Makna Bahagia

By: agussyafii

Seorang lelaki menelpon penyiar salah satu radio swasta dan dia bertanya kepada 
penyiarnya, 'Mas, sekarang lagi on air?' 'Benar Pak, sekarang lagi on air, 
suara anda dapat di dengarkan oleh orang se Jakarta,' jawab sang penyiar penuh 
percaya diri. 'Bapak hendak request lagu apa?' tanyanya.

Lelaki penelpon itu bercerita, 'Maaf Mas, saya hendak menginformasikan aja nih. 
Saya baru saja menemukan tas yang berisi uang 60 juta rupiah dan sebuah dompet. 
Di dalam dompet itu terdapat KTP atas nama penduduk Jakarta.'

'Lalu apa yang bisa kami bantu pak?' tanya sang penyiar.

Lelaki penelpon itu pun menjawab dengan suara yang parau, 'Mas penyiar, maukah 
anda bermurah hati memutarkan sebuah lagu untuk pria yang malang itu?'

Kisah ini menggambarkan ada orang yang merasa berbahagia karena menemukan uang 
dalam jumlah yang banyak tetapi bukan miliknya, sementara ada orang yang 
menderita karena telah kehilangan uangnya dalam jumlah yang banyak. Request 
lagu untuk menghibur orang yang malang bukanlah jawaban. Jawaban yang tepat 
untuk menghiburnya adalah mengembalikan uang itu kepada yang berhak.

Berbahagia di atas penderitaan orang lain tidaklah menguntungkan buat diri 
kita. Bagaimana bila kondisi kita yang menderita, tentunya kita juga tidak akan 
terima bila kita diperlakukan. Sama seperti halnya lelaki penelpon yang hendak 
request lagu untuk pria yang malang itu, bagaimana kalo lelaki penelpon itu 
yang kehilangan uangnya? Tentunya dia tidak akan pernah sanggup menghadapi 
kenyataan pahit itu. Kuncinya satu hal, sikap empati terhadap sesama patutlah 
kita miliki. Berempati terhadap penderitaan orang lain akan mengasah sikap 
kepedulian kita kepada lingkungan sekeliling kita.

Wassalam,
agussyafii

----
Yuk, sambut satu cinta untuk anak-anak Amalia. Dalam kampanye 'Satu Cinta Untuk 
Amalia (TALIA) Kirimkan dukungan dan komentar anda di 
http://agussyafii.blogspot.com atau http://www.facebook.com/agussyafii, 
http://www.twitter.com/agussyafii, atau sms di 087 8777 12 431








      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke