Jalan Bercabang Menuju Surga 

Pada akhir tahun 1820-an Joseph Smith memperkenalkan sebuah aliran baru dari 
agama Kristen. Aliran itu adalah Aliran Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang 
Suci Zaman Akhir (The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints) atau lebih 
populer disebut Aliran Mormon. Aliran ini terkenal dengan kepercayaannya pada 
“Pernikahan Surgawi”. Pernikahan Surgawi mensyaratkan laki-laki agar mempunyai 
banyak istri sebagai salah satu jalan masuk surga. Para wanita penganut aliran 
ini percaya bahwa Pernikahan Surgawi adalah sebuah penebusan dosa yang harus 
mereka jalani. Hal inilah yang menyebabkan aliran mereka ditentang oleh 
pemerintah Amerika Serikat. 
Praktik poligami tersebut telah berlangsung puluhan tahun, sebelum akhirnya Ann 
Eliza Young, istri ke-19 Brigham Young, memberontak dan menentang sistem 
tersebut. Dia memutuskan untuk meminta cerai dari Young dan memulai perjalanan 
panjangnya menuju Washington untuk memperjuangkan pembuatan Undang-Undang 
Antipoligami kepada Presiden Grant. 
Perjuangan Ann Eliza Young itulah yang menjadi dasar penulisan novel The 19th 
Wife oleh David Ebershoff ini. Novel ini menyoroti masalah poligami tidak hanya 
dari sudut pandang pelaku poligami saja, tetapi juga dari sudut pandang istri 
dan anak korban poligami tersebut. 


Judul Buku : The 19th Wife 
Pengarang : David Ebershoff 
Penerbit : Bentang Pustaka 
Tempat danTahunTerbit : Yogyakarta, November 2009 
Jumlah halaman : 602 hlm

PT BENTANG PUSTAKA  Jl. Pandega Padma No. 19  Yogyakarta 55284  Indonesia  
Phone 62-274-517373  Fax 62-274-541441  www.mizan.com  
www.klub-sastra-bentang.blogspot.com  www.cpublishing.blogspot.com 


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke