TUHAN PEMBOHONG ATAU ORANG GILA?

Di dalam bukunya yang terkenal Mere
Christianity (Tak Sekedar Kekristenan), Lewis membuat pernyataan,
"Seorang manusia, biasa saja  mengucapkan sebagian kecil dari apa
yang dikatakan oleh Isa Almasih, tidak akan menjadi seorang guru moral yang
besar. Bisa jadi dia adalah seorang gila - setaraf dengan seorang yang
mengatakan dia adalah sebuah telor rebus - atau dia adalah setan dari
neraka". 

Anda harus mengambil keputusan sendiri apakah Dia dulu dan
sekarang adalah Anak Allah, atau seorang gila atau yang lebih buruk
dari itu. Anda dapat menganggap Dia adalah orang bodoh atau anda dapat
jatuh di bawah kaki-Nya dan memanggil Dia Tuhan dan Allah. Oleh karena
itu marilah kita tidak merendahkan Dia dengan memandang-Nya sekedar
sebagai seorang guru yang agung."

Siapakah Isa dari Nasaret bagi
anda? Hidup anda di dunia ini dan sepanjang kekekalan tergantung dari
jawaban anda terhadap pertanyaan tersebut.

Semua agama didirikan
oleh manusia berdasarkan
filosofi, peraturan-peraturan dan norma-norma tingkah laku. Kalau kita
menghilangkan para pendiri agama tersebut dari disiplin dan praktek
ibadahnya, hanya akan terjadi sedikit perubahan. 


Tapi kalau Isa, cukup satu nama saja didalam Alkitab
dihilangkan dari kekristenan dan tidak tercantum lagi namaNya, maka tidak ada 
sesuatupun yang tersisa
dalam kekristenan. Dijamin tidak ada lagi umat Kristiani mau membaca Alkitab 
itu lagi, kenapa ? Kekristenan yang alkitabiah tidak hanya sekadar
falsafah hidup ataupun standar-standar etis atau ketaatan pada
ritualitas agama. Kekristenan sejati didasarkan pada hubungan yang
vital dan pribadi dengan seorang Juruselamat dan Tuhan yang sudah
bangkit dan hidup selama-lamanya. Isa Almasih bukan hanya mengajarkan supaya 
anda bermoral tinggi serta berkwalitas, tapi Dia sendiri Kebenaran dan Juru 
Selamat Dunia !!! 


 

Sumber : Internet



      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke