Belajar Di Hari Libur

By: agussyafii

Pada hari Ahad (08/11/09) jam 8 pagi Kak Nani sudah datang, sementara anak-anak 
Amalia juga hadir untuk belajar di hari ahad. Belajar pagi itu sangat 
menyenangkan bagi anak-anak. Belajar dihari libur esensi bagi anak-anak adalah 
bermain. Bermain yang terarah membuat anak-anak mampu berfikir secara aktif. 
Kak Nani membagi anak-anak menjadi tiga kelompok. Belajar secara berkelompok 
memudahkan anak-anak untuk berinteraksi, yang sudah mengerti bisa mengajarkan 
kepada yang belum bisa.  Anak-anak menjadi ramai dengan suara yang riuh.

Saya teringat ada seorang ibu pernah bertanya, bagaimana anak-anak lebih 
menyenangi kegiatan belajar?' 'belajar akan disenangi anak-anak apabila 
berperan lebih aktif dalam proses pembelajaran.'jawab saya. 'bukankah hal itu 
sulit sekali dilakukan pada anak-anak?' tanya sang ibu. saya jelaskan pada sang 
ibu agar anak-anak berperan lebih aktif dalam proses pembelajaran adalah 
memberikan anak-anak pengalaman melalui observasi atau praktek langsung. Jika 
kita ingin mengajarkan anak-anak tentang transaksi, cara yang mudah adalah 
mengajak anak-anak datang ke super market memperhatikan setiap kegiatan yang 
berada di super market, kemudian kita mensimulasikan kegiatan di super market. 

Berikutnya menjadi bagian yang paling penting bagi anak-anak adalah kesempatan 
untuk berdialog. Berdialog dengan diri sendiri dan berdialo dengan 
teman-temannya. Selain mengobservasi dan mencoba sendiri, anak-anak juga perlu 
diberikan kesempatan untuk berpikir mengenai apa yang telah diperhatikan atau 
yang telah ditemukan melalui kegiatan prakteknya. Anak-anak juga perlu 
mengekspresikan apa yang telah dipikirkannya kepada teman-temannya dan kepada 
gurunya, baik dalam bentuk komentar maupun pertanyaan. Melalui dialog inilah 
anak-anak merangkai informasi seolah merangkai puzzle. informasi yang diterima 
semakin utuh dan tidak mudah untuk dilupakan.  

Pada dasarnya otak kita memiliki memori jangka panjang dan jangka pendek. 
Informasi yang tidak diolah dan disimpan dalam memori jangka pendek maka cepat 
terlupakan.  Sedangkan kegiatan yang menyenangkan dan nyaman dengan berperan 
lebih aktif dalam  proses pembelajaran dan dialog akan tersimpan dalam memori 
jangka panjang  sehingga dapat diakses kembali dan digunakan disaat situasi 
yang relevan dilain waktu. Itulah sebabnya belajar dihari libur esensinya 
adalah bermain. Bermain merupakan kegiatan yang paling menyenangkan bagi 
anak-anak Amalia seperti pagi ini dihari Ahad.

----
'Niscaya Allah akan meninggikan orang2 yang beriman di antaramu dan orang2 yang
diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.' (Al Mujadilah: 11).

Wassalam,
agussyafii

---
Yuk,Berbagi Nikmat Qurban bersama anak-anak Amalia. Dalam program kegiatan 
'Qurban Untuk Amalia (QUA) pada hari Ahad, 29 November 2009 di Rumah Amalia. 
Kirimkan dukungan dan komentar anda di http://agussyafii.blogspot.com atau 
http://www.facebook.com/agussyafii atau sms di 087 8777 12 431






      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke