Dua Butir Telur
By : Ilham Khairi
Dua butir telur sedang berdiskusi mau jadi apa mereka kelak.
Telur pertama berkata, “Aku ingin menjadi tiram... yang hanya diam saja dalam
air dan makanan akan datang dengan sendirinya seiring dengan arus laut.”
Telur kedua tidak sependapat, “Aku ingin menjadi seekor elang yang bebas kemana
pun dia ingin pergi dan bebas mengambil keputusan serta menentukan jalan
hidupnya sendiri.”
Impian mereka pun menjadi menjadi kenyataan, telur pertama menjadi seekor
tiram, telur kedua menjadi seekor elang. Namun, alam tidak berkata demikian.
Arus laut yang terjadi tidak membawakan mereka makanan. Akhir cerita tiram itu
mati karena kelaparan sedang elang itu tetap bisa hidup. Tiram tidak mau
bersusah payah mengambil keputusan dan inisiatif, juga tidak mau bertanggung
jawab terhadap siapa pun akhirnya mati terbawa arus lautan itu sendiri.
Sedangkan seekor elang tidak harus mengikuti arus angin, tapi bisa mengatur dan
kadang kala melawan arus angin ketika mencari makan.
---------
Hidup memang penuh pilihan. Dari cerita dua butir telur tadi...kita bisa
memilih, ingin menjadi tiram yang cuma pasrah dan merasa puas dengan keadaan
sekarang...atau seekor elang yang bebas menentukan hidupnya dan pergi kemana
saja dia suka.
Kalau ingin seperti elang, kenapa tetap bermimpi menjadi tiram? Seorang
pemenang akan berkata "Memang tidak mudah...tapi BISA!!!" Tapi seorang
pecundang akan berkata "Memang bisa... tapi tidak mudah."
~~~~~~~~
PECUNDANG => "Memang bisa... tapi tidak mudah."
PEMENANG => "Memang tidak mudah...tapi BISA!!!"
~~~~~
[Non-text portions of this message have been removed]