Pasar Bunga Ncole Kabanjahe Belum Ditempati Padagang
Kabanjahe, (Analisa)
Selesainya pembangunan Pasar Bunga Ncole Kabanjahe yang diperuntukkan kepada
pedagang kaki lima dimana selama ini memanfaatkan emperan toko, trotoar dan
sebagian badan jalan sebagai tempatnya berjualan, belum mendapat respon secara
menyeluruh dari mereka.
Hal ini terlihat sesuai dengan anjuran Pemkab Karo melalui instansi terkait
bahwa seharusnya mulai pada tanggal 28 Januari 2008 pedagang kaki lima harus
berjualan di tempat yang telah disediakan itu, namun sampai pada hari Jumat
(1/2) sekitar pukul 16.00 WIB sore, lapak yang telah siap pakai sebanyak 172
unit dengan ukuran 2,5 m X 2 m dan 3 m X 2 belum ditempati oleh mereka para
pedagang.
Padahal sebelumnya Agustus 2007 lalu telah ada kesepakatan bersama antar
pedagang dengan Pemkab bahwa awal Januari ini mereka bersedia menempati lokasi
baru yaitu Pasar bunga Ncole Kabanjahe.
Menurut Kabid Pasar Dispenda Pemkab Karo Drs Willem Peranginangin, Pasar Bunga
Ncole Kabanjahe yang luasnya sekitar satu hektar itu adalah diperuntukkan
kepada mereka para pedagang kakili lima yang selama ini menggunakan trotoar,
emperan toko dan sebagian badan jalan, yang selama ini mengganggu kenyamanan
berlalulintas bagi pemilik kenderaan yang melintas di sekitar kawasan Pusat
Pasar Kabanjahe sehingga menimbulkan kesemrawutan.
Berdasarkan hasil cabut nomor pada bulan januari kemarin, tambah Willem, hanya
tinggal 40 unit lapak yang kosong dari 172 unit lapak yang telah selesai
dibangun, dan sekarang sudah bertambah pedagang yang mendaftar.
Bahkan sudah sampai mencapai 190 orang pedagang yang mendaftarkan diri untuk
menyewa lapak, akibat membludaknya mereka yang mendaftar mungkin sebagian
natinnya akan ditempatkan di lapak-lapak terbuka, dan ada rencana untuk
menambahi luas lokasi pasar tersebut, yang mampu menampung sebanyak 300 unit
lapak.
Untuk itu Senin depan di himbau kepada seluruh padagang kaki lima agar
menjual barang dagangannya di pasar yang telah disediakan oleh Pemkab Karo dan
tidak diperbolehkan lagi berdagang dengan menggunakan emperan, trotoar maupun
badan jalan, tandas Peranginangin
Selain itu untuk menertibkan mereka para pedagang yang membandel Pemkab Karo
telah membentuk tim penertiban, yang terdiri dari Polisi, Kodim, Satpol PP
Pemkab Karo dan instansi terkait, kata Willem.
Sementara menurut salah satu pedagang kecil beru Sembiring mengatakan, belum
maunya mereka berdagang di Pasar Bunga Ncole Kabanjahe dikarenakan lokasinya
kurang strategis di samping umumnya para pembeli lebih cenderung ke pusat kota.
Sementara lokasi pasar yang sekarang berada di pinggiran kota, shingga luput
dari perhatian para konsumen, ujarnya. (ps)
Best Regarts
www.dausmedia.cjb.net
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.