dari milist tetangga:

Alkisah di sebuah pesantren, 2 orang santri yg telah selesai mengikuti
pendidikan nya menghadap kiyainya untuk mendapatkan nasihat terakhir sambil
pamitan hendak pulang

Salah satu nasihat sang kiyai berkaitan dengan masalah kekayaan, ialah ;
“kalau kalian ingin kaya, maka kalau pergi bekerja jangan kena matahari dan
kalau makan banyakanlah lauknya”. Kedua santri tersebut agak bingung juga
dengan pesan kiyai tersebut, tapi mereka telah sama2 tahu bahwa sang kiyai
suka memberikan pengajaran dengan memberikan pesan nya secara tersirat, dan
santri sendirilah yang berusaha mengartikan nbya. Kemudian kedua santri itu
pun mohon pamit.Setelah sampai di rumahnya masing2 mereka coba mereka-reka
apa maksud dari kiyainya tersebut.

Aneh juga pesan dari sang kiyai tersebut , cerita lengkapnya silakan simak ;
http://hdmessa.wordpress.com/2009/04/20/hard-work-smart-work-kisah-dari-pesantren/

------------

Alkisah di sebuah pesantren, 2 orang santri yg telah selesai mengikuti
pendidikan nya menghadap kiyainya untuk mendapatkan nasihat terakhir sambil
pamitan hendak pulang

Salah satu nasihat sang kiyai berkaitan dengan masalah kekayaan, ialah ;
“kalau kalian ingin kaya, maka kalau pergi bekerja jangan kena matahari dan
kalau makan banyakanlah lauknya”. Kedua santri tersebut agak bingung juga
dengan pesan kiyai tersebut, tapi mereka telah sama2 tahu bahwa sang kiyai
suka memberikan pengajaran dengan memberikan pesan nya secara tersirat, dan
santri sendirilah yang berusaha mengartikan nbya. Kemudian kedua santri itu
pun mohon pamit.Setelah sampai di rumahnya masing2 mereka coba mereka-reka
apa maksud dari kiyainya tersebut.

Setelah sekian lama waktu berlalu, pada pertemuan reuni pesantren datanglah
pula kedua bekas santri tersebut, namun jauh berbeda kondisinya, yg satu
jadi kaya raya, sedangkan yg satu lagi jatuh miskin.
Kemudian keduanya dipanggil oleh sang kiyai dan ditanyai, kenapa yg satu
bisa kaya, sedangkan yg lain nya jadi miskin ,padahal nasihat nya sama ?

Santri pertama yg miskin berkata, dulu kiyai bilang kalau ingin kaya, maka
kalau jalan pergi bekerja saya selalu pakai payung agar tak kepanasan kena
matahari. Sedangkan kalau makan, seusai pesan pak kiyai saya makan dengan
banyak lauk pauk yang mahal, sehingga boros pula pengeluaran saya. Sehingga
karenanya usaha saya pun tak maju sedangkan pengeluaran banyak, sampai
akhirnya bangkrut.

Hmmm, sang kiyai pun , hanya bisa terangguk angguk sambil tersenyum,
mendengar penuturan santrinya tersebut.

Ia pun bertanya pada santri yg kedua, sekarang kamu santri yg kedua, kenapa
kamu bisa kaya, dengan nasihat ku yg sama ?

Begini pak kiyai, karena pak kyai, bilang kalau pergi kerja tak kena
matahari, maka aku pergi kerja berdagang selepas subuh, sebelum matahari
terbit, dan pulang nya malam hari selepas magrib. Dan bila makan, maka aku
selalu makan dengan ikan teri, karena nasihat pak kiyai kalau makan,
banyakkan lauk nya.

Sang kiyai pun tersenyum, engkau santri ku yg kedua, telah mengartikan pesan
ku dengan cerdas, sehingga engkau kaya karena nya. Bersungguh2 dan rajin
dalam mencari rizki dan hidup hemat.

Sedangkan engkau santri yang pertama, kamu salah mengartikan nasihat ku,
sehingga engkau malah jadi malas, lamban dalam bekerja dan jadi pemboros.

Cerita singkat diatas adalah sekedar karikatur yang menggambarkan bahwa
sesungguhnya nasib seorang anak manusia, semisal dalam hal kekayaan
material, bergantung pada kegigihan, kerja kerjas dan kemampuan berpikirnya,
siapa yg cerdik, pandai dan bersungguh2 dalam berusaha, maka ia akan banyak
pula rezekinya.

Demikianlah hukum alam berlaku.. ,rajin dan hemat pangkal kaya, hard work,
smart work….


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Usaha Berubah, Selalu Kalah ?

Apakah Anda merasa diri Anda sia sia dan tidak berdaya karena semakin Anda 
ingin berubah, Anda semakin kalah, semakin Anda ingin berprestasi justru 
semakin frustrasi ? 

Apakah Anda merasa hidup Anda buruk dan terpuruk karena semakin Anda berusaha, 
Anda semakin menderita, semakin Anda menahan diri justru semakin tidak 
terkendali ? 

No Problem ! Di SERVO Aja !

S.E.R.V.O™ membebaskan Anda dari "jerat” atau “penjara" emosional, menemukan 
potensi dan jati diri Anda serta mengaktifkan "mesin" sukses otomatis Anda 
seperti milik para BINTANG. 

Dengan Terapi S.E.R.V.O™ :
 
- Lebih sehat tanpa obat. Anda tidak lagi perlu mengalami gangguan psikosomatis 
seperti pusing, berdebar debar, leher kaku, sakit perut, insomnia 

- Lebih bahagia tanpa fobia. Anda tidak perlu merasa cemas, takut, gugup, 
panik, bingung, lupa, marah, gangguan seksual 

- Lebih bergairah tanpa masalah. Anda tidak perlu terjebak pada kebiasaan buruk 
seperti kecanduan rokok, obat, makan, tidur, belanja, korupsi 

- Lebih mudah tanpa menyerah. Anda tidak perlu lari dari masalah, merasa malu, 
bersalah, gagal, bernasib sial, depresi, putus asa, malas dan menunda pekerjaan 

- Lebih percaya diri tanpa iri. Semakin awal Anda menemukan potensi dan jati 
diri, semakin cepat Anda menjadi diri sendiri dan menjadi yang terbaik 
dibidangnya 

- Lebih berprestasi tanpa korupsi. Memanfaatkan seluruh waktu produktif Anda 
untuk membuat “cetak biru” kesuksesan pribadi, keluarga dan kehidupan sosial 
Anda.  

Kesaksian !

Nana, Pengusaha. ...Tadinya saya kurang yakin dengan pengobatan ini, tetapi 
setelah saya coba benar benar luar biasa. Saya sudah seperti orang biasa yang 
tegar menghadapi tantangan hidup ini. ... 

Hubungi : http://klinikservo.com/
 
(021) 5574 5555, 554 6009

---

TERAPI GRATIS !

FOBIA terhadap BENDA NYATA seperti Karet, Pepaya, Bulu Ayam, Karpet, Susu, 
Sayur, Nasi dsb. Hanya untuk Peserta Pertama, dari masing masing Fobia !Yahoo! 
Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/TaManBinTaNG/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/TaManBinTaNG/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke