SETELAH SINDROM KUNDALINI LEWAT D = Dina L = Leo
D = Mas.. ga OL ya? (offline message) L = Baru online, tapi invisible kayak hantu. Hmmm hmmm hmmm... D = Mas, boleh tanya tanya ya, ini Dina. L = Boleh aja mbak, please do. D = Gini mas... dulu aku pernah cerita tentang mimpi di dalam mimpi kan lewat email ke Mas Leo. Di mimpi itu yg paling ga ngenakkin sebenernya sensasi fisiknya, badanku rasanya lagi diremukkin dari dalam. L = Ya, biasa kayak gitu. Hmmm hmmm hmmm... D = Sebelum mimpi pun sering berasa aneh... kalo lagi tidur2 ayam suka rasanya ada yg getar di tulang belakang. L = Kalo yang itu energi kundalini. Berrrr berrr berrrr.... D = Setelah mimpi selesai... lama-lama sakit2 badan berkurang,... gantinya cakra ajna saya aktif tiba2 (selama ini ga berasa aktif)... sampe sekarang jadi suka pusing, apalagi kalo lagi ngobrol sama orang yg emosian. L = Ya, cuma sensasi sesaat. Benernya sensasi itu BUKAN di tubuh fisik, tapi di tubuh etherik. Maksudnya, di counterpart tubuh fisik kita yang adanya di Dimensi Astral. Dimensi Non Fisik. Something like that. D = Pertanyaannya.. aku kena sindrom-nya kundalini ya mas? L = Well, aku rasa sindrom kundalininya itu UDAH LEWAT. Sekarang cuma tinggal cari cara yang paling pas buat jalan terus. D = Iya mas.. aku bingung sakit apa.. kok aneh bgt di badan rasanya.. Belum lagi kalo lagi solat jadi geter2 sendiri badannya.. L = Aku sih merasa sindrom kundalininya itu UDAH LEWAT, jadi sekarang tinggal gimana mau jalan terus; tinggal gimana mau terima sebagai normal2 aja kalo tiba2 bisa berasa ada yang "jalan2" di tangan, di wajah, di kepala, dsb. Kalo ada orang ngomong, memang bisa langsung berasa di BADAN KITA tentang apa yang diomongin itu. Kalo yang diomongin enak, langsung bisa berasa enak. Kalo yang diomongin itu gak enak (gak bener), itu juga bisa langsung berasa. Ujung2nya kan akhirnya MAO GAK MAO menjadi diri sendiri. Kalo emang jelek, bilanglah jelek. Kalo bagus, bilanglah bagus. Well, ada juga KOMPROMI sedikit2, tapi mostly menjadi diri sendiri. Harus ketemu cara yang paling pas to live with yourself. Memang ADA YANG BERUBAH di diri kita. Energi2 yang terbuka itu mau gak mau akan mengharuskan kita mengubah diri kita. Bukan hanya cara pandang saja, melainkan juga kebiasaan2 (habits). So, jalanin aja, so what? D = Jadi aku pasrahin aja ya mas? emang ga nyaman rasanya... orang lain pada cuek tiba2 aku pusing2 sendiri. L = Kalo pusing minum paramex aja. Aku ini langganan minum paramex, hmmm hmmm hmmm... D = Iya iya... jadi jelas skr... aku tuh tadinya bingung kenapa tiba2 badan rasanya nge-drop melulu, but somehow berasa kalo ini bukan sakit di fisik. L = Ya,.. aku bilang istilahnya itu di tubuh etherik. Di jasad non fisik kita. D = Yup yup... oke deh mas.. thanks ya, berarti sekarang tinggal cari mau digimanain energi yg seabrek2 ini.. L = Ya, you might want to experiment. Cobain aja buat bantu orang2 yang lagi sakit. Caranya pake yang paling gampang, yang langsung masuk ke kepala saat itu. Eksperimen aja,... terus liat hasilnya gimana. Hmmm hmmm hmmm... D = Iya.. baru-baru ini tiba2 bisa kasih tau orang lain mereka harus ngapain supaya masalahnya kelar. L = Good, nah itu kan FIRST STEP. Nanti ada Second Step. Third Step. Jalannya memang begitu, one step at a time. Lama2 kan panjangggg.... juga. Aku kan jalannnya juga begitu, selangkah demi selangkah. Aku kalo mulai jalan gak tahu ujungnya itu seperti apa, bahkan tengahnya itu kayak apa juga gak tahu. Tapi aku jalanin aja. I KNOW that it works. Contohnya, nanti malem taon baru aku kan bakal jadi pembicara di talk show di Star Radio (107,3 FM). LIVE. Orang2 akan pada telpon, boleh nanya apa aja, dan aku LANGSUNG jawab saat itu juga. Nah, even sampe sekarang, aku GAK TAU nanti itu mau ngomong apa. Ngapain dipikirin? Hmmm