yang ngajakin itu SORA SIRULO instead of sora mido.
bisa salah gitu kam impal Pinem? 
semoga sih ga disengaja :-)
khilaf emang manusia gudangnya kan :-)

peace ah 

----- Original Message ----
From: Mikhail Triwira <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, December 4, 2007 10:59:20 PM
Subject: [tanahkaro] OK pal










  


    
            Mjj,



Wah, mantap kali ide kam itu pal. Sekalian kita mau

mendalami macam-macam ideologi yang kam bilang itu.

Aku juga sekalian mau berlangganan Tabloid Sora Mido

kita,

kira-kira gimana prosedurnya dan mungkin gak dikirim

ke "juma" saya:



Jesaya Pinem

Biro Administrasi Kemahasiswaan

Universitas Nasional

Jl. Sawo Manila, Pejaten

Ps. Minggu - Jakarta 12520



Juga ada keinginan saya utk membuat tulisan "Menggagas

Public Company", sebagai kelanjutan bual-bual kede

kopi di milis kita, mudah-mudahan bisa turun bulan

ini.



viva Sora Mido,

viva milis Tanah Karo,

viva Tanah Karo Simalem



Mejuah-juah,



Jesaya Pinem/Jakarta



--- Loreta Sekali <loreta_karosekali@ yahoo.co. uk>

wrote:



> Perbedaan pandangan antara Beru Ginting dengan Pinem

> mergana ini bisa dikatakan perbedaan antara idiologi

> Liberal dengan Sosialis atau antara Kanan dan Kiri.

> Ekstrim  Kanan dengan Ekstrim Kiri pasti tidak akan

> pernah bertemu. Tapi, Kanan-Dalam (agak ke tengah)

> dan Kiri-Dalam (agak ke tengah juga) biasanya bisa

> ketemu di beberapa negara seperti halnya di Belanda

> dalam persoalan-persoalan seperti ini.

>    

>   Itulah yang membuat diskusi ini menarik. Kalau

> Evita dan Jesaya setuju, Tabloid Sora Sirulo

> tertarik sekali memuat kedua tulisan ini dalam satu

> halaman yang sama dengan kata pengantar ringkas dari

> redaksi untuk memperjelas konteks diskusi

> (kemungkinan untuk edisi Januari 2008).

>    

>   Harap jawabannya disampaikan lewat japri. Dan

> terimakasih sebelumnya atas diskusi yang menarik

> ini.

>    

>   Salam

>    

>   

> 

> Mikhail Triwira <mikhail_triwira@ yahoo.com> wrote:

>           Pernahkah terpikirkan kenapa investor

> hengkang dari

> Idonesia? Investor adalah nama lain dari kapitalis,

> dan perlu diingat kapitalis akan selalu mencari

> untung

> sebesar-besarnya dengan cost sekecil-kecilnya.

> Pernahkah investor memikirkan kesejahteraan

> buruhnya?,

> jawabnya tidak. Bahkan di Jabotabek si investor

> hengkang meninggalkan tunggakan gaji buruhnya selama

> berbulan-bulan. 

> 

> Situasi kondusif macam apa yang mendukung investasi?

> Yang anda maksud adalah tak lain situasi kondusif

> bagi

> si investor dalam rangka menangguk untung

> sebesar-besarnya, tapi adakah terpikir situasi

> kondusif bagi masyarakat sekitar atau buruh

> misalnya?

> Tidak sama sekali. Buruh hanya jadi sapi perahan

> dengan gaji dibawah garis kemiskinan.

> 

> Ketika pemerintah masa reformasi "agak" berpihak

> kepada nasib kaum buruh, investor serta merta

> hengkang

> dari Nusantara dan mencari daerah-daerah yang lebih

> prospektif macam China, Thailand, Vietnam dll.

> Masalahnya, bisakah anda bandingkan Indonesia masa

> sekarang dengan negara-negara tersebut? Adakah

> demokrasi dalam segala bidang di negara-negara

> tersebut sebebas Indonesia sekarang ini? Tidak ada,

> maka jadilah kaum kapitalis menancapkan kukunya yang

> tajam dan menghisap habis darah mereka. 

> 

> Dimana bandingan Singapura dengan Indonesia?

> Singapura

> dengan jumlah penduduk segelintir dibandingkan

> dengan

> Indonesia? Sampai kiamat tidak bakal ketemu.

> Lagi-lagi

> bicara soal kapitalis, bahkan soal ektradisi saja

> Indonesia tidak sanggup melawan Singapur. Betapa

> kotor

> dan liciknya Singapura sang kapitalis, berapa puluh

> kilometer persegi pantai sudah direklamasi oleh

> singapura? Darimana Singapur ambil pasir nya kalau

> bukan dari Indonesia. Berapa miliar dolar uang

> negara

> dibawa ke Singapur? Anda tahu itu?

> 

> Batam dengan Tanah Karo, dimana bandingannya? Batam

> adalah kawasan Free Trade Area, sedangkan Tanah Karo

> apa? Puluhan bahkan ratusan orang saya kenal yang

> bekerja di Batam. Apakah mereka sejahtera?

> Bandingkan

> dengan kesejahteraan kaum kapitalis alias pemilik

> modal, kalau sudah proporsional Puji Tuhan.

> 

> Tanpa disadari, banyak orang diantara kita telah

> menjadi alat, sapi perahan, tindasan bagi kaum

> kapitalis. Sadarilah ambil hikmahnya dan sekali-kali

> jadilah tuan di negeri sendiri sekalipun dalam

> mimpi.

> 

> Mjj,

> 

> Jesaya Pinem/Jakarta 

> 

> --- Evita Ginting <[EMAIL PROTECTED] com.sg> wrote:

> 

> > Sepertinya tanggapannya sudah lari dari konteks

> > awal. Ya sudah pasti dong,

> > perusahaannnya masih untung. Kalo rugi, otomatis

> > memang sudah lama hengkang.

> > 

> > 

> > Tp ini kan masalahnya memberikan situasi yg

> kondusif

> > untuk iklim investasi.

> > Apakah hal2 seperti yg saya utarakan sebelumnya

> itu

> > bisa menunjang niat

> > orang untuk investasi? 

> > 

> > Dan memang kita harus khawatir masalah investor.

> > Berapa banyak perusahaan yg

> > hengkang dari Indonesia dan pindah ke Vietnam,

> China

> > atau Thailand? Atau

> > perbandingan penanaman modal disana dengan di

> > Indonesia. Tinggikah investasi

> > yg masuk kesini? Kalo seperti yg kam bilang

> investor

> > yg sudah mencari kita,

> > kenapa angka pengangguran begitu tinggi. Sudah

> > berapa perusahaan yg masuk ke

> > tanah karo? Apakah kita cukup hanya mengandalkan

> > sumber daya alam? Kalau

> > semua di daerah Indonesia kayak Freeport yg kaya

> > emas, kita memang tidak

> > perlu khawatir. Lembing pe alaken kalak nge. 

> > 

> > Singapur malah tidak ada sumber daya alamnya.

> Biaya

> > produksinya pun

> > tingginya bukan main karena SDM nya harus dibayar

> > mahal. Tp apakah itu

> > menyurutkan niat investor? Tidak. Tahun ini saja

> > mereka mendapat investor

> > baru yg akan menanamkan modal trilyunan dollar

> untuk

> > pembangunan pabrik

> > kimia yg sangat besar. Dan salah satu perusahaan

> IT

> > pun akan menanamkan

> > modal trilyunan dolar jg disana sehingga angka

> > pengangguran mereka pun

> > sangat kecil.

> > 

> > Kalo semua kejadian pimpinan perusahaan dikejar2 &

> > hampir ditakil dan jg

> > pabrik hampir dibakar gara2 masalah uang terjadi

> di

> > seantero nusantara,

> > hmm... Sepertinya selama 7 tahun saya di Batam yg

> > dihuni ratusan (kalo nggak

> > ribuan) perusahaan, belum pernah saya mendengar

> > kejadian seperti ini. 

> > 

> > 

> > Salam,

> > ~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~

> > Evita Sari Ginting (Ms)

> > QUALITY CONTROL, HDD

> > NOK PRECISION COMPONENT BATAM

> > Tel : (+62)(0770) 611634

> > Fax : (+62)(0770) 611652 

> > ~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~

> > Establish Trust through Quality Management and

> > Observe Standard to Become

> > Sure-Footed

> > 

> > 

> > 

> >

>

<http://groups. yahoo.com/ group/tanahkaro/ message/23053; _ylc=X3oDMTJydDc 
0cmxv

> >

>

BF9TAzk3MzU5NzE1BGd ycElkAzIwMDU1ODc EZ3Jwc3BJZAMxNzA 1MDgzNzY0BG1zZ0l kAzIzMDUz

> > BHNlYwNkbXNnBHNsawN 2bXNnBHN0aW1lAzE xOTY1MDQ5ODg- >

> > Re: Cerita dari Aqua

> > Berastagi 

> > 

> > 

> > Posted by: "Mikhail Triwira" 

> > <mailto:mikhail_triwira@ yahoo.com?Subject=

> > Re%3A%20Cerita% 20dari%20Aqua% 20Berastagi>

> > mikhail_triwira@ yahoo.com

> > <http://profiles. yahoo.com/ mikhail_triwira>

> > mikhail_triwira 

> > 

> > 

> > Fri Nov 30, 2007 2:48 am (PST) 

> > 

> > Mjj, 

> > 

> > Aqua masih bertahan di Brastagi karena lebih

> banyak

> > untung daripada rugi. Manfaat yang diberikan

> > investor

> > (Aqua, Freeport, dsb) kepada masyarakat sekitar,

> > kalaupun ada sangatlah kecil. Logikanya, kalau

> > mereka

> > rugi sudah lama cabut alias hengkang.

> > 

> > Kenapa juga kita musti kuatir soal investor?

> > Sumber daya alam yang berpotensi, cepat atau

> lambat

> 

=== message truncated ===



____________ _________ _________ _________ _________ _________ _

Be a better friend, newshound, and 

know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  http://mobile. yahoo.com/ 
;_ylt=Ahu06i62sR 8HDtDypao8Wcj9tA cJ 





    
  

    
    




<!--

#ygrp-mkp{
border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:14px 0px;padding:0px 14px;}
#ygrp-mkp hr{
border:1px solid #d8d8d8;}
#ygrp-mkp #hd{
color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:bold;line-height:122%;margin:10px 0px;}
#ygrp-mkp #ads{
margin-bottom:10px;}
#ygrp-mkp .ad{
padding:0 0;}
#ygrp-mkp .ad a{
color:#0000ff;text-decoration:none;}
-->



<!--

#ygrp-sponsor #ygrp-lc{
font-family:Arial;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc #hd{
margin:10px 0px;font-weight:bold;font-size:78%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc .ad{
margin-bottom:10px;padding:0 0;}
-->



<!--

#ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:arial, helvetica, clean, sans-serif;}
#ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}
#ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial, helvetica, clean, 
sans-serif;}
#ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;}
#ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}
#ygrp-text{
font-family:Georgia;
}
#ygrp-text p{
margin:0 0 1em 0;}
#ygrp-tpmsgs{
font-family:Arial;
clear:both;}
#ygrp-vitnav{
padding-top:10px;font-family:Verdana;font-size:77%;margin:0;}
#ygrp-vitnav a{
padding:0 1px;}
#ygrp-actbar{
clear:both;margin:25px 0;white-space:nowrap;color:#666;text-align:right;}
#ygrp-actbar .left{
float:left;white-space:nowrap;}
.bld{font-weight:bold;}
#ygrp-grft{
font-family:Verdana;font-size:77%;padding:15px 0;}
#ygrp-ft{
font-family:verdana;font-size:77%;border-top:1px solid #666;
padding:5px 0;
}
#ygrp-mlmsg #logo{
padding-bottom:10px;}

#ygrp-vital{
background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;padding:2px 0 8px 8px;}
#ygrp-vital #vithd{
font-size:77%;font-family:Verdana;font-weight:bold;color:#333;text-transform:uppercase;}
#ygrp-vital ul{
padding:0;margin:2px 0;}
#ygrp-vital ul li{
list-style-type:none;clear:both;border:1px solid #e0ecee;
}
#ygrp-vital ul li .ct{
font-weight:bold;color:#ff7900;float:right;width:2em;text-align:right;padding-right:.5em;}
#ygrp-vital ul li .cat{
font-weight:bold;}
#ygrp-vital a{
text-decoration:none;}

#ygrp-vital a:hover{
text-decoration:underline;}

#ygrp-sponsor #hd{
color:#999;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov{
padding:6px 13px;background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;}
#ygrp-sponsor #ov ul{
padding:0 0 0 8px;margin:0;}
#ygrp-sponsor #ov li{
list-style-type:square;padding:6px 0;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov li a{
text-decoration:none;font-size:130%;}
#ygrp-sponsor #nc{
background-color:#eee;margin-bottom:20px;padding:0 8px;}
#ygrp-sponsor .ad{
padding:8px 0;}
#ygrp-sponsor .ad #hd1{
font-family:Arial;font-weight:bold;color:#628c2a;font-size:100%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor .ad a{
text-decoration:none;}
#ygrp-sponsor .ad a:hover{
text-decoration:underline;}
#ygrp-sponsor .ad p{
margin:0;}
o{font-size:0;}
.MsoNormal{
margin:0 0 0 0;}
#ygrp-text tt{
font-size:120%;}
blockquote{margin:0 0 0 4px;}
.replbq{margin:4;}
-->








      
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing.  Make Yahoo your home page. 
http://www.yahoo.com/r/hs

Kirim email ke