mendengar merdu nyanyi asmaramu menyerupa seekor elang jawa terbang berkelana Melebur kekosongan hasrat…mencari makna yang ada ketika buih awan datang menerpa pada untaian kisah Namun tetap terbang tinggi dalam genggaman rasa
Dengan derai air mata hujan Dengan ayun hembus sang angin larutkan aku dalam arus waktuku terisi penuh dengan kenangan mencumbu mu kepada awan,angin,embun hujan,dan kepada kawan burung lainya Selalu ku beritahu kabar tantang rasa yang menyarang di setiap senja, menanti manis indah buaian asmara Akan kah ku kembali Terhempas Badai berlalu Menanti setiap detik suara lembut bisik bidadari Menanti harum pekat wangi tubuhmu oh kini terjerat sepi di sini Bila langit mengumam bolehkah aku kembali mendengar merdu nyanyi asmaramu kembali ke peraduan cinta bersama angin dan bidadari Depok, 24 Maret 2008(EA) -- Best Regard Erwin Arianto,SE エルイン アリアント (内部監査事務局) ------------------------------------- SINCERITY, SPEED, INOVATION & INDEPENDENCY [Non-text portions of this message have been removed]
