Aristoteles Tentang Kemalasan
Di antara murid-murid yang belajar pada Aristoteles (filsuf Yunani) terdapat
seorang yang sangat malas.
Ketika diperingatkan oleh gurunya, dia menjawab mengemukakan alasannya, “Apa
yang harus saya lakukan? Saya tidak memiliki ketekunan untuk membaca, dan tidak
mempunyai kesabaran terhadap kelelahan serta kejenuhan belajar”.
Apa jawaban Aristoteles?
Aristoles lalu berkata kepada muridnya yang malas itu, “Kalau demikian tidak
ada jalan lain bagimu kelak, kecuali harus sabar menghadapi KESENGSARAAN dan
KEBODOHAN”.
[Abdulaziz Salim Basyarahil, Hikmah dalam humor kisah dan pepatah, jilid 3.]
Ada orang yang berkata kepada saya,
“Adakah bisnis yang tanpa modal?”
Saya jawab,
“Jangan bisnis jika tidak mau mengeluarkan modal.”
Yang dimaksud modal, bukan hanya modal berupa uang atau aset fisik. Modal Anda
bisa dengkul Anda, bisa pikiran Anda, bisa keterampilan Anda, bisa pengalaman
Anda, bisa ilmu Anda, bisa kreativitas Anda, dan berbagai aset yang bisa Anda
gunakan untuk mendapatkan hasil.
Setiap pencapaian selalu ada pengorbanan. Kita akan mendapatkan jika kita sudah
memberikan sesuatu. Dalam hal apa pun, termasuk bisnis, karir, termasuk
kehidupan sosial. Selalu ada yang harus kita berikan untuk mendapatkan sesuatu.
Adalah sangat mudah bagi Allah SWT untuk memberikan sesuatu kepada kita setelah
kita berdo’a, termasuk do’a kita saat ingin kaya. Namun sudah sunatullah untuk
mendapatkan sesuatu harus ada sesuatu yang kita berikan yaitu usaha dan
pengorbanan.
Jika Anda malas untuk berusaha dan berkorban, mengapa berharap sesuatu? Toh
tidak ada yang Anda berikan, mengapa harus menerima? Jika Anda malas untuk
meningkatkan kualitas diri, mengapa harus berharap peningkatan pencapaian? Jika
malas mencoba, mengapa harus berharap hasil?
Tindakan dan pengorbanan tetap diperlukan, apapun strategi dan ilmu
pengembangan diri atau bisnis yang Anda miliki. Ilmu, teknologi, atau strategi
hanya berfungsi agar tindakan Anda lebih efektif dan tepat sasaran. Bukan
berarti setelah Anda mengaplikasikan Law of Attraction Anda tinggal menunggu
hasil, tidak, Anda harus mau menjemput apa yang Anda tarik. Dengan kerja,eh,
dengan kerja keras.
Setelah Anda berdo’a ingin kaya, Allah mungkin memberi ilham kepada Anda untuk
ide bisnis tertentu. Ide tersebut hanya akan terwujud jika Anda bertindak.
Tentu saja, tindakan dari hasil berdo’a akan jauh lebih efektif daripada hasil
tindakan semata tanpa do’a. Tindakan akan lahir jika Anda memiliki pikiran
positif dan percaya diri.
Rasakan Perubahan Dramatis, sehingga Anda bisa berubah dengan cepat menjadi
pribadi yang termotivasi, determinasi, dan pantang menyerah.
sumber : motivasi-islami.com
---oOo---
[Non-text portions of this message have been removed]