Dapatkah Tanah Karo menjadi Swasembada
Pangan????...Why Not…

Mungkin pertanyaan dan peryataan di atas di anggap
suatu keniscayaan, apalagi bila kita melihat saat ini
hutan di tanah KARO yg konon kabar nya sudah mulai
berkurang/tidak berimbang lagi luasnya yang di
akibatkan oleh perambahan hutan.
Para penduduk yang mungkin ikut memotong kayu tersebut
dan menjualnya tidaklah dapat di salahkan sepenuhnya,
kerena mereka pastilah mempunyai alasan yang tentu
saja “end of reason-nya” adalah kebutuhan akan “uang”
untuk memenuhi kebutuhan “beltek”.

Salah satu kondisi yang di butuhkan oleh tumbuhan
selain pupuk adalah tetap terjaganya pasokan air.
Dengan pasokan air yang terjaga selama tumbuhan
tersebut hidup maka, factor keberhasilan panen lebih
besar.
Bila di musim hujan atau pun musim ½ hujan, mungkin
hal ini tidak jadi masalah, kerena pasokan air bisa
tetap di berikan oleh YANG MAHA KUASA, namun bagaimana
bila di musim kemarau??????

Teknologi pada saat ini sudah bisa dan boleh dikatakan
“cukup” untuk bisa memenuhi kebutuhan tanaman tersebut
pada musim kemarau, sehingga para petani juga bisa
menanam juga pada musim kemarau.
Tentu hal ini akan memberikan nilai tambah ( Ekonomi)
bagi para petani kerena biasanya bila datang musim
kemarau, maka harga2 di “Tiga” akan menaik kerena
kurangnya supply ke Pasar, disisi lain hal ini akan
menjadikan tanah tersebut tetap berproduksi tanpa
harus menunggu musim kemarau berakhir.
Dalam rentang waktu yang berjalan , hal ini akan
menjadikan stok pangan di Tanah Karo akan bertambah
dan bertambah dan bertambah hingga menjadi swasembada
Pangan.

Lalu apa yang harus di lakukan??????
Salah satunya adalah tersedianya AIR dan Alat untuk
pendistribusian air tersebut ke ladang2 yang
berlangsung secara terus menerus.
“Lho?????? Ini kan memerlukan Listrik untuk
menjalankan pompa secara terus menerus, kan akan
memakan biaya besar untuk pemakaian listrik”
Benar di butuhkan biaya listrik untuk menjalankan
pompa secara terus menerus, namun biaya tersebut kita
dapat tekan seminimum mungkin dengan memanfaatkan
sumber alam yang telah di berikan YANG KUASA kepada
Tanah Karo untuk membangkitkan listrik swadaya ……..so
…kenapa tidak kita manfaat kan secara Maximal?????? 
Sesungguhnya banyak hal lain yang bisa dimanfaatkan
dari sumber alam yg ada………

Bujur ras mejuah-juah

Nayan-Batam 



      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ 

Kirim email ke