hmmm hmmm... D = Iya... makasih ya mas... So far itu aja dulu.. nanti kalo aku mandek lagi boleh tanya2 lagi ya ! L = Sure, nice talking with you today, take care, bay bay !! D = Take care mas ... bye...! +++++++++++++ NEED HELP Dear Mas Leo, Perkenalkan, nama saya Deni. Saya beberapa waktu yg lalu baca email2 mas Leo yg dikirim ke milis. Saya dah punya niat mau "ngobrol2" dng Mas Leo, tapi mengingat keraguan saya akan hal2 "magic" maka saya urungkan. Mumpung mendekati akhir tahun, saya mau tanya. Ada orang yg punya hutang ke saya. Setiap ditagih, dia selalu mengelak. Bicaranya selalu manis. Seringkali saya mau marah, tapi ketika berhadapan dng dia, baik itu secara langsung maupun per telpon, niatan marah dan niatan menagih menjadi sirna. Selidik punya selidik, dia konon memakai ilmu "belut putih" warisan sang kakek. Boleh cerita ttg ilmu "belut putih" tsb, dan bgmn melawannya supaya dia membayar hutangnya ke saya. Pertanyaan lain (sekedar intermezzo), waktu itu ada komen ttg Mas Leo dari orang yg namanya Wuryanano dimana menurut dia bahwa Mas Leo adalah seorang aliran "gelap", dan e-mailnya dia dikirim ke milis. Koq Mas Leo tidak mengkomen ttg emailnya dia dan malah "menghilang" untuk sesaat. Sekian dulu e-mail saya. terima kasih untuk waktunya Salam, (Deni) +++++++++++++ JAWABAN SAYA: TANYA AJA LANGSUNG KE ORANGNYA Dear Mas Deni, Thanks for your question, hmmm hmmm hmmm... Ilmu "Belut Putih" ya? Hmmm hmmm hmmm... masa sih? Emang ada belut yang warnanya putih? Setahu aku belut itu warnanya item, hmmm hmmm hmmm... Anyway, PENAWAR dari "ilmu" semacam itu juga ada, tapi cuma satu, dan itu harus anda sendiri yang melakukannya. Caranya: TANYA SAJA. Tanya saja LANGSUNG sama orangnya apakah dia punya ilmu itu, dan jelaskan juga sebab anda itu merasa bahwa setiap kali mau menagih hutang ke dia akhirnya jadi luluh sendiri, akhirnya gak jadi nagih hutang, jadinya malah ngalor ngidul. Hmmm hmmm hmmm... itu PENAWARNYA. Jadi, anda HARUS BERTANYA. Dan bertanya itu LANGSUNG KE ORANGNYA. Tanya aja apa bener dia itu memiliki ilmu "belut putih". Nah, setelah anda bertanya itu, biarkan saja dia berbicara: blah blah blah, blah blah blah... Apapun yang akan diucapkannya itu tidak akan menjadi masalah. Dia bisa bilang ya, bisa bilang tidak, bisa juga cuma tertawa saja, dan itu semua TIDAK akan menjadi masalah. Yang penting anda sudah tanya. Karena anda sudah tanyakan itu, "ilmu" orang itu sudah rontok. Sudah tidak bisa lagi digunakan. So, good luck ! Kalau tentang Wuryanano, saya sudah tulis langsung di posting hari berikutnya bahwa dia itu seorang manusia yang PALSU. Seorang motivator kok palsu? Hmmm hmmm hmmm... biarin aja. Itu kan pilihan pribadi dia sendiri. Nah, aku memang menarik diri dari beberapa milis motivasional yang ternyata takut dan merasa terancam dengan postingan2 aku yang apa adanya saja seperti ini. Sebagian orang2 motivasional itu mau bicara yang bagus2 saja, tapi kemunafikan itu tetap saja ada di hati mereka. Mereka bisa bohong dengan muka tertawa, hmmm hmmm hmmm... Kan katanya memberikan "motivasi", jadi harus "positif", begitu kan jalan pikirannya. Well, menurut aku itu munafik. Dan aku tidak mengajarkan cara2 munafik seperti itu, termasuk dengan mengaku-ngaku seperti yang dilakukan oleh Wuryanano itu. Ngakunya "penulis best seller", tapi ternyata dia itu orang yang bisa ngibul seenaknya. Biarin aja, urusan dia sendiri. (Leo) +++++++++++++ APAKAH BISA MENGATUR PERGERAKAN PRANA? Salam Mas Leo.... belakangan ini saya sangat down baik fisik maupun rohani saya. Apakah hanya ke perasaan saja saya nggak ngerti....... Hampir dua minggu saya coba blank perasaan saya, terus seperti ada yang menekan, jadi seperti orang linglung...... Dan hal ini terus akan saya jalankan (nggak mundur lagi). Akhir minggu kedua saya melepaskan semuanya. Jalankan saja. Memang terasa sedikit plong, tapi perasaan tertekan itu masih terus datang lagi..... Pada malam saya pasrah, dari cakra pusat ada naik (seperti jalan di dalam tubuh) dan berhenti tepat di ulu hati. Pertanyaaan saya, apakah kita bisa mengatur pergerakan prana tersebut sesuai dgn ke inginan kita. Thks berat, (Wisesa) +++++++++++++ JAWABAN SAYA: JAWABANNYA UDAH DATENG DULUAN Dear Mas Wisesa, Hmmm hmmm hmmm... jawabannya itu udah DATENG DULUAN berupa tulisan dari Mas B di milis SI <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia> yang berjudul MENYELAM DALAM. Hmmm hmmm hmmm... I KNOW what you mean. Aku juga merasakan seperti itu, ada yang bilang istilahnya SPIRITUAL DEPRESSION. Depressi spiritual. Hmmm hmmm hmmm... Emangnya spiritualitas bisa depressi juga ? maybe akan ada yang nanya begitu yang bakal aku jawab, ya bisa. Dan itu memang normal. Semua nabi2 itu mengalami depressi. Nabi Ibrahim, Nabi Yakub, Nabi Yusuf, Nabi Musa,... Nabi Ellia, Nabi Daniel, Nabi Daud,... bahkan Yesus (Isa). Semuanya itu mengalami, sahabatku. Nabi2 itu kan MANUSIA BIASA, makanya bisa depressi juga. Dan karena berasal dari pergulatan batin (spiritual), makanya bisa juga disebut Depressi Spiritual. Dan rasanya itu emang kayak mau mati aja. Hmmm hmmm hmmm... Rasanya seperti ada yang narik2 terus ke bagian bawah,... biasanya memang ke BAGIAN DADA. Rasanya kok gak tega sama yang ini. Rasanya kok kasihan sama yang itu. Rasanya kok saya begini2 aja. Dan itu semua tarikan KE ARAH BAWAH. Terasa di bagian dada. Seperti ada yang menyesak di bagian dada. Hmmm hmmm hmmm... Terus solusinya gimana? Solusinya, seperti kata Mas B: kalau menyelam, menyelamlah LEBIH DALAM. Dan kalau terbang, terbanglah LEBIH TINGGI. Itu bahasa simbol,... maksudnya bertekunlah. Dan tariklah terus ke bagian atas. Pusatkan di titik antara kedua mata itu ketika meditasi. Ikhlas dan Pasrah saja. Berserah saja,... relakan saja. Apapun yang terjadi, terjadilah. Dan tadahkanlah diri kita di TITIK itu. Itu titik dimana roh kita bertemu dengan Roh Tuhan (All that Is, Al Khalik,... Allah, Acynthia, God, Jehovah, Thian), dan cuma seperti itulah caranya. Nanti kita akan merasakan seperti ada yang MENARIK KE ATAS. Kita akan tertarik ke atas lagi sehingga akhirnya menjadi seimbang (balanced). Hmmm hmmm hmmm... seimbang untuk sementara sampai datang lagi "cobaan" berikutnya ketika kita merasa ada yang menarik ke arah bawah lagi. Dan kita akan meditasi lagi dengan lebih tekun, lebih ikhlas dan pasrah sampai merasakan ada yang MENARIK KE ATAS lagi. Dan akhirnya kita akan berusaha untuk tetap di atas itu. Akan bergantung terus disitu. Hmmm hmmm hmmm... itu caranya. Semakin lama kita akan semakin fasih. Jadi, ketika ada gejala ada yang menarik ke arah bawah, secepat itu pula kita akan langsung berusaha untuk BERPEGANG pada TITIK yang ada di diri kita itu. Di Mata Ketiga atau Mata Batin itu. Itu caranya. Aku juga begitu. Setelah itu berjalan berkali-kali,... tanpa terasa kita akan semakin fasih. Kita sendiri TIDAK merasakan. Tetapi orang lain akan mengucap sesuatu tentang diri kita, seolah-olah ada sesuatu yang membuat kita itu beda dari orang2 yang tidak kultivasi Mata Ketiga. Ya, memang beda. Kalau orang duniawi itu akan panik dan kalut ketika depressi datang. Kita itu TIDAK panik dan kalut. Kita justru akan MENYELAM LEBIH DALAM. Justru akan TERBANG LEBIH TINGGI. Yours, (Leo) +++++++++++++ [Leo seorang praktisi PSIKOLOGI TRANSPERSONAL. HP No: 0818-183-615. E-mail: <[EMAIL PROTECTED]>. Untuk bergabung dengan milis SI, please click: <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia/join>. NOTE: Except mine, all names used in the YM / email conversations are PSEUDONYMS.] Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
