Banyak saat ini pemimpin atau pun kita sendiri sibuk membenahi reputasi, apa
sih reputasi itu
Reputasi ialah reputasi merujuk pada semua pendapat orang lain tentang
prestasi, mencakup pencitraan dan pengenalan konsepnya atau secara singkat
dapat di definisikan pandangan orang atau khalayak tentang karakter atau
kualitas kepribadian kita. saat ini tehnik pencitraan reputasi menjadi
seuatu komoditas yang dengan lahap di konsumsi oleh oleh kita, pebisnis,
pekerja, pemimpin atau siapa pun, untuk memperoleh dan melindungi
kepentingan tertentu.

Saat ini banyak kita lihat iklan calon presiden di televisi, ini adalah
salah satu contoh cara untuk meningkat kan citra sosial yang lebih baik,
untuk tujuan tertentu. agar citra sosial yang ditampilkan lewat serangkaian
aktivitas public relations dapat membentuk opini publik tentang "seseorang"
atau "sesuatu". Soal apakah reputasi ciptaan itu sesuai atau tidak dengan
realitas dan kebenaran, menjadi urusan nomor dua.

Mengapa harus memperbaiki reputasi melalui berbagai macam teknik publik
relation atau cara manipulasi lainya. Keharuman reputasi  diperlukan selama
apa yang ingin kita realisasikan membutuhkan keterlibatan orang lain.
Keharuman reputasi merupakan bagian dari sumber daya yang kita miliki untuk
bisa menciptakan kredibilitas dari orang lain kepada kita. sumber daya itu
bisa digunakan atau akan berguna sebagai bagian dari solusi hidup yang
dibutuhkan sekarang atau nanti.

Apa sih keuntungan kalau kita memiliki reputasi ? Reputasi yang bagus tidak
hanya akan meningkatkan nilai diri kita, namun juga nilai dari apa-apa yang
kita hasilkan. Sehingga untuk melengkapinya, maka perlulah kita berkemampuan
untuk secara konsisten menciptakan hasil tepat seperti yang diharapkan atas
diri kita.

Ada semacam paradoks yang berkembang dalam pengelolaan reputasi, bahwa
semakin dibutuhkan, reputasi cenderung semakin sulit untuk dikelola. Yang
jelas, kehilangan reputasi yang baik jauh lebih gampang dibanding usaha
untuk membangunnya. Sebagian orang menyatakannya dalam metafora, dibutuhkan
sepuluh tahun untuk membangun reputasi yang baik, tetapi cukup satu menit
saja untuk meruntuhkannya. Mempertahankan reputasi seseorang tidaklah mudah,
apalagi mempertahankan reputasi yang baik dari perusahaan.

Oleh karena itu kita perlu memelihara Reputasi kita Tentu yang dimaksud
reputasi di sini adalah reputasi yang baik, harum, dan positif. Kalau yang
buruk, jangan dipelihara, mendingan dihapus lalu diganti dengan yang baik.
Nah, untuk itu juga tidak mudah, bahkan lebih berat. Sangat mungkin,
dibutuhkan tenaga,waktu, pikiran, dan Biaya yang tidak sedikit. Harus diakui
mengelola reputasi bukanlah pekerjaan yang mudah.

Bila ingin mengelola reputasi, segera ingat- ingatlah reputasi yang melekat
pada diri Anda. Hitung untung dan ruginya, pilih dan pilah semuanya.
Pertahankan reputasi baik yang melekat pada diri kita dan segera perbaiki
atau tinggalkan reputasi buruk yang melekat padakita, memang agak susah tapi
kalau kita konsisten merubah reputasi buruk kita, bukan kah tidak mungkin
untuk menghilangkan atau mengubahnya. Reputasi bukanlah sekedar masalah
kepercayaan diri tetapi menyangkut jalinan yang didasarkan atas kepercayaan
(trust) dan integritas.

Setiap orang memiliki track record atau yang lebih dikenal dengan reputasi.
Reputasi merupakan pendapat umum atau pendapat orang lain tentang karakter
atau kualitas kita. Ada yang memiliki reputasi baik, namun ada juga yang
memiliki reputasi buruk. Semuanya kembali kepada diri kita sendiri. Kita
harus menyadari bahwa kita tidak bisa mengontrol pendapat orang lain tentang
kita tetapi kita bisa mengontrol apa yang kita lakukan, yaitu segala sesuatu
yang akan menjadi bahan kesimpulan pendapat orang lain tentang kita.

Reputasi yang kuat dibangun dari tindakan kita sehari-hari yang konsisten
dengan tata nilai yang ada tidak cukup satu gebrakan saja. Diperlukan
segmentasi dan penentuan skala prioritas. membangun reputasi dibutuhkan
komunikasi yang proaktif dan terencana dengan baik. Oleh karena itu, baiklah
kita hati-hati dengan hidup kita ini. Dalam melakukan segala sesuatu, jangan
hanya berpikir untuk kepentingan jangka pendek saja. Berpikirlah untuk
jangka panjang, selaraskan apa yang kita lakukan saat ini dengan reputasi
baik kita. Lalu bagaimana dengan reputasi anda?

"Diperlukan waktu puluhan tahun untuk membangun reputasi dan 5 menit untuk
menghancurkannya."

"Reputasi yang baik susah didapatkan, reputasi yang buruk susah dihilangkan"

"Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih
baik dari pada perak dan emas"
Depok 19 Juni 2008

-- 
Best Regard
Erwin Arianto,SE
エルイン アリアント (内部監査事務局)
-------------------------------------
SINCERITY, SPEED,  INOVATION & INDEPENDENCY


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke