Profil Mawlana Syaikh Muhammad Hisham Kabbani ar-Rabbani qs
A`udzu billahi min ash-shaytaan ir-rajiim
Bismillahi 'r-Rahmani 'r-Rahiim
Shaykh Muhammad Hisham Kabbani qs adalah seorang Ulama Ahlus sunnah wal jama'ah
dan seorang Syaikh Sufi dari Timur Tengah dengan wawasan dan pengalaman luas,
serta memiliki pengaruh dakwah yang signifikan baik di tempat asalnya Beirut,
maupun di Amerika, Eropa, Asia, Afrika dan Dunia Internasional. Beliau adalah
keturunan Nabi Muhammad SAW baik dari jalur Ayah ataupun Ibunya.
Sejak kecil, beliau menemai Shaykh 'Abdullah ad-Daghestani qs dan Shaykh
Muhammad Nazim al-Haqqani qs. Shaykh Abdullah adalah grandshaikhs dari
Naqshbandi Order Yang Termasyhur di saat itu. Beliau melakukan perjalanan
panjang melalui Timur Tengah, Eropa dan Timur Jauh, bersama-sama Shaykhnya.
Latar belakang pendidikan beliau, diawali dengan bidang Kimia di American
University of Beirut, selanjutnya melanjutkan studi dalam bidang Kedokteran
Specialis anak di University of Louvain, Belgia, semua diselesaikan dalam waktu
yang singkat. Sehingga beliau sempat menyelesaikan gelar pula dalam bidang
Syari'ah Islam dari Al-Azhar University, Damascus, Syria hingga ke tingkat
Masterate.
Dalam bidang Tasawwuf, Ilmu Tafsir Qur'an, dan Ma'rifah beliau dibimbing oleh
Grand Shaykh Abdullah Faiz Ad-Daghestani qs (alm) dan Shaykh Muhammad Nazim
Adil Haqqani qs selama kurang lebih empat puluh tahun, semenjak beliau berusia
sepuluh tahun, dan hingga kini, beliau mendapat bimbingan dari Guru beliau
Mawlana Syaikh Nazim qs.
Beliau menguasai beberapa bahasa secara aktif, antara lain bahasa Arab, Turky,
Perancis, Inggris, Belanda, dan bahasa Urdu. Beliau sempat cukup lama tinggal
di Arab Saudi sebagai Manajer dan Dokter Specialis pada beberapa rumah sakit di
Jeddah dan Madinah ; bersamaan dengan hal tersebut beliau banyak belajar dari
para Imam dan Mursyid Thariqah baik di Madinah maupun di Makkah. Atas perintah
Shaykh Muhammad Nazim Adil Haqqani qs beliau telah menyelesaikan beberapa
khalwat (mengasingkan diri dengan meditasi) bervariasi dengan waktu empat puluh
hari hingga enam bulan. Diantaranya dilakukan di Madinah dekat Masjid Nabi
Muhammad saw, di Damaskus, Yaman dan Jordania.
Pada tahun 1991, beliau diperintahkan oleh shayknya Mawlana Muhammad Nazim
Haqqani qs untuk pindah dan memulai dakwah di benua Amerika dan membangun
landasan bagi Naqshbandi Sufi Order disana. Pada saat itu beliau memulai
langkah awalnya di California dengan tujuan untuk menyebarluaskan ajaran Islam
sebagaimana dicontohkan Nabi Muhammad saw dan para sahabat, dengan ajaran
tasawuf sufi yang penuh kelembutan dan ketinggian ahlak.
Beliau telah mendirikan puluhan pusat Sufi centers di Canada dan di Amerika.
Shaykh Hisham Kabbani aktif memberikan ceramah, dan hadir di berbagai
konferensi diseluruh dunia, dalam usaha perjalanan dakwah beliau selama ini.
Beliau memberikan ceramah, diskusi ilmiah Islam atau dialog interfaith, di
berbagai universitas, termasuk University of Chicago, UCLA, Columbia
University, Berkeley, Mc Gill, Concordia, Dawson College, University of
Stanford, Harvard, University of Toronto, Howard University, University of
Montreal, SUNY, UC San Diego maupun di berbagai pusat-pusat spiritual dan
keagamaan di seluruh Amerika Utara, Eropa, Timur Jauh dan Timur Tengah.
Sejak saat itu pula beliau ditasbihkan sebagai Khalifah Shaykh Nazim Adil
Haqqani An-Naqshbandi qs di benua Amerika. Alhamdulillah, hingga saat ini
ratusan ribu, bahkan jutaan non muslim di Amerika dan sekitarnya telah masuk
islam, disyahadatkan oleh beliau, dibimbing melaksanakan Rukun Islam dan dalam
ilmu spiritual tasawuf (Iman & Ikhsan) menjadi para pejalan sufi Thariqah
Naqshbandi al-Haqqani.
Sampai tahun 2008 telah banyak pusat-pusat Suluk ( Pusat Sufi) / Zawiyyah
(Retreat Centers) didirikan di Amerika, misalnya di California (L.A, San
Fransisco, San Jose, Hollywood, Beverly Hills, Los Altos, Oakland), Toronto,
New York, Michigan, dan Washington, D.C. Pusat-pusat Sufi, Pusat Dakwah,
Masjid, dan Zawiyyah juga didirikan diberbagai negara dilima benua, terutama
di Eropa yang berkembang sangat cepat dengan pusatnya di London, UK.
Beliau berkeliling keseluruh dunia sepanjang tahun, untuk menyebarkan tasawuf,
toleransi, kelembutan Islam dan anti kekerasan dan extremisme. Tugas Shaykh
Hisham Kabbani's di Amerika adalah menyebarkan ajaran Sufi tentang persaudaraan
dan kemanusiaan serta Kesatuan kepercayaan akan Tuhan yang sebenarnya ada dalam
semua jenis agama dan jalan spiritual.
Usaha beliau ditujukan untuk membangkitkan spektrum dari berbagai jenis agama
dan jalan spiritual ke suatu harmoni dan kedamaian, bagi penyadaran akan
tanggungjawab manusia sebagai pemelihara planet yang rapuh dan pemelihara
sesama manusia.
Shaykh Hisham, sebagai seorang shaykh Sufi, beliau telah diberi kewenangan dan
ijin untuk membawa pengikutnya pada Cinta Ilahi dan ke tempat dimana mereka
telah ditentukan oleh Penciptanya. Latihan spiritual yang sulit selama lebih
dari 40 tahun di tangan grandshaykh dan shaykhnya, telah memberinya
kualitas-kualitas kebijaksanaan, cahaya, intektualitas dan perasaan yang
mahamulia atau luhur, yang penting bagi seorang Master sejati di Jalan ini.
Tugas Shaykh Hisham di Amerika merupakan kontribusi unik bagi Ikhtiar
Kemanusiaan untuk meraih kedekatan yang bertujuan tertinggi dengan Tuhan.
Ikhtiar untuk mempersatukan hati dalam pergerakan kearah Zat Ilahiah akan
menjadi warisan terhebatnya bagi dunia Barat.
Beberapa posisi yang beliau duduki saat ini di Amerika antara lain :
1. President Islamic Supreme Council of America
2. President, The Muslim Magazine
3. Chairman, As Sunnah Foundation of America
4. Unity One, sebuah organisasi ditujukan untuk perdamaian antar
Gank di Amerika, Advisor
5. Human Rights Council, USA, Advisor
6. American Islamic Association of Mental Health Providers,
Advisor
7. Office of Religious Persecution, U.S Department of State, Advisor
8. Co-Chair, Council of Muslim Leadership
9 . U.S. Leader, Naqshbandi Haqqani Sufi Order
10. Chairman, Kamilat Muslim Womens Organization