Jakarta, 31 Agustus 2009. Refleksi 64 tahun kemerdekaan bangsa Indonesia
dimaknai dengan kebanggaan kita menjadi Indonesia. Sebuah Lagu tercipta atas
pemikiran cerdas dan kepekaan Cholil (Gitar & Vokal), Adrian (Bass & Vokal
Latar) dan Akbar (Drum & Vokal Latar) yang merasa resah terhadap kondisi bangsa
yang sampai sekarang belum mampu berdiri tegak, ”Kapankah Indonesia bangun dari
tidur berkepanjangan ?”. Lagu bernuansa patriotis dari Efek Rumah Kaca ini
berjudul ”Menjadi Indonesia” sebuah judul lagu yang terinspirasi dari judul
yang sama pada buku karangan Parakitri T. Simbolon. Berada pada track ke–7 dari
album kedua berjudul ”Kamar Gelap” yang dirilis pada 19 Desember 2008. Efek
Rumah Kaca terbentuk di Jakarta pada 2001. Telah merilis dua album yaitu Efek
Rumah Kaca (Paviliun Records, 2007) dan Kamar Gelap (Aksara Records, 2008).
Sejauh ini, Efek Rumah Kaca telah meraih beberapa penghargaan diantaranya MTV
Indonesia Award 2008, Rookie
Of The Year - Rolling Stone Indonesia Award 2008, Hot & Freaky 2008 (TRAX
Magazine), Nominator AMI Award 2008, dan Clas Mild Music Hero 2009.
Menjadi Indonesia
Ada yang memar, kagum banggaku
Malu membelenggu
Ada yang mekar serupa benalu
Tak mau temanimu
Lekas,
Bangun dari tidur berkepanjangan
Menyatakan mimpimu
Cuci muka biar terlihat segar
Merapikan wajahmu
Masih ada cara menjadi besar
Memudakan tuamu
Menjelma dan menjadi Indonesia
Ada yang runtuh, tamah ramahmu
Beda
Teraniaya
Ada yang tumbuh, iri dengkimu
Cinta pergi kemana?
Menjadi Indonesia merupakan track favorit saya secara personal, Saya bukanlah
seseorang yang patriotik ataupun nasionalis, karena saya pikir itu hanya akan
berguna dalam kegiatan menjadi supporter olahraga, terlebih apa yang telah
dilakukan para penguasa negeri ini tidak impresif sama sekali. Tapi
mendengarkan Menjadi Indonesia terasa bahwa lagu ini memiliki nyawa yang
berbeda, tapi khas Efek Rumah Kaca. Lagu ini menyentuh saya, dan dalam. Musik
dan lirik. Rasa cinta dan tragedi dengan bangsa ini begitu bercampur dan
berkecamuk. Ada sesuatu yang terasa di dalam hati setiap mendengarkan lagu ini:
haru. Begitu megah, begitu menggugah. Mungkin itu kata kuncinya, musik dan
lirik Efek Rumah Kaca menggugah, menginspirasi. ( Arian 13 – Seringai).
Yang sulit dipercaya adalah kemampuan mereka untuk mengambil tema nasionalisme
tanpa perlu terdengar menggurui. Menjadi Indonesia begitu kontemplatif. Jadi
membangkitkan nasionalisme lewat gugahan perasaan yang memang tulus munculnya,
bukan gembar-gembor bahwa nasionalisme harus diagungkan di posisi paling atas
kehidupan bernegara. Singkatnya, nasionalisme yang diperkenalkan lewat Menjadi
Indonesia bukanlah nasionalisme omong kosong yang banyak berseliweran di hidup
bangsa ini. Menjadi Indonesia adalah favorit nomor dua setelah Lagu Kesepian.
Sesekali terdengar ketukan drum yang ganjil. Yang membuat lagu ini kok
rasa-rasanya salah masuk atau kurang cocok. Tapi, dengarkanlah berulang,
niscaya anda benar-benar yakin bahwa Menjadi Indonesia adalah lagu dengan
aransemen paling bagus di album ini. (Felix – Nu Buzz Network).
Senandung lirih liriknya mengingatkan kembali Indonesia hari ini dengan apa
adanya. Dengan Kejujuran tersebut terkuak dengan metafora yang dituturkan
secara personal. Seperti sepasang kekasih yang sedang cemburu, lalu dibiarkan
salah satunya menegur dan bahkan Seorang anarkis pun akan terlena dengan
musiknya, yang kemudian membuatnya untuk membaca lirik, dan menjadi 'Indonesia'
seketika. (Garna – OK Karaoke, Suara Merdeka Semarang).
Tidak banyak lagu yang menunjukan semangat nasionalisme dengan lirik "Cuci muka
biar terlihat segar". ( Eric – Deathrockstar.info)
Menjadi Indonesia adalah lagu yang jujur sekaligus ”Menampar” tidak seperti
lagu-lagu pembakar nasionalisme pada umumnya. Menjadi Indonesia dapat
membangkitkan dan membakar spirit tanpa berlebihan. (Winda – Music Director
99ers FM Bandung).
Ini seperti menyenggol batas rasa acuh tak acuh kita sebagai generasi sekarang
yg sering lupa akan negaranya, saya suka saat mendengarkan : "lekas, bangun
dari tidur berkepanjangan" sangat2 menohok pikiran. (Deva – Di Udara Fanzine).
"Menjadi Indonesia" merupakan salah satu lagu yang lumayan langsung suka dari
album kedua ini. Lirik puitis keren seperti biasa. Overall lagu ini lumayan
inspiratif. (Diena).
Dengan suara vokal jernih dan terkesan agung, Cholil membuka “Menjadi
Indonesia”. Ia mengajak kita untuk “Lekas bangun tidur berkepanjangan,
menyatakan mimpimu … masih ada cara menjadi besar … menjelma dan menjadi
Indonesia”. Mereka tidak menjargonkan arti nasionalis dengan berlebihan, tapi
dengan cerdas dan masuk akal. Ini adalah kidung Efek Rumah Kaca, tentang sebuah
impian akan Indonesia yang akan dikagumi kembali, dan tentang masing-masing
dari kita yang akan kembali bangga akan hal tersebut. (David Wahyu Hidayat –
supersonicsounds).
[Non-text portions of this message have been removed]