Saya denga sangat menyetujui pendapat anda, dan karenanya tentu perlu kita 
menyikapi hal tersebut jika kita hendak melihat berbagai komponen masyarakat 
Indonesia merasa terlindungi dan atau mendapatkan perhatian.
Keraguan seorang pemimpin dalam setiap pengambilan keputusan tertentu sangat 
kita tidak harapkan, seperti rencana kenaikan harga BBM kemarin, keputusan 
diambil setelah dua kali berdampak pada kenaikan kebutuhan pokok, dan adakah 
tidakan pemerintah saat harga BBM diturunkan terhadap barang kebutuhan pokok 
masyarakat?, bukankah ini merupakan kemunduran.
Di milis lain, ada berpendapat "Presiden mie instan tidak cocok dengan 
kesehatan bangsa, apa mau sakit berlanjut, "jangan LANJUTKAN sakitmu"
.....LEBIH CEPAT sembuh LEBIH BAIK.......
Salam hormatku pada tulisan anda.


--- Pada Rab, 17/6/09, Doni Irawan <[email protected]> menulis:


Dari: Doni Irawan <[email protected]>
Topik: [radiokampus-makassar] SBY TELAH GAGAL MELINDUNGI HAK CIPTA SENIMAN
Kepada: [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected],
 [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected]
Tanggal: Rabu, 17 Juni, 2009, 9:05 AM












Ketika Presiden SBY menulis beberapa lagu yang kemudian dikemas dalam sebuah 
album musik dan album ini dirilis, kemudian dipasarkan dan tak mungkin luput 
dari ulah oknum pembajak yang selalu mencuri hak pencipta lagu di Indonesia.
Apakah Sang Presiden yang juga pencipta lagu ini ( SBY ) tidak merasa haknya 
sebagai pencipta lagu
yang dilindungi UNdang - Undang telah dicuri oleh para oknum pembajak, yang 
tanpa pengorbanan
waktu, biaya, memeras otak dan mengeluarkan sejumlah biaya produksi dan
promosi tapi bisa meraup omset  lebih dari 4+/- milyard  perhari tanpa
harus membayar Pajak PPN kepada negara.
Sangat naif dan tidak masuk akal jika pembajakan di Indonesia tidak bisa 
diberantas oleh POLRI, kadang pembajak berjualan membuka lapak berdekatan 
dengan kantor Polisi.
Mengapa POLRI mampu memberantas perjudian sementara pembajakan masih dapat kita 
lihat dimana-mana ( Ratu
Plaza, Mal Ambasador, Plaza Pinangsia, Glodok dll ).Belum lagi kios atau
lapak-lapak yg bisa kita lihat di emperan pinggir jalan tebet,kalimalang dll 
dan pasar-pasar
tradisional dengan jaringan luas hingga pelosok-pelosok desa di
Indonesia.
Mungkin
ini adalah salah satu kegagalan pemerintahan SBY dengan perangkat
hukumnya ( POLRI ) yang tidak tegas dan konsisten memberantas pembajakan.
Dan
sekali lagi,ini semua hanya terjadi di Indonesia ketika Sang Presiden
yang juga pencipta lagu membiarkan para Pembajak asik meraup keuntungan
seolah tak peduli akan adanya pelanggaran hak cipta,hak intelektual
anak bangsa dan pencurian aset pajak negara yg jumlahnya puluhan atau
mungkin ratusan milyard.

APAKAH  UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2002 HANYA DIBUAT UNTUK 
DIBACA TANPA ADANYA PELAKSANAAN DAN PENINDAKAN BAGI PARA PELANGGARNYA. ..

BAGI SAYA SBY ADALAH SOSOK PRESIDEN YANG GAGAL MELINDUNGI HASIL KARYA 
KREATIFITAS SENIMAN DI INDONESIA... .SAYA BERHARAP TIDAK ADA KATA LANJUTKAN 
UNTUK KEGAGALAN INI

Maju Terus Musik Indonesia
STOP PEMBAJAKAN !!!!
















      Lebih Bersih, Lebih Baik, Lebih Cepat - Rasakan Yahoo! Mail baru yang 
Lebih Cepat hari ini! http://id.mail.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke