THE MAGIC OF HUG
PELUKAN SEBAGAI OBAT
"JIKA rumah tangga Anda di ambang kehancuran, peluklah pasangan Anda 20 kali
sehari. Saya yakin Anda berdua tak akan bercerai," kata terapis keluarga asal
Amerika Serikat, Virginia Satir.
Virginia mengatakan, setiap manusia membutuhkan empat pelukan sehari untuk
bertahan hidup, delapan pelukan untuk kesehatan, dan 12 pelukan untuk awet muda
dan kebahagiaan.
Saat berpelukan, tubuh melepaskan hormon oxytocin yang berhubungan dengan
perasaan damai dan cinta. Hormon ini membuat jantung dan pikiran sehat. Terapi
pelukan hampir sama dengan terapi jalan kaki. Pelukan dapat meningkatkan
keseimbangan tubuh, kesehatan, dan mengurangi tingkat stres, khususnya para
profesional muda yang bekerja di kota metropolitan. Pelukan ini tak sama
fungsinya dengan berjabat tangan dan mencium pipi. Terapi yang dimaksud yakni
saling menyentuh. Meski demikian, pelukan tak hanya dapat dilakukan kepada
suami ataupun kekasih Anda. Terapi ini dapat dilakukan pada keluarga, saudara,
anak, ataupun orang tua. Yang pasti, pelukan ini tak berkonotasi negatif
apalagi mengikutsertakan gairah. Pendapat senada dilontarkan Dr Harold Voth,
senior psikiater di Kansas. Voth pernah meriset beberapa ratus orang. Ia
menemukan orang yang saling berpelukan mampu mengusir stres. Kekebalan tubuhnya
meningkat, awet muda, tidur lebih nyenyak, dan stamina
lebih sehat.
Ini berlaku juga pada anak-anak. Jika anak Anda rewel, peluklah ia. Sang bayi
akan merasa aman sehingga berpengaruh pada kekebalan tubuhnya.
Pelukan juga dapat mengurangi sakit fisik maupun psikis.
Pelukan dari orang yang dicintai dapat mengubah emosi negatif menjadi positif.
Jadi, siapkan pelukan terbaik Anda untuk orang-orang yang Anda cintai.
~~~~~~
[Non-text portions of this message have been removed]