Sepakat dengan yg mas Bambang sampaikan.. hanya ingin menambahkan sedikit..
Ada hadits yg isinya menganjurkan supaya umat Islam menikah dan memiliki banyak anak, karena dengan anak2 yg beriman Rasulullah SAW akan bangga dengan jumlah umatnya yg banyak.. Salah satu nikmat memiliki anak yg sholeh yaitu doanya akan terus menambah kebaikan untuk kita, bahkan pada saat kita telah di alam kubur.. Memang benar harta dan anak adalah ujian, tapi Islam tidak mengajarkan umatnya menjadi orang miskin, bukankah membayar zakat dan pergi haji perlu uang??? uang yg baik adalah yg berada di tangan orang yg baik, begitu juga dengan anak... Semakin baik kita mendidik anak2 kita, maka kebaikan yg kita dapatkan pun semakin banyak. Jika kita menyia-nyiakannya, maka kerugianlah yg menunggu kita dunia akhirat.. Wassalaam Rama --- In [email protected], bambang purwanto <mazpoor2...@...> wrote: Maaf, saya jadi bingung dengan pernyataan yang disampaikan dibawah ini. Apakah memang benar bahwa setan yang membisikkan kepada orang tua bahwa "banyak anak banyak rejeki"? Saya ragu dengan statement tersebut. Apakah maksud sebenarnya si setan itu mendorong orang tua agar anaknya sedikit saja (yang sebetulnya memang diinginkan setan) karena kalau anak sedikit, yang sholat jadi sedikit, yang beriman jadi sedikit, yang mendoakan orangtua jadi sedikit? Tolong bagi yang mempunyai ilmu agama Islam agar memberikan pencerahan.
