Waw, jenius nih bang vincent :P

On 5/28/08, Vincent Liong <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   Balasan: Tragedi akademis di dunia Barat (kasus teori
> evolusi)
>
> Vincent Liong answer:
>
> Ketika mulai manusia bisa ngomong dengan bahasa yang
> baku maka muncullah kebiasaan mengkutip kata2 orang
> lain sehingga ada sistem benar atau salah.
>
> Kelemahan utama sistem benar atau salah yaitu kalau
> sesuatu dibenarkan maka diabaikan salahnya atau
> sesuatu yang disalahkan diabaikan benarnya.
>
> Sistem selanjutnya yang muncul adalah generalisasi
> yang menganggap bahwa semua bisa dipikirkan secara
> lengkap tidak benarnya atau salahnya saja, efek
> sampinya adalah muncul dunia imajinasi yang terlalu
> amat sempurna sehingga dianggap lebih penting, pasti
> dan dapat menjadi acuan daripada dunia fisikal di luar
> imajinasi tsb.
>
> Lalu muncul kebiasaan membandingkan. Derrida
> membandingkan dengan menggunakan kata-kata
> (dekonstruksi derrida) hal ini tidak menyelesaikan
> masalah karena system perbandingan yang dibutuhkan
> adalah perbandingan sebelum kata-kata (before
> judgement). Perbandingan kata-kata mengakibatkan
> proses pikiran yang membuat asumsi-asumsi perbandingan
> yang tetap saja terjadi di wilayah imajinasi.
>
> Ada pengalaman perbandingan lain yang sifatnya
> pengalaman fisikal (5 indra) atau malah lebih sulit
> lagi terdefinisikan (lebih dari 5 indra). Masalah
> selanjutnya adalah sistem perbandingan ini membuat
> kondisi anomali terhadap sistem benar salah dan
> generalisasi karena banyak pengalaman yang tidak
> memiliki sebab akibat yang runtut logikanya karena
> bersifat random sampling bukan sample urut yang sangat
> mudah dikira-kira polanya.
>
> Sistem benar salah, generalisasi dan perbandingan
> kata-kata sangat mendukung usaha manusia untuk
> meninggikan kegiatan berimajinasi. Sistem perbandingan
> pengalaman fisikal yang sifatnya jembatan bagi teori
> dan praktik menjadi masalah karena menimbulkan
> kekahwatiran akan menurunkan tingkat pengkultusan
> orang kebanyakan terhadap kegiatan berimajinasi
> sehingga penghormatan dan ketergantungan orang akan
> berkurang, kalau pendukung berkurang, maka uang juga
> berkurang.
>
> Sementara itu pertanyaan-pertanyaan masyarakat soal
> kekurangan system pendidikan berbasis kegiatan
> berpikir dan berimajinasi yaitu ketika
> mengadaptasikannya ke permasalahan di dunia fisikal
> makin hari makin ramai…
>
> Di hidup ini semua soal dagang, duit. Kalau beresiko
> membuat 'kekuasaan dan uang berkurang' (pengurangan
> kekuasaan dan pendapatan) di masa depan ya harus
> dibasmi sebelum terlambat. Setiap sistem akan selalu
> berusaha mempertahankan diri agar orang merasa
> membutuhkannya sebagai prasyarat untuk dapat bertahan
> hidup. Semua orang tahu bahwa meski ikut system tidak
> ada jaminan masa depan akan gemilang, tetapi memang
> lebih nyaman hidup dengan angan-angan soal masa depan
> yang masih bersifat tidak pasti. Dengan orang takut
> untuk tidak ikut system, maka tidak perlu sebab yang
> kongkrit untuk membuat orang bisa disuruh nurut, cukup
> logika saja, tidak perlu ada reward yang seimbang.
>
> Memang sekarang ilmu yang seolah-olah sudah terlalu
> lengkap membuat mode baru dimana orang beramai-ramai
> back to basic. Jaman sebelum semua sibuk berpikir dan
> berimajinasi, dimana kehidupan dan permasalahannya
> bisa diselesaikan dengan cara yang lebih sederhana…
>
> Orang boleh-boleh saja Pintar, tetapi jangan sampai
> Berpikir Kritis.
>
> Ttd,
> Vincent Liong
> (Founder of Kompatiologi)
>
> Download Free (tidak perlu membership) Update Terbaru
> E-Book "Kompatiologi : Logika Komunikasi Empati"
> e-link: http://antonwid.gilaupload.com
> * file PDF:
> http://antonwid.gilaupload.com/Kompati_LKE.pdf
> * file Ms.Word:
> http://antonwid.gilaupload.com/Kompati_LKE.rtf
> File PDF dan RTF(Ms.Word) bebas virus sehingga aman
> untuk didownload.
>
> Email sebelumnya…
> Subject: Tragedi akademis di dunia Barat (kasus teori
> evolusi)
> From: Satrio Arismunandar
> DDT: Tue May 27, 2008 7:43 pm
> e-link:
> http://groups.yahoo.com/group/DikBud/message/2785
>
> Pengajaran Seimbang Teori Evolusi Diperjuangkan di AS
>
> Senin, 26 Mei 2008
>
> Evolusionis Amerika Serikat (AS) dan negara-negara
> Barat mulai cemas. "Dogma suci" evolusi semakin
> dibeberkan dan terus digoyang
> Hidayatullah.com--Evolusionis Amerika Serikat (AS) dan
