Suatu hari saya pernah bercerita dengan seseorang tetua warga karo yang hidup
dengan serba kesederhaan. Walau kehidupannya dipandang cukup sederhana dan
seadanya, namun satu hal yang selalu saya ingat dengan beliau adalah tentang
pernyataanya yang mengatakan "Telnong Si Enggo Mimpet Perbahan Keri Minakna
Labo Mis Leboh, Tapi Sope Leboh E Teridah Galang Kang Mulihi Garana"
Memang apa yang diakatakan bukanlah sesuatu yang ilmiah dan bukan didapatkan
dari pelajaran sekolahan, namun saya pribadi tetap berkeyakinan dan cenderung
percaya terhadap apa yang dia kemukakan, dan segala hal yang berhubungan dengan
hal tersebut senantiasa menjadi perhatian tersendiri bagi saya.
Begitu juga dengan pemberitaan seputaran sakitnya Pak Harto yang gencar di
beritakan diberbagai media massa akhir-akhir ini, dimana pada suatu ketika ada
pemberitaan bahwa Pak Harto sedang sakit parah, dan pada saat itu berada pada
keadaan yang sangat kritis dan keselamatannya cenderung sangat mengkawatirkan.
Beberapa hari terakhir pemberitaan di media massa mengatakan bahwa kesehatan
Pak Harto secara berangsur-angsur sudah pulih kembali, dan bahkan ada berita
yang mengatakan kalau kondisi kesehatan pak harto yang seperti itu dapat terus
dipertahankan, maka kemungkinan dalam waktu dekat sudah dapat diperbolehkan
pulang kerumah dari rumah sakit tempatnya dirawat.
Tapi sungguh diluar dugaan semua orang, bahwa Pak Harto Meninggal pada saat
kondisi kesehatannya cenderung pulih.
Saat saat mendengar kabar meninggalnya Pak Harto melalui web site detik.com ,
seketika juga saya teringat dengan kata-kata yang pernah saya dengar dari tetua
Karo, dan seketika juga saya ingin menuliskan tentang hal itu untuk
diberitahukan kepada kita semuanya.
Best Regarts
www.dausmedia.cjb.net
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.