"...tunjukkan padaku yang kamu sebut indonesia? Niscaya kamu hanya akan 
menunjuk tanda dan simbol belaka..." (kutipan status FB....hahahaha)


Ketika anda diminta menunjuk apa yang anda maksud dengan indonesia, apa yang 
akan anda tunjuk? Merah putih? Garuda? Pancasila? Orang Indonesia? Soekarno - 
Hatta? Atau sebuah petak dalam peta? Atau tulisan "Indonesia"? Begitulah. 
Setiap kali kita diminta menunjuk Indonesia maka kita akan menunjuk pada tanda 
atau simbol yang menggambarkan Indonesia. Karena Indonesia adalah imaji. 
Indonesia adalah ide. Kita yakini keberadaan indonesia tetapi tidak pernah bisa 
kita tunjuk. Indonesia ada dalam benak kita. Sebagaimana pandangan Ben 
Anderson, bangsa adalah sebuah komunitas yang dibayangkan. 

Oleh karena itu, ketika berbicara mengenai indonesia jauh lebih penting 
kesadaran subyektifitas setiap orang daripada kenyataan obyektif yang ada. 
Indonesia adalah sebentuk imaji yang kita sadari dengan segala pengalaman 
historis, harapan dan impian kita. Pengalaman berbeda akan membentuk indonesia 
yang berbeda. Keunikan harapan dan impian akan menentukan keunikan indonesia 
yang kita bayangkan. Kesadaran subyektif akan indonesia ini yang akan 
menentukan tindakan-tindakan kita terhadap indonesia. Imaji kita akan 
menginspirasi tindakan kita. Image inspire action.

Menengok sejarah, imaji mengenai indonesia telah lama ada jauh sebelum dunia 
mengenai negara kesatuan Republik Indonesia. Jauh sebelum proklamasi. Tan 
Malaka di awal abad 20, tanpa lelah mempromosikan sebentuk imaji "Repoeblik 
Indonesia" mulai dari jawa, sumatera, singapura, bahkan sampai hongkong dan 
rusia. Beberapa tahun kemudian ide tentang Indonesia Merdeka di cetuskan oleh 
Soekarno dan bergaung dalam dada banyak orang.

Pada saat itu, setiap orang dengan bebas mengimajinasikan dan mengimajinasikan 
kembali sebentuk indonesia. Bagi segelintir orang, ide indonesia adalah ide 
konyol. Tak heran mereka memilih berdiam diri atau malah menjadi aparat Belanda 
hingga ajal menjelang. Ada yang membayangkan ide indonesia sebagai sebuah janji 
tanah impian. Tak heran berduyun-duyun orang bergerak memperjuangkan 
kemerdekaan republik yang baru berumur beberapa hari.

Selama puluhan tahun kemudian, indonesia sebagai sebuah imaji diyakini dan 
diperjuangkan sebagai tatanan kehidupan bersama. Hidup bersama sebagai sebuah 
bangsa, bangsa indonesia. Lahir berbagai dialog yang mengkomunikasikan 
pemahaman akan tindakan-tindakan yang boleh, yang harus, dan mana yang tidak 
boleh.

Sepanjang perjalanan bangsa indonesia, ribuan bahkan jutaan imaji mengenai 
indonesia lahir. Ada yang mati. Ada yang hidup. Ada yang terus berkembang. 
Dinamika imaji ini adalah dinamika perjalanan bangsa indonesia. 

Sampai suatu ketika, lahir dan bangkit sebuah rejim otoriter. Rejim yang 
menetapkan interpretasi tunggal atas indonesia. Di luar interpretasi itu, 
bukanlah indonesia. Entah dituduh sebagai kebarat-baratan. Atau bahkan dituduh 
sosialisme atau komunis. Imaji selain interpretasi tunggal di bunuh, 
sebagaimana nasib orang yang mengusung imaji tersebut.

Indonesia adalah milik kita semua. Milik dalam arti yang paling hakiki. Karena 
indonesia bukanlah emblem di jaket kita yang bisa di sobek sewaktu-waktu. 
Karena indonesia bukan pula stiker yang menempel di kendaraan kita yang bisa 
kita kelupas kapan saja. Karena indonesia bukanlah foto profil di Facebook kita 
yang bisa kita ganti semaunya. Indonesia adalah imaji yang kita imajinasikan 
dalam benak kita. Kita bisa imajinasikan indonesia sebagai tempat kumuh, dimana 
kita berusaha mengisolasi diri dan menutup hidung ketika berada di dalamnya. 
Kita bisa imajinasikan sebagai rumah nyaman, dimana kita akan kembali walau 
kemanapun langkah kita pergi. Apapun bisa kita imajinasikan. Walau kita 
sama-sama bangsa indonesia, kita menjalani keindonesiaan dengan penghayatan 
unik kita.


Lalu apa arti kemerdekaan sebagai sebuah imaji?Silahkah klik 
di http://appreciativeorganization.wordpress.com/Facebook: imagine indonesia - 
i2http://www.facebook.com/pages/Imagine-Indonesia-I2/113882412750


      Nikmati chatting lebih sering di blog dan situs web. Gunakan Wizard 
Pembuat Pingbox Online. http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke