KARO(SINDO) – Sejumlah fasilitas kesehatan di Karo kondisinya cukup 
mengkhawatirkan. Melihat itulah pemkab akan mengoptimalkan dana DAK dan DAU 
Rp11,20 miliar. 
  Misalnya saja pemkab lewat Dinas Kesehatan akan menganggarkan 30% dari dana 
itu untuk melakukan perbaikan maupun pembangunan fisik pelayanan 
kesehatan.Seperti puskesmas, pukesmas pembantu (pustu), poliklinik desa 
(polindes).Termasuk juga perbaikan dan pembang-unan rumah dinas pelayan 
kesehatan. 
”Dari keseluruhan dana yang kita peroleh,30% diantaranya akan dipergunakan 
untuk pembangunan fisik, sementara sisanya akan dipergunakan untuk pembelian 
fasilitas alat kesehatan untuk pelayanan kesehatan di tingkat kecamatan hingga 
ke desa dan rehap gedung farmasi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Karo 
Diana E Br Ginting saat ditemui kemarin pagi di ruang kerjanya. 
Namun yang pasti, kata Diana, gedung pelayanan kesehatan menjadi prioritas 
tahun ini. Sebab kondisinya sudah cukup memprihatinkan. ”Sudah 10 tahun 
belakangan belum pernah direhab,” sebutnya. 
Sementara pengerjaan proyek akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini setelah 
disahkan PRD Karo. Pada bagian lain Diana menerangkan tahun lalu 28 gedung 
pelayanan kesehatan juga mendapat perhatian yang sama. Saat itu nilainya 
mencapai Rp10 miliar. Serupa, Dinas Kesehatan Binjai juga berencana mengganti 
kendaraan dinas di lima puskesmas. 
”Dari delapan puskesmas yang ada di Binjai, lima kendaraan di lima puskesmas 
usianya sydah sangat tua.Jadi wajar saja kalau diganti, mungkin saja mesinnya 
sudah ada yang rusak.Sedangkan di tiga Puskesmas lainnya baru 
kitasediakanakhir2007lalu,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai, Sri 
Sutarti melalui sekretarisnya,Metrizal. 
Kelima puskesmas itu yakni Puskesmas Binjai Kota; Puskesmas Kelurahan Binjai 
Estate; Puskesmas Kelurahan Rambung Binjai Selatan; Pus-kesmas Haji Abdul Halim 
Hasan Kelurahan Paya Roba Binjai Barat; dan Puskesmas Keluarahan Kebun Lada 
Binjai Utara. 
”Sedangkan tiga puskesmas yang baru mendapat kenderaan dinas akhir 2007 lalu 
yakni,Puskesmas di Kelurahan Tanah Tinggi Binjai Timur, Puskesmas di Kelurahan 
Bandar Sinembah Binjai Barat dan Puskesmas Kelurahan Jati Makmur Binjai Utara,” 
bebernya lengkap. 
Dia juga mengaku, pihaknya menerima dua kendaraan dinas lainnya untuk Kepala 
Dinas Kesehatan dan Unit Pemberantasan Penyakit Di samping itu kata Metrizal, 
pihaknya juga berencana akan menambah pengadaan kenderaan dinas dilingkungan 
Dinas Kesehatan diantaranya, untuk bidang pembinaan kesehatan dan untuk gudang 
farmasi obat. 
Anggaran yang digunakan membeli mobil dinas baru itu diambil dari DAK 2008 
senilai Rp5.648.000.000. Namun saat ditanya berapa jumlah persis pendanaan 
pengadaan mobil dinas, Metrizal enggan menjelaskan.
” Kalau soal anggarannya saya tidak tahu,” bebernya. Sementara anggota Komisi C 
DPRD Kota Binjai, Mustafa menolak anggaran DAK 2008 diperuntukkan mengganti 
kenderaan dinas Puskesmas. Sebab kenderaan dinas ditiap puskesmas sudah 
tersedia. (makmur sembiring/ eko agustyo fb) 


Best Regarts

www.dausmedia.cjb.net

       
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals?  Find them fast with Yahoo! Search.

Kirim email ke