> negara-negara lain patut cemas. Pasalnya, kejahatan
> diktatorisme mereka yang selama ini mengangkangi dunia
> ilmu pengetahuan dan menindas mereka yang berani
> mempertanyakan "dogma suci" evolusi semakin dibeberkan
> dan digoyang.
>
> Film dokumenter fakta nyata "Expelled: No Intelligence
> Allowed" sudah sejak 18 April 2008 lalu diputar di
> sekitar 1000 gedung bioskop di seantero AS dan
> mendapat sambutan luar biasa. Film yang bersitus di
> www.expelledthemovie.com tersebut mengungkap fakta
> masa kini tentang derita korban-korban kebiadaban
> penindasan evolusionis itu.
>
> Dampaknya, kini masyarakat luas AS menjadi
> tersadarkan, bahwa ada sesuatu yang salah di negeri
> mereka: kebebasan akademis yang dijunjung tinggi di AS
> diinjak-injak oleh para ilmuwan evolusionis. Di sisi
> lain, media massa, lembaga dan para ilmuwan Darwinis
> termasuk yang paling lantang mencemooh dan
> memburuk-burukkan film tersebut. Namun cercaan ini
> menjadi bukti tersendiri bahwa aib evolusionis yang
> diungkap film tersebut adalah benar.
>
> Lantang bersuara
>
> Evolusionis dogmatis ini memecat dan mencemooh rekan
> sesama ilmuwan yang berani mengritik dan
> mempertanyakan keabsahan teori evolusi, atau
> berpandangan selain teori evolusi. Sebagian
> korban-korban penindasan ini bungkam, sebagian lagi
> menyembunyikan pandangannya yang menolak teori evolusi
> agar tidak mengalami nasib tragis sebagaimana dialami
> rekan-rekannya yang lain yang dikeluarkan dari jabatan
> akademisnya. Namun sebagian lagi, seperti Dr.
> Guillermo Gonzalez dan Dr. Richard Sternberg, lantang
> bersuara dan pantang menyerah menghadapi kedzaliman
> evolusionis itu.
>
> Dr. Sternberg adalah pakar biologi evolusi yang
> menekuni kaitan antara gen dan homologi morfologi,
> serta seluk beluk informasi genomik. Di situs
> resminya, www.rsternberg.net, ia menuturkan panjang
> lebar kekejaman akademis yang dialaminya di
> Smithsonian Institution. Penindasan ini dideritanya
> setelah ia meloloskan penerbitan tulisan ilmiah yang
> mendukung perancangan cerdas di jurnal biologi yang
> dieditnya.
>
> Kisah pilu serupa menimpa Dr. Guillermo Gonzalez,
> profesor astronomi di Iowa State University (ISU), AS.
> Di situs www.freegonzalez.com ia memaparkan pemecatan
> yang ia alamai di tempat penelitiannya.
>
> Dengan 68 tulisan ilmiah di akhir masa kontrak
> akademisnya, Dr. Gonzalez sebenarnya telah melampaui
> batas jenjang "luar biasa" di departemennya dalam hal
> penelitian dengan prestasi 350% lebih tinggi dari yang
> ditargetkan. Berdasarkan prestasi gemilang ini, salah
> seorang ilmuwan terkemuka yang menilai pengajuan
> perpanjangan kontrak Dr. Gonzalez mendukung
> perpanjangan kontrak yang diajukannya.
>
> Pada tahun 2004, Dr. Guillermo Gonzalez menulis buku
> berjudul The Privileged Planet (Planet Yang
> Diistimewakan), yang kemudian diangkat menjadi film,
> www.privilegedplanet.com. Buku dan film tersebut
> mengemukakan bukti dari ilmu astronomi dan fisika
> bahwa alam semesta dirancang sengaja bagi kehidupan
> dan penemuan ilmiah.
>
> Dr. Gonzalez mendapatkan penghargaan penting berupa
> dana dari the Templeton Foundation untuk menulis
> bukunya The Privileged Planet sebagai bagian dari
> kewajiban resminya di Iowa State University (ISU).
> Namun rekan-rekannya di ISU menolak memperpanjang
> kerjanya, karena mereka tidak menghendaki pendukung
> perancangan cerdas seperti Dr. Gonzalez ada di
> departemen mereka. Akhirnya, Presiden ISU Gregory
> Geoffrey dan kemudian lembaga Board of Regents of the
> State of Iowa di bulan Februari 2008 menolak tuntutan
> perpanjangan kontrak kerjanya.
>
> Ideologi evolusi
>
> Perancangan cerdas memiliki pandangan bahwa
> kesempurnaan alam kehidupan ini merupakan bukti
> keberadaan perancangan sengaja yang memunculkan
> makhluk hidup, bertolak belakang dengan teori evolusi
> yang menolak gagasan itu. Teori evolusi menihilkan
> adanya perancangan sengaja di alam sebagaimana
> perkataan Charles Darwin sendiri:
>
> "There seems to be no more design in the variability
> of organic beings, and in the action of natural
> selection, than in the course which the winds blow."
>
> "Tampaknya tidak ada perancangan pada keberagaman
> makhluk hidup, dan pada tindakan seleksi alam, selain
> dari proses yang digerakkan oleh tiupan angin."
> (Francis Darwin (editor), The Life and Letters of
> Charles Darwin (New York: D. Appleton, 1887), Volume
> I, hal. 278-285; Volume II, hal. 105-106.) Evolusionis
> terkemuka, Stephen Jay Gould menegaskan hal serupa
> mengenai pemikiran Darwin ini dalam perkataannya:
>
> "Darwin developed an evolutionary theory based on
> chance variation and natural selection imposed by an
> external environment: a rigidly materialistic (and
> basically atheistic) version of evolution."
>
> "Darwin membangun sebuah teori evolusi berdasarkan
> variasi kebetulan dan seleksi alam yang dikenakan oleh
> lingkungan luar: sebuah versi materialis kaku (dan
> pada dasarnya ateis) dari evolusi," (- Stephen Jay
> Gould, Ever Since Darwin: Reflections in Natural
> History 33 (W.W. Norton 1977).)
>
> Singkatnya, jika teori evolusi adalah teori ilmiah,
> maka teori evolusi dapat leluasa dipertanyakan dan
> dikritik ilmiah, sebagaimana teori-teori ilmiah
> lainnya. Namun kenyataannya tidak demikian. Teori
> evolusi adalah sebentuk ideologi materialis dan ateis,
> yang perlu dipertahankan dengan cara ideologis pula
> seperti penindasan kebebasan ilmiah, pemecatan,
> pembungkaman, pencemoohan, pelarangan penjelasan
> tandingan teori evolusi dan segala tindakan non
> intelektual dan non ilmiah lainnya.
>
> Tidak pernah terbukti
>
> Tidak sekedar itu, teori evolusi Darwin, salah satu
> versi teori evolusi yang dominan saat ini, memang
> tidak pernah dibuktikan secara langsung. Dalam
> perkataan pakar biologi AS, Jonathan Wells, hingga
> sekarang tidak pernah ada terbitan ilmiah yang
> membenarkan dengan bukti langsung akan adanya proses
> pembentukan spesies ala Darwin.
>
> Dengan kata lain, teori evolusi Darwin didasarkan pada
> ketiadaan bukti langsung. Darwin membeberkan bahasan
> panjang dalam bukunya The Origin of Species by Means
> of Natural Selection". Tapi, Darwin tidak memiliki
> bukti langsung apa pun yang mendasari hipotesis yang
> tercermin pada judul bukunya itu. Tidak pula
> pengikutnya di masa kini dapat menunjukkan bukti
> langsung itu.
>
> Memperjuangkan kebebasan
>
> "Kami, warga Negara Amerika yang bertanda tangan di
> bawah ini, mendorong diterapkannya kebijakan oleh
> lembaga-lembaga akademis milik negara kami yang
> menjamin kebebasan akademis guru dan murid untuk
> membahas kekuatan dan kelemahan evolusi Darwin. Guru
> sepatutnya dilindungi dari tindakan dipecat, diganggu,
> diancam, atau didiskriminasi akibat mengajarkan secara
> berimbang kekuatan dan kelemahan ilmiah teori Darwin.
> Siswa sepatutnya dilindungi dari tindakan diganggu,
> diancam, atau didiskriminasi akibat mengemukakan
> pandangan mereka mengenai kekuatan dan kelemahan
> ilmiah teori Darwin dengan cara yang semestinya."
>
> Demikian bunyi petisi kebebasan akademis,
> www.academicfreedompetition.com, yang sekarang sedang
> diperjuangan di AS. Petisi ini diperjuangkan seiring
> dengan penyadaran warga negeri Paman Sam akan masalah
> serius tersebut lewat film Expelled,
> www.expelledthemovie.com.
>
> Hingga saat ini ada 5 negara bagian AS yang
> mempertimbangkan pemberlakuan undang-undang mengenai
> kebebasan akademis ini, yang dirancang untuk
> melindungi para staf pengajar di lembaga pendidikan
> untuk mengajar teori evolusi secara berimbang, baik
> sisi kekuatan maupun kelemahannya. Kelima negara
> bagian itu adalah: Missouri, Michigan, Louisiana,
> Florida dan Alabama. Diharapkan dengan undang-undang
> ini para staf pengajar tersebut akan terlindungi dari
> keganasan evolusionis yang menindas kebebasan ilmiah.
>
> Untuk negara bagian Florida, pihak terkait gagal
> meloloskan rancangan peraturan ini. Peraturan apa pun
> yang berurusan dengan pengajaran teori evolusi akan
> berhadapan dengan "peperangan dahsyat" akibat kuatnya
> kelompok-kelompok Darwinis AS dalam menekan penentu
> kebijakan masalah pengesahan undang-undang.
>
> Mengapa para Darwinis begitu takut dengan
> undang-undang yang menjamin kebebasan para pengajar
> untuk mengajarkan secara seimbang pendapat pro dan
> kontra evolusi? Jelas, teori evolusi memang tidak
> cocok untuk diajarkan dalam lingkungan kebebasan
> akademis. Karena kebebasan akademis akan mengganggu
> proses indoktrinasi searah ideologi evolusi, yang
> menolak pengungkapan kelemahan evolusi.
> [wwn/www.hidayatullah.com]
>
> Send instant messages to your online friends http://au.messenger.yahoo.com
> 
>


