MJJ: Kuinget ka kotbah-Salam Kenal Pa Jungut. Kuinget ka kegagalen rencana piga2 permilis enda erban panel diskusi kerna pemekaren. Kugejapken ka maka seh genduari lenga lit sada tulisen pe si konkrit nuduhken kerugin man kalak Karo si rehna ibas teh pe alu pemerkaren ei, selain kebiaren tehpe aru ate. Kuinget ka pe maka lit telu erbage jelma : 1) those that make things happen; 2) those that watch things happen and ; 3) those that ask "what happen?" Penggagas, panitia, penggerak pemekaren ei tipe jelma si make things happen. Rehna abad ibas reaksi erpenulak pimpinan daerah si bagenda mpeteguhi perjuangen kalak enda. Teh sahun teh lang, jelma2 si bageme akap kami si banci ndeheri 'manusia super' ibas dampar si lain ras dua danak2 si erbinaga tisu.
Alu bage, ma ulin me kita ngergai jelma2 si "making things happen", gelah kita ka pe dungna ergiah-giah, gelah kita ka pe si paksana ngenen2 teh nungkun2 saja banci ka maju ku 'making things happen' ibas dampar geluhta sekalak-sekalak? Sentabi, Bp Nona Sampaguita ----- Original Message ---- From: pelangiharum <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Wednesday, February 27, 2008 11:59:20 AM Subject: [tanahkaro] Re: Masyarakat Sesalkan Sikap Pemkab Karo --- In komunitaskaro@ yahoogroups. com, "pelangiharum" <[EMAIL PROTECTED] .> wrote: Beberapa media (wartawan) yang mengupas soal pemekaran ini saya tahu betul integritas mereka, beberapa kali bertemu mereka di lapangan dan dari mereka saya banyak belajar soal integritas. Saya mau tanya kepada saudara Boyran, bagian yang manakah yang dibesar-besarkan para kuli disket itu? Sejauh pengamatan saya mereka sudah melakukan konfirmasi kepada semua pihak yang terkait dengan berita kunjungan DPD. Jika mengatakan yang sebenarnya memang beberapa pihak pasti kebakaran jenggot, kalau ini yang kam maksud membesar-besarkan. .....(angkat bahu). Kalau bicara soal mempolitisir, kam sentuh keyboard dan kirim ke milis ini juga sudah mempolitisir, pengalandu itupun sudah politik. Pertanyaan selanjutnya, mengapakah pemekaran kam sebutkan sebagai warisan dari kumpeni? Anyway, sudahkah kam tahu jika hukum pemerintah pusat tidak pernah mengakomodisir kearifan lokal? Apakah yang sudah kita dapat dengan tetap setia tidak melakukan pemekaran? Memang pemekaran tidak dapat menggaransi masyarakat akan sejahtera, lalu apa anda sudah berani menggaransi jika tidak mekar kita akan baik-baik saja? Sekali hidup berarti, ketimbang hidup tetapi terpaku. Saya pikir itu adalah prinsip sebagian penggagas dan pendukung pemko Berastagi berdasarkan wawancara awal yang saya lakukan. Sah-sah saja anda mengatakan mereka mengharapkan reward atas pemekaran Berastagi, jadi adi la lit tendengenna ngapain capek-capek mengerjakan sesuatu yang menguras biaya, pemikiran belum lagi caci maki? Kam gia maka gegehindu membuat sesuatu ma lit nge arapenndu je??? salam, ita --- In komunitaskaro@ yahoogroups. com, "putrakaro" <putrakaro@> wrote: > > Mejuah-jauh, > > ----" Masyarakat, khususnya pemrakarsa pembentukan Kota Berastagi > sangat menyesalkan sikap Pemkab Karo. Pasalnya, pemkab menolak > kehadiran anggota DPD RI untuk meninjau terkait pemekaran daerah. "-- > -- ( kutipan ) > > Terlepas dari pro kontra pembentukan alias pemekaran kota Berastagi > pendapat saya pribadi, " Sikap yang di ambil oleh Pemkab Karo sangat > berani !". ( bukan berarti memuji pemkab Karo )karena > > Pemikiran saya (pribadi), selama ini bola panas pemekaran Berastagi > sudah bergulir kemana-mana, dengan alasan yg sangat klasik " untuk > Kemajuan dan Kesejahteraan Warga Kota Berastagi ". Pertanyaannya > saya ? " Maju dari mananya?!??? yg Sejahtera