*Tips 173: Advertise It To Yourself*

Ini adalah cerita tentang bagaimana kita bisa memulai tahun 2008 dengan
perubahan. Ini adalah tentang bagaimana melakukan reframing di tahun ini,
dan tidak lagi menjadi orang yang alergi menghadapi motivasi dari diri
sendiri.

Bukankah ini yang paling sering terjadi pada diri kita? Ada yang
berkata-kata di dasar hati, mengatakan bahwa sesuatu itu baik bila
dilakukan. Kemudian, kita sendiri jugalah yang akhirnya menampik, dan
kemudian tampil dan bertindak tetap seperti yang sudah-sudah.

Adalah lebih mudah menelusuri berbagai latar belakang di balik segala sikap,
tindakan, dan perbuatan yang sifatnya konsumtif, ketimbang yang produktif.

Sikap yang memunculkan tindakan saya untuk membeli handphone, membeli
kendaraan, dan membeli berbagai kebutuhan lainnya, sudah terlalu sering
di-endorse oleh berbagai media di zaman modern seperti televisi, koran,
majalah, radio, internet, dan sebagainya.

Advertisement, ya itu dia. Misalnya saja, saya ingin membeli handphone yang
punya fitur 3G dengan kamera di atas dua mega pixel. Jika ada lebih dari
satu merk dan tipe handphone yang tersedia di pasaran, maka saya akan
berpaling kepada fitur lain, misalnya harga yang lebih murah. Siapa yang
paling berperan dalam menentukan sikap, keputusan, dan akhirnya tindakan
saya? Ya semua media itu!

Saya tetap punya pilihan dan prinsip bahkan untuk tidak membeli satupun.
Akan tetapi, tetap saja semua media itulah yang punya peran endorsement
cukup besar. Jika saya tidak jadi membeli, maka ini bisa dikatakan bahwa
semua advertisement yang ada tidak mampu membuat saya take action untuk
membeli.

Bagaimana itu semua bisa terjadi?

Our mind speaks in
images<http://cheques-gallery.blogspot.com/2007/12/secret-and-loa-aplied-attract-adsense.html>not
words<http://ezinearticles.com/?Ask-For-What-You-Want---A-Positive-Mind-For-Positive-Results&id=855062>.
Alias visual, alias imajinasi, alias citra. Semua media di atas, adalah alat
yang ampuh untuk kebutuhan ini. Semua citra dan gambaran yang terkait dengan
sebuah produk diexpose secara konsisten dan berulang-ulang. Lagi, lagi, dan
lagi. Pagi, siang, sore, malam dan seterusnya. Akhirnya, kita mengambil
tindakan.

Lihatlah bagaimana anak-anak kita membeli jajanannya. Apa yang berpengaruh
kuat? Iklan. Prosesnya adalah visualisasi, imajinasi, dan expose
(awareness). Hasilnya, anak-anak take action dan mulai berbelanja.

Bagaimana membuat fenomena yang sering kontroversial ini menjadi sesuatu
yang bermanfaat bagi diri sendiri?

Saya hanya berpikir, alangkah baiknya jika kita justru mengambil peran ganda
di era informasi ini. Menjadi pengiklan sekaligus menjadi target iklan. Apa
yang diiklankan? Tentu saja target saya sendiri, cita-cita saya sendiri,
rencana saya sendiri, berbagai perubahan yang saya kehendaki di tahun ini,
perbaikan dalam hubungan dengan berbagai pihak, berbagai tips motivasi,
kata-kata bijak dari orang-orang suskes, dan sebagainya. Iklan tentang
segala kesuksesan saya kepada saya. Iklan motivasional.

Menurut saya, lebih bagus jika kita menjadi pengiklan bagi diri kita
sendiri. Beriklanlah di cermin, sehingga kita bisa ter-exspose iklan itu
secara rutin saat menyisir rambut. Di cermin kamar mandi, bernyanyi sambil
membaca iklan bagi diri sendiri. Kirimlah sms motivasi kepada diri sendiri.
Buatlah semenarik mungkin dan penuh warna-warni. Tirulah kemampuan para
advertiser. Langkah ini bisa membuat Anda mampu mereframing diri Anda
sendiri berdasarkan situasi dan keadaan Anda kini, yang mungkin sudah
terlanjur menjadi korban iklan.

Lakukan pada diri sendiri, lakukan pada orang-orang yang Anda cintai. Banyak
kok caranya, mulai dari dreambook, sampai daftar dan katalog cita-cita
sukses. Mulai dari teks-teks kecil di sudut meja, wallpaper di layar
monitor, sampai poster-poster berukuran besar. Munculkan di mana-mana di
sekeliling Anda.

Keuntungannya ganda. Anda menjadi orang yang pandai memasarkan; dan
kepandaian memasarkan sesuatu kepada diri sendiri, adalah modal terbesar
untuk mampu memasarkan sesuatu kepada dunia luar.

Mudah-mudahan, dengan itu semua Anda akan "termakan" oleh berbagai iklan
motivasional Anda sendiri. Akibatnya, Anda akan terinspirasi untuk mengambil
inspired 
action<http://www.mrfire.com/article-archives/recent-articles/inspired-action.html>,
dan akhinya membeli dagangan terbaik Anda, yaitu motivasi dan tindakan
positif yang mengarah pada kesuksesan Anda.

Selamat beriklan.

*Ikhwan Sopa*
Trainer E.D.A.N.
+62 21 70096855
QA Communication
School of Motivational Communication
http://milis-bicara.blogspot.com


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke