ini baru berita aneh tapi nyata, me bage kade-kade?

pelangiharum <[EMAIL PROTECTED]> wrote:          --- In [EMAIL PROTECTED], 
"Agus 
Hamonangan" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

http://www.kompas.com/
read.php?cnt=.xml.2008.01.28.21531472&channel=1&mn=10&idx=87

DEPOK, SENIN - Keluarga Munir Hadi (67) yang sedang asyik menyaksikan
prosesi pemakaman Soeharto melalui televisi kaget ketika rumahnya
tiba-tiba terbakar. Rumah Munir yang berlokasi di wilayah RT 05/01
Kelurahan Beji Timur, Kecamatan Beji, Kota Depok, tersebut selain
dijadikan rumah tinggal juga sebagai tempat kos mahasiswa Politeknik
Negeri Jakarta (PNJ).

"Saya kaget ketika tiba-tiba lampu mati dan terlihat percikan api 
yang
dengan cepat membesar dan membakar bangunan lantai atas rumah saya,"
kata Munir Hadi seperti dikutip Antara, Senin (28/1).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, dalam kebakaran yang terjadi 
pada
siang hari tersebut api sempat menyambar beberapa ruangan milik 
Munir.
Karena angin bertiup kencang, api terus membesar. Petugas pemadam
kebakaran dari Pemerintah Kota (Pemkot) Depok segera datang ke lokasi
dengan mengerahkan empat mobil pemadam kebakaran. Api bisa dipadamkan
sekitar 20 menit kemudian.

"Saya belum bisa memastikan berapa kerugian akibat kebakaran ini. 
Tapi
yang jelas, banyak arsip dan surat-surat serta barang elektronik yang
tidak bisa diselamatkan," jelas Munir.

Sementara itu menurut Indri (27), putri Munir, ketika mereka
menyaksikan pemakaman mantan Presiden Soeharto di televisi, tiba-tiba
listrik mati dan ia langsung mengecek ke setiap ruangan. Di ruangan
lantai atas terdengar bunyi percikan api dan mengeluarkan asap. 
Ketika
itu api langsung membesar dan menyambar ruangan lainnya.

Mahasiswa yang menempati rumah kos tersebut, Eko (21), mengaku kaget
ketika mendengar rumah kos yang ditinggalinya terbakar. Pada saat
kejadian ia sedang berada di rumah temannya. Semua buku pelajaran 
dan
alat-alat tulis miliknya serta baju musnah terbakar.

Dia bersama empat temannya menempati kamar kos milik Munir Hadi baru
satu bulan dengan biaya Rp 300.000 per bulan. Untuk mengantisipasi
hal-hal yang tidak diinginkan, petugas kepolisian dari Polsek Beji
berjaga-jaga di lokasi. Tak ada korban jiwa dalam kebakaran itu.
(Warta Kota/mir)

--- End forwarded message ---



                         

       
---------------------------------
Never miss a thing.   Make Yahoo your homepage.

Kirim email ke