*Strategi Menghadapi Krisis Ekonomi* ** "Goncangan ini tidak akan cepat pulih. Masing-masing negara perlu melakukan tindakan lanjutan untuk memenuhi kebutuhan likuditas, mengetatkan kebijakan, dan menyelamatkan warga," ujar Menteri Keuangan Amerika Serikat Hendry Paulson(CNBC.com), Kamis (9/10/2008).
"Outlook ekonomi yang banyak dikomentari atas kehancuran ekonomi semakin membuat pelaku pasar ketakutan," ujar Chief Fund Manager at Lchiyoshi Investment Management Mitsushige Akino, di Jepang seperti dikutip dari Associated Press (AP), Rabu (8/10/2008). "Industri Asuransi Asia Bisa Goyang Efek Negatif dari Karut Marut Pasar". Laporan S&P "Saat ini, ekonomi dunia memasuki fase baru yang paling berbahaya sejak 1930," IMF seperti dikutip dari Associated Press (AP). Perekonomian Dunia sedang mengalami guncangan hebat, efek krisis keuangan amerika serikat telah menjadi krisis global yang melanda seluruh dunia. seluruh pasar saham di dunia mengalami kehancuran hebat, harga property amerika yang hancur, munculnya banyak PHK, bank-bank mengalami kekeringan likuiditas, nilai tukar rupiah telah menyentuh level diatas Rp10.000,- angka psikologis untuk berdasarkan argumentasi beberapa pengamat. Hal ini dikhawatirkan akan berlanjut dengan krisis ekonomi jilid II sejak tahun 1997-1998 di Indonesia. Kondisi ekonomi yang tidak menentu menyebabkan berbagai dampak yang merugikan. Investasi menjadi sangat riskan, bahkan untuk investasi riil sekalipun. Krisis ini juga akan berdampak pada daya beli masyarakat yang bermuara pada penurunan pendapatan usaha, baik perusahaan besar maupun kecil. apa yang harus dilakukan dalam situasi yang sulit seperti ini? bagaimana strategi investasi terbaik yang dapat meminimalkan resiko hampir nol persen. bagaimana pula usaha yang dapat dilakukan dalam menghadapi carut marut perekonomian dunia? Slide presentasi ini adalah buah pemikiran kami tentang krisis yang sedang melanda dunia saat ini, apa dan bagaimana menghadapinya. semoga dapat membantu warm regard, GCD [Non-text portions of this message have been removed]
