30/12/2007 13:46 WIB
Gus Dur: RI Kehilangan Orientasi Pembangunan, SBY Disetir AS
Anwar Khumaini - detikcom
Jakarta - Kekecewaan terhadap kondisi bangsa mewarnai acara Catatan Akhir
Tahun Gus Dur yang digelar di Hotel Santika, Jalan KS Tubun, Jakarta. Gus Dur
memaparkan banyaknya masalah yang masih membelit. Antara lain, hilangnya
orientasi pembangunan Indonesia selama tahun 2007.
"Ada 2 hal penting yang saya catat di tahun 2007 ini, yang pertama kita
kehilangan orientasi pembangunan nasional. Arah pembangunan kita nggak jelas!
Akibatnya kita tidak percaya lagi pada pemerintah. Nah, bagaimana mencari lagi
kepercayaan yang telah hilang ini," ujar Gus Dur, Minggu (30/12/2007).
Yang kedua, maraknya kekerasan yang mengatasnamakan agama untuk menyelesaikan
masalah. "Inilah yang harus ditentang habis-habisan. Konstitusi kita menjamin
kebebasan berbicara dan berpendapat," ujarnya.
Gud Dur juga prihatin dengan kemiskinan yang semakin merajalela merajalela di
Tanah Air. "Kebijakan SBY selama ini disetir oleh super power AS, sehingga
kalau ditanya pertumbuhan ekonominya seperti apa, ya tidak ada apa-apa. Yang
miskin makin melarat, yang kaya makin kaya," cetusnya.
Pembangunan di Indonesia selama ini, imbuh dia, hanya dikuasai golongan elit
saja, sehingga yang melarat terus tertinggal. 49 Persen rakyat menganggur,
sehingga pemerintah harus mempunyai orientasi pembangunan nasional secara tepat.
( umi / iy )
--
---------------------------------
Sök efter kärleken!
Hitta din tvillingsjäl på Yahoo! Dejting: http://se.meetic.yahoo.net