Mempesona

By: agussyafii

Beberapa waktu yang lalu. Ketika malam tiba, terdengar suara anak-anak Amalia 
sedang tadarus. Suara riuh anak-anak penuh kegembiraan. Setelah itu saya 
bercerita dengan anak-anak Amalia tentang kisah Raden Mas Said, nama mudanya 
Sunan Kalijaga. Ketika itu Raden Mas Said sering melakukan perampokan di hutan. 
Sebagai perampok dikenalnya dengan sebutan Loka Jaya. Beliau melakukan 
perampokan karena melihat adanya ketidakadilan ditengah kehidupan masyarakat. 
Hasil rampokannya  senantiasa dibagikan untuk orang-orang miskin.

Sampai pada suatu hari ada seorang kakek tua yang tidak lain ada Sunan Bonang 
sedang lewat di hutan. Loka jaya beraksi, 'Hai orang tua, serahkan hartamu atau 
nyawamu akan melayang, gertaknya. Orang tua itu dengan tenangnya menyerahkan 
tongkatnya, yang dikira emas murni berkilauan. 'Baiklah tongkat ini untukmu.' 
jawab Sunan Bonang.

'Baiklah, kau boleh pergi,' kata perampok Loka Jaya.

Begitu tongkatnya dipegang oleh Loka Jaya tiba-tiba berubah menjadi kayu biasa. 
Loka Jaya atau Raden Mas Said marah besar, 'Kurang ajar, engkau menipuku,' 
teriak Loka Jaya. 'Aku tidak berbohong, lihat tongkat ini,' jawab Sunan Bonang. 
Raden Mas Said kembali melihat emas yang berkilau namun begitu dipegang kembali 
olehnya menjadi kayu biasa lagi, begitulah yang terjadi berulang-ulang sampai 
Raden Mas Said sadarkan diri bahwa yang didepan matanya bukanlah orang biasa. 
Sang Perampok itu akhirnya insyaf dan sadar akan perbuatannya.

Diakhir cerita ada hikmah yang kita bisa ambil bahwa kehidupan kita selalu 
memberikan pelajaran berharga untuk diri kita. Kita selalu melihat sesuatu yang 
belum menjadi milik kita begitu mempesona, maka kita mengira akan bahagia 
setelah memilikinya, 'Aku bahagia jika aku memilikinya.' pikir kita namun 
setelah kita memilikinya ternyata kita tidak bahagia. 

Keinginan terhadap pesona dunia seperti tongkat Sunan Bonang yang terlihat dari 
kejauhan nampak berkilauan seperti emas namun begitu kita pegang, kemilau itu 
hilang dan berubah menjadi kayu biasa maka banyak orang yang tersesat dalam 
kemilau dunia. Hanya orang-orang yang merasa cukup dan senantiasa bersyukur 
adalah mereka mampu meraih pesona hakiki dalam kehidupan ini.

---
Alloh meridhai orang-orang yang bersyukur (QS Az Zumar : 7)

Wassalam,
agussyafii

--
Yuk, dukung  Gerakan Koin Untuk Prita silahkan lihat di 
http://www.koinkeadilan.com atau silahkan hubungi: Koin Peduli Prita di: Jl. 
Langsat I/3A Kebayoran, Jakarta Selatan dan Markas Sehat, Jl. Taman Margasatwa 
No 60, Jatipadang, Jakarta Selatan


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke