Kinerja SKPD Pemkab Karo Belum Maksimal, Silpa 2007 Diperkirakan Meningkat 
Rp100 Milyar
Kabanjahe (SIB)
 Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Karo 2008 
belum dimulai. Diharapkan, RAPBD Karo 2008 dapat disahkan Maret mendatang.

 Sementara Silpa 2007 diperkirakan meningkat dari Rp66 miliar menjadi Rp100 
miliar akibat persentasi kinerja Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) belum 
maksimal. Beberapa proyek tidak siap bahkan sebagian tidak dikerjakan.
 Hal ini dikatakan Sekdakab Karo Drs Sumbul S Depari MSc kepada SIB, Selasa 
(8/1) di Kabanjahe.

 KuA dan Pelapon Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) telah diserahkan ke DPRD 
Karo 30 Nopember 2007 silam. Setelah KUA dan PPAS dibahas dan disetujui dewan, 
Pelapon Prioritas Anggaran (PPA) melalui eksekutif baru diserahkan ke SKPD dan 
SKPD membuat Rencana Kegiatan Anggaran (RKA) masing-masing.

 Dikhawatirkan, SKPD-SKPD dalam membuat dan menentukan RKA 2008 masih terbentur 
faktor kemampuan dan SDM setelah dievaluasi kinerja SKPD-SKPD 2007. Persentasi 
kinerja SKPD 2007, ada yang jauh dari harapan. Karenanya, Silpa tahun 2007 
diperkirakan meningkat tajam dibandingkan Silpa 2006 Rp66 miliar lebih. Silpa 
2007 kemungkinan berkisar Rp100 miliar. Namun secara rinci belum dapat 
dipastikan. “Keberhasilan SKPD dinilai dari pencapaian persentasi kegiatan 
proyek sesuai RKA,” tambah Sekda.

 Ketua DPRD Karo R Romanus Purba SH yang dikonfirmasi SIB, Selasa (8/1) perihal 
pembahasan RAPBD Karo 2008, tidak berhasil. Selanjutnya, Wakil Ketua DPRD Karo 
Siti Aminah Br Peranginangin yang ditemui SIB di ruang kerjanya, Selasa (8/1) 
membenarkan belum ada pembahasan RAPBD Karo 2008.
 “Dievaluasi wujud program pembangunan selama 2 tahun ini, pembangunan belum 
pada sasaran yang diharapkan masyarakat. Terfokus kepada pembangunan fisik 
kantor bupati dan pagar rumah dinas bupati, jalan dan gang di perkotaan serta 
pengadaan mobil-mobil baru pejabat.

 Karenanya, pada APBD Karo 2008 saya mengharapkan teman-teman di dewan untuk 
memprioritaskan pembangunan pertanian dan sarana infrastruktur pedesaan dan 
pertanian sebagai fundamen pembangunan masyarakat Tanah Karo pada umumnya.

 Selanjutnya, Sekdakab Karo Sumbul S Depari dikonfirmasi SIB, perihal pengadaan 
mobil-mobil baru di Sekretariat Pemkab Karo membenarkan 6 mobil baru di 
sekretariat dan 2 di DPRD Karo APBD Karo 2007 tanpa merinci anggaran pengadaan 
mobil baru tersebut.

 “Mobil baru diserahkan ke dinas-dinas dan mobil bekas lainnya diserahkan 
kepada camat,” tambah Depari. (M37/q)



Best Regarts

www.dausmedia.cjb.net

       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

Kirim email ke