Riuh melodi rindu kian menggebu Melepas jejak jalan yang berabu Saat hati tak bisa bersatu Saat mata tak bisa bertemu
Sebuah kerinduan membuncah dalam kalbu Aku sangat merindumu Seperti malam merindu pagi Seperti punguk merindu bulan Sejuta nuansa hati bersatu Dalam sejuta tanya dan permainan rasa Aku merindumu kekasih dan aku terus berteriak dalam hening Tak adakah suara datang kepadamu menceritakan rasa rindu yang tertuang Dalam sebuah bait kata yang meradang Kepada sebuah cinta yang terhalang Aku merindumu kasih Saat aku menelusuri ruang rinduku padamu sebuah kerinduan yang terpancar pada indahnya bayangmu dan tak akan lekang dalam satu hitungan waktu -- Best Regard Erwin Arianto,SE エルイン アリアント (内部監査事務局) ------------------------------------- SINCERITY, SPEED, INOVATION & INDEPENDENCY [Non-text portions of this message have been removed]
