Masih diolah dari suatu sumber... Pengusaha yang Sukses Prihatin dengan kekerasan di bekas sekolahnya, Wahyu menghimpun teman-teman seangkatannya di SMA. "Kita ketemu adik kelas sekalian reuni," katanya di telepon. Setelah menasehati para adik kelas, Wahyu dan kawan-kawan pergi ke restoran. Di tengah acara reuni, mereka setuju menghimpun danan untuk amal. Hingga terkumpul Rp 4.990.000, satu-satunya hadirin yg belum menyumbang adalah Wahyu, yang notabene adalah seorang pengusaha yang terbilang sangat sukses. Wahyu pun menulis Rp 5.000.000 pada selembar cek dan meletakannya di tengah meja. Wahyu kemudian merapikan lembaran-lembaran uang yang terhampar di meja lalu memasukan uang itu ke kantongnya. Belajar Hari Ini Seorang anak yg baru saja masuk sekolah dasar, ketika pulang sekolah ditanya oleh ibunya : "Belajar apa kau hari ini nak ?" "Belajar menulis bu..", jawab sang anak. "Apa yg kau tulis nak ?" tanya ibu. "Tidak tau bu, karena saya belum belajar membaca." ??!!!!! Gelisah Saat Hujan Turun Andre sang pengantin pria sejak tadi tampak gelisah walau ia tetap duduk di pelaminan bersanding dengan Irin sang mempelai wanita. Irin mempelai wanita akhirnya bertanya kepada Andre sang mempelai pria. Irin : "Kenapa sih kau gelisah terus, Mas ? Nggak sabar menunggu tamu pulang, ya ?" Andre : "Bukan soal itu ! Lihat, hujan turun dengan deras tuh ! " Irin : "Kan justru asik malam pertama kita di sambut dengan hujan deras. Pasti akan lebih romantis, bukan ?" Andre : "Iya. Tapi lama kelamaan bisa banjir masuk ke dalam rumah, sehingga malam pertama kita bisa gagal total." Ketahuan Istri Sedang Mabuk Seorang suami yang baru saja bertemu kawan-kawan lamanya rupanya terlalu banyak minum. Agar tidak mengganggu Istrinya, Ia mengendap-endap hendak masuk ke kamarnya yang terletak di lantai dua. Dalam perjalanan di tangga Ia terjatuh dan menimpa vas bunga di bawah tangga. Namanya orang mabuk pastinya Ia kurang merasa sakit. Ia baru sadar akan pantatnya yang berdarah ketika akan berganti baju di depan kaca. Kemudian di ambilnya perban dan di balutnya baru kemudian tidur. Pagi harinya, Si Istri menegornya : "Sayang, kamu pasti mabuk deh pulang semalam." Suami : "Ah enggak kok, suwer." Istri : "Kamu luka khan ?" Suami : "Enggak juga kok, lagian darimana Kamu tahu ?" Istri : "Sudah sini biar aku plester, lagian obat merah dan perban yang itu salah Kamu tempelkan, semuanya menempel di kaca." Menggerutu Harga Kebutuhan Naik Suatu siang,sehabis membayar rekening telepon, ibu pulang sambil marah-marah. "Payah!semuanya serba naik sekarang tidak hanya rekening telepon yang naik ,rekening air,rekening listrik. belum lagi barang-barang keperluan sehari-hari. Kalau dipikir-pikir, apa yang bakal turun ya?!! Toni yang baru pulang sekolah dan mendengar gerutuan ibunya segera menyahut. "Gampang bu, kalau ibu ingin tahu apa yang bakal turun...." "Apa? tanya ibunya dengan cepat. "Ini bu, Nilai rapor saya yang turun" Robby Nuzly, S.Si., Apt.Direktorat Pengawasan ProduksiProduk Terapetik dan PKRTBadan Pengawas Obat dan Makanan RIJl. Percetakan Negara No. 23 JakartaE-mail:[email protected] [Non-text portions of this message have been removed]
