Selamat pagi, pengetesan thd majikan , saya rasa tidak mungkin, sekarang mari kita coba cari penyebabnya, kenapa mereka perlakukan para tki seperti itu, kalo menurut saya, penyebabnya adalah sbb, para calon tki kita ini biasanya diambil dari pelosok/daerah/pedesaan, dimana mereka ini masih belum mengerti ttg banyak hal karena belum pernah melihatnya, misalnya dalam kehidupan sehari hari mereka ini memasak nasi, dll. adalah menggunakan kayu api, nasi yg tlh masak dibiarkan saja didalam periuk, saat butuh air, mereka harus berlalan jauh ke sumur/kali/mata air, menyuci pakaian di kali dengan sabun, ,ingin menyeterika mereka menggunakan bara api,(bukan arang)saat malam tiba mereka tidur beralaskan tikar, dst. dst.
Nah, dengan pengetahuan yg sangat minim, mereka lalu dipekerjakan di tempat yg modern, dimana semua sdh serba otomatis, semuanya ingin cepet2,,.. saat majikan memberi tahu caranya,..komunikasipun kurang bagus, siapa juga yang nggak kessel, nah saya rasa itulah penyebanya, lalu bagaimana jalan keluarnya?? tidak ada cara lain adalah dengan jalan memerikan "pelatihan yg baik" bukan yg asal2an dan mencari target perkepala, memberikan pelatihan itu tdk gampang, saya sebutkan tdk gampang karena saya adalah seorang instruktur/pelatih/trainer,.. saya rasa begitu bu. terima kasih Robert Sembiring On Wed, 10 Jun 2009 16:54:37 +0800 Zuhairan Y Yunan <[email protected]> wrote: > Dimana ya perlindungan negara terhadap warganya..???, >kasus ini yang bisa > diketahui, lantas bagaimana yang tidak diketahui. > > Mungkinkah pemerintah dalam hal ini KBRI membuat sebuah >tes PSIKOLOGI > (mental) terhadap majikan yang akan mempekerjakan TKI di >tempatnya, dan > majikan ini harus terus diberikan pengawasan minimal 1 >tahun sekali harus > lapor diri. Saya rasa banyak majikan di malaysia ini >yang SAKIT > JIWA.... wallahu'alam > > Salam Sukses, > *Zuhairan* > ** > *=============================* > > Sumber: > http://www.detiknews.com/read/2009/06/10/151358/1145529/10/proteksi-hukum-lemah-kekerasan-terhadap-prt-terus-berulang > > 3 Tahun Disiksa di Malaysia > Proteksi Hukum Lemah, Kekerasan Terhadap PRT Terus >Berulang > *Nala Edwin* - detikNews > > *Jakarta* - Lemahnya proteksi hukum terhadap pembantu >rumah tangga (PRT) > Indonesia di Malaysia membuat kasus kekerasan pembantu >terus terjadi. Belum > lama ini, Siti Hajar, PRT Indonesia disiksa majikannya >selama tiga tahun di > negara itu. > > "Kalau cuma merespon kasus itu sifatnya sementara. Yang >paling penting > justru perlindungan hukum terhadap PRT Indonesia," kata >Direktur Eksekutif > Migrant Care Anis Hidayah kepada detikcom, Rabu >(10/6/2009). > > Anis menjelaskan kesalahan persepsi mengenai >perlindungan PRT ini > menyebabkan penganiayaan PRT seperti tidak berujung. >"Tindakan yang sifatnya > respon disebut perlindungan hukum, padahal itu berbeda," >katanya. > > Akibat lemahnya perlindungan hukum ini, para PRT >Indonesia hanya bisa pasrah > dan berharap majikan yang menerimanya baik. "Padahal >seharusnya tidak > seperti itu," katanya. > > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Untuk melengkapi hidup Anda, kini telah hadirProtector Postpaid untuk Pelanggan Speedy hanya dengan Rp 8000/bulan, layanan keamanan online yang dapat digunakan langsung saat menjelajahi internet, melindungi Anda dari Virus kapan saja dan di mana saja. Info lebih lanjut hubung 147 atau http://protector.telkomspeedy.com ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Sekarang Gratis Nelpon SLJJ Flexi diperluas ke Yogja ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Layanan Plasa Groups telah aktif kembali. Daftarkan milis anda sekarang juga di http://groups.plasa.com. ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Pengumuman Pemenang Lomba Speedy Blogging Competition 2008 bisa dilihat di http://lomba.blog.telkomspeedy.com/ ------------------------------------------------------------------------------------------------------------
