Ketika “Jatuh Cinta Itu Biasa Saja” [Efek Rumah Kaca]
   
 Setumpuk Puisi yang Ber-melodi
   "Bahasa Indonesia itu indah dan kaya apabila kita mau menguliknya lebih 
jauh."
  Pemakaian bahasa Indonesia yang dikemas dalam kalimat-kalimat puitis dalam 
tiap liriknya merupakan salah satu kelebihan dari Efek Rumah Kaca. Selain itu, 
pengangkatan tema yang tidak biasa juga terasa sangat menonjol dari tiap 
lagunya.
  Adalah Efek Rumah Kaca, yang terdiri dari Cholil (vokal/gitar), Adrian (bass) 
dan Akbar (drum) terbentuk pada tahun 2001. Setelah mengalami beberapa kali 
perubahan personil, akhirnya mereka memantapkan diri mereka dengan formasi 3 
orang dalam band-nya.
  Banyak yang menyebutkan bahwa warna musik Efek Rumah Kaca tergolong dalam 
post-rock, bahkan adapula yang menyebutkan shoegaze sebagai warna musik mereka. 
Tetapi, Efek Rumah Kaca dengan mantap menyebutkan bahwa warna musik mereka 
adalah pop, karena mereka merasa tidak mengunakan banyak distorsi dalam 
lagu-lagu mereka seperti selayaknya musik rock.
   
  "Jatuh Cinta Itu Biasa Saja" adalah salah satu single yang sekarang menjadi 
hype, mereka menyebut sebagai lagu cinta versi Efek Rumah Kaca. Berbeda dengan 
kebanyakan lagu cinta yang ada akhir-akhir ini, lagu yang manis ini, seperti 
juga judulnya, berusaha untuk menggambarkan bahwa jatuh cinta adalah proses 
yang biasa saja, yang dialami oleh banyak orang
   
   
 Contact and info:
    Yurie Evonica
    Cell: +62 813 94257 339
  Bin Harlan
  Cell: +628561110577
  [EMAIL PROTECTED]
  http://www.myspace.com/efekrumahkaca
   
   
   
   
   
  
       
---------------------------------
Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke