
Pasien :baik saya sabar dan bagaimana caranya
?.
Dokter :anda sirami telinga anda 2 kali sehari dan nanti jika sudah jadi
toge anda tinggal tarik keluar.
SEX EDUCATION
oni, anak kecil yang berumur 7 tahun, suatu pagi berlari masuk ke rumah,
mencari mamanya dan bertanya:
"Mama, Joni sebenarnya berasal dari mana, sih ?"
Mama Joni tercengang, tapi kemudian mulai menyadari betapa media informasi
betul-betul telah membuat anak cepat menjadi dewasa.
Dengan penuh pengertian mama ini berkata: "Joni, bagaimana kalau tunggu Papa
pulang. Papa akan jelaskan kepadamu dari mana kamu sebenarnya berasal. Oke..?
Dengan sedikit cemas, diam-diam ibu Joni menelpon suaminya yang ada di kantor
dan menceritakan tentang pertanyaan Joni. Kesepakatan akhirnya dibuat bahwa
sudah saatnya Joni mendengar sedikit "sex education", lebih baik mendengar dari
orang tuanya dari pada dari media informasi yang mungkin kurang mendidik. Maka
pulang dari kantor Papa pergi ke toko buku dan membeli beberapa gambar anatomi
tubuh untuk keperluan itu.
Sepulangnya ke rumah, papa dan mama mengadakan sedikit perundingan dan
persiapan di kamar tidur. Dengan mantap dipanggillan Joni untuk berbicara 6
mata. Bagi papa dan mama ini merupakan peristiwa penting, saat untuk
membuktikan bahwa mereka telah berhasil menjadi orang tua yang baik dalam
mendidik putranya.
Setelah 15 menit papa dengan susah payah menjelaskan tentang tubuh manusia dan
bagaimana terjadinya pembuahan, Joni masih kelihatan bengong dan mulai
kelihatan tidak tertarik.
Pama dan mama panik, merasakan kegagalan dalam menjelaskan hal yang sangat
sensitif ini. Akhirnya mama bertanya, "Joni, ..memang ini hal yang sulit untuk
dimengerti. Kami sungguh bangga kamu berani bertanya pertanyaan yang penting
ini."
Joni menjadi semakin bingung, dan dengan putus asa ia berkata: "Ma, Joni heran
kok susah banget sih jawabannya. Joni cuma mau tanya Joni ini berasal dari
mana. Mama tahu kan, ada anak tetangga sebelah yang baru pindahan. Tadi pagi
dia cerita dia berasal dari Yogya, dan katanya semua orang Jakarta dulunya
berasal dari tempat lain. Dan dia tanya, Joni asalnya dari mana. Joni nggak
tahu mau jawab apa, kan dari dulu Joni tinggal di Jakarta terus......!
Papa dan mama terkejut,
"...O..la..la.....?????"
Robby Nuzly, S.si.,Apt.
Direktorat Pengawasan Produksi
Produk Terapetik dan PKRT
Badan Pengawas Obat dan Makanan
Jl. Percetakan Negara No. 23 Jakarta
E-mail:[EMAIL PROTECTED]
---------------------------------
Yahoo! oneSearch: Finally, mobile search that gives answers, not web links.
[Non-text portions of this message have been removed]