Di Matanya Semua  Orang Baik

By: agussyafii

Pada satu kesempatan saya diajak teman mendengar pengajian disalahsatu mushola 
diperkantoran. Sang penceramah menceritakan tentang kemuliaan hati orang-orang 
yang sholeh dan dirinya hampir setiap hari berjumpa dengan orang-orang seperti 
itu. Ceramahnya cukup penyejukkan dikala siang panas menyengat . Di sesi 
berikutnya pengajian dilanjutkan sesi tanya jawab.

Ada anak muda yang penuh semangat berkata bahwa kondisi negara sekarang ini 
sedang gawat, harga melambung tinggi, banyaknya pengangguran.  Hal itu 
disebabkan oleh pemimpin yang korup. Yuk, kita golput. Katanya.

Sang penceramah itu mengatakan, memang ada pemimpin yang korup tapi masih 
banyak pemimpin yang amanah, buktinya anda yang sampai sekarang masih bisa 
bekerja dengan baik, kita masih bisa mengadakan pengajian hari ini, itu semua 
hasil dari pemimpin yang amanah.

Teman yang duduk sebelah  menyikut tangan saya sambil mengatakan, “hebat juga 
ustadz ini, dimatanya semua orang baik dimuka bumi ya..” 

“Sebaiknya kita memang harus begitu kan?” jawab saya.

--
Kebencian, berburuk sangka dan berpikir negatif hanya akan meracuni hati kita. 
Sebab itulah, ketika Orang-orang Yahudi mengumpat  Rasulullah Shallallahu 
`Alaihi wa Sallam yang sedang duduk santai bersama Aisyah Radhiyallahu `Anha, 
dan Aisyah terpancing dengan balas menyumpahi mereka; Rasulullah segera 
mengingatkan   Aisyah, "Kamu tidak perlu begitu, karena sesungguhnya Allah 
menyukai kesantunan dan kelemah-lembutan dalam segala hal." (Riwayat Al- 
Bukhari dan Muslim, dari Aisyah Ra.).

Wassalam,
Agussyafii

-
Tulisan ini dibuat dalam rangka program kegiatan "Amalia Cinta Rasul" (ACR), 
Hari Kamis, tanggal 26 Maret 2009 di Rumah Amalia, Jl. Subagyo Blok ii 1, no.23 
Komplek Peruri, RT 001 RW 09, Sud-Tim, Ciledug. TNG. silahkan kirimkan dukungan 
dan komentar anda di 087 8777 12 431, [email protected] atau 
http://agussyafii.blogspot.com




      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke