Sayidina Mahdi as
Shuhbah oleh Maulana Syekh Muhammad Hisham Kabbani q.s.
22 Februari 2006, Oakland, Amerika Serikat
A'uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim, Bismillaahir rahmaanir rahiim
Allaahumma shalli 'alaa Sayyidinaa Muhammadiw wa 'alaa aalihi wa Shahbihi
ajma'iin.
Sayyidina al-Mahdi telah disebutkan dalam sebanyak 40–50 hadits Nabi dan
kesemuanya keasliannya terbukti bagi Sunni dan Syiah. Saya berbicara untuk sisi
Sunni. Dan tidak ada yang dapat berdalih dari hadits-hadits tersebut karena
keasliannya dan pada tahun 1980, ketika Mahdi yang salah muncul di Makkah dan
mengambil alih al-Haram, orang-orang Hijazi mulai menanyakan tentang al-Mahdi
dan bertanya kepada pemerintahan Saudi, “Anda tidak pernah memberitahukan kami
tentang Mahdi.”
Bila kalian melihat Shahih Muslim, kalian akan menemukan banyak hadits tentang
Mahdi juga dalam buku hadits Ibnu Majah dan Ibnu Dawud tapi tidak dalam hadits
Shahih Bukhari. Jadi Muhammad Ali Sabouni menarik semua hadits tentang Mahdi,
saya punya bukunya di Michigan. Saya mencantumkan banyak hadits dalam Approach
of Armageddon dibagian akhirnya. Nabi berkata, “yakhruju waladin min awlaadi,
yamla 'l-ardu qistan wa `adlan kama muliya dhulman wa jura”. Dalam hadits ini
Nabi memberikan tanda-tanda tentang kemunculan Sayyidina Al Mahdi sebelum
al-Masih Dajjal. Dan beliau memberikan pertanda bahwa sebagian besar
tanda-tanda yang Nabi sebutkan telah bermunculan dan kalian dapat melihatnya
pula di buku-buku hadits.
Ada pertanda terbesar sekarang, satu tanda yang akan secepatnya saya
beritahukan, “sawfa tudiiu naar min ardi Najd yashra'ibu laha `anaaqu 'l-ibli
bi-Basra.” And he pointed to the east and said, “hahuna tazhar al-zalaazilu wal
fitan”, akan terjadi gempa bumi keempat dan kekacauan. Di timur Madina adalah
Negara Iraq dan Najd, Basra. Dan ketika mereka meminta Nabi merahmati Najd,
Nabi berkata, “O Allah rahmatilah Syam kami dan Yaman kami.” Mereka menambahkan
Najd kami dan beliau berkata, “dari sana akan muncul dua buah tanduk setan dan
akan terjadi gempa bumi dan kekacauan.”
Dan salah satu dari pertanda Hari Akhir adalah melihat telapak kaki telanjang
bangsa Badui berkuasa dalam pembangunan banguna pencakar langit. Dan dimanakah
sekarang bangunan pencakar langit tertinggi? Di Riyadh. Bangunan itu lebih
besar dari World Trade Center, lebih besar dari 2 menara di Malaysia. Dan
beliau bersabda yatataawaluuna fil bunyaan. Dan itulah mengapa kalian melihat
–diantara 2 pangeran ini saling mengklaim bahwa gedung saya lebih tinggi.
Semuanya terjadi dan Sayyidina Mahdi akan muncul. Ketika beliau muncul, pertama
beliau akan bergerak dari Makkah ke Madinah. Ba'ait pertama dilakukan di Makkah
dan dari Madinah beliau akan bertakbir dan setiap manusia akan mendengarnya.
Dengan mengucap bismillahi dia bergerak menuju Syam, sebagaimana yang Nabi
katakana, kayfa antum idha nazala ibn Maryam wa imaamukum minkum. "Akan menjadi
apa kalian ketika 'Isa (as) keturunan ibn Maryam dan imam kalian ada
ditengah-tengah kalian?"
Imam yang dimaksud adalah Sayyidina Mahdi, bukan imam yang mengenakan celana
jeans dan ada disetiap masjid. Beliau dari garis 12 imam dan beliau akan muncul
minaratun bayda di masjid al-Umawi. Beliau akan bertakbir disana dan dengan
takbir itu akan menghentikan perang besar yang melanda seluruh dunia. Hal ini
berdasarkan hadits sawfa taqtilu fi'ataan adheemataaan . Dua kubu besar akan
berperang dalam sebuah perang yang amat besar.
Jika kalian membaca buku karangan Samuel Huntington bahwa pertentangan dalam
peradaban merupakan sebuah ide pertentangan dan kita tidak tahu bagaimana
mengakhirinya. Beliau akan muncul ditengah-tengah api dan mendorong rahasia itu
keluar dan menghentikan semua dengan ucapan: Allahu Akbar, Allahu Akbar Allahu
Akbar. Kemudian takbir kedua dengan Allahu Akbar, Allahu Akbar Allahu Akbar,
Maka setiap orang beriman akan menemukan diri mereka di Damaskus bersama Mahdi.
Lalu takbir ketiga Allahu Akbar, Allahu Akbar Allahu Akbar , beliau akan
mengumumkan bahwa kita harus pergi untuk melaksanakan amanaat Nabi (saw) di
Istanbul dan mengambilnya (amanat berupa barang). Kemudian beliau akan
mengumumkan bahwa Dajjal telah muncul dalam suatu daerah di gunung yang besar
dekat Syam dan dikenal dengan Douma dan itulah hadd bahwa Dajjal tidak dapat
melintasinya karena Sayyidina Jibril akan melebarkan sayapnya sehingga Dajjal
tidak dapat melintasi perbatasan itu.
Ibu Maimoona Ahmed: Sewaktu saya di India, saya bermimpi bahwa anda akan
memberikan pengumuman yang sangat penting dan seperti melihat ke layar televisi
dimana ada pembawa acara yang memberitakan hal-hal yang terjadi.
Mawlana Syaikh Hisham: itulah jika Mawlana Shaykh mengabarkan sesuatu dan pada
saat yang sama pengumuman akan datang dan akan diinformasikan kepada kalian.
Tapi saya ingin menegaskan bahwa kita tidak perlu membawa senjata, jangan
membawa pisau, Sayyidina Mahdi datang tanpa membawa apapun, beliau tidak
membawa senjata, hanya bersenjatakan Allahu Akbar, dan memotong semua. Jadi,
pastikan bahwa kalian tidak perlu membawa pisau. Tidak pernah saya membawa
sebuah pisau, memang ada Sunnah untuk membawa sebuah pisau, tapi pastikan juga
bahwa ego kalian tidak terbawa. Mawlana Shaykh Nazim membawa sebuah pisau tapi
kini dia tidak membawanya lagi. Tapi pisau beliau bukan pisau besar tapi pisau
yang kecil.
Wa min Allah at Tawfiq