[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

ANDA INGIN BERUBAH ? 

Apakah Anda menderita fobia, insomnia, psikosomatis, mudah pusing, berdebar 
debar, sesak nafas, nyeri ulu hati, leher kaku, sakit mag, dsb. ? 

Apakah Anda memiliki kebiasaan buruk, mania, kecanduan makan, kecanduan rokok, 
gangguan/penyimpangan seksual, tidur berlebihan, obsesif kompulsif, malas, 
menunda pekerjaan, lari dari masalah dsb. ? 

Apakah tiba tiba suka muncul perasaan negatif seperti gelisah, gampang marah, 
panik, gugup, bingung, lupa, sedih, sunyi dsb. yang semakin lama semakin buruk 
dan sulit dikendalikan ? 

Apakah Anda merasa semakin terpuruk dan berlarut larut, terperangkap dalam 
"penjara emosi" seperti : malu, fobia, cemas, stress, takut, malas,  depresi, 
rendah diri, rasa bersalah, rasa gagal dsb. ? 

Apakah Anda mulai merasa frustasi, lelah, tidak berdaya, paling bernasib buruk, 
sial dan sangat menderita ?

HUBUNGI KLINIK S.E.R.V.O, SEKARANG ! 

Hotline : (021) 554 6009, 5574 5555

http://klinikservo.wordpress.com/kesaksian/

-------------

Ingin dikusi bersama rekan milis Taman Bintang lainnya ? 
Invite [EMAIL PROTECTED] melalui Yahoo Messenger (YM) Anda 
http://messenger.yahoo.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/TaManBinTaNG/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/TaManBinTaNG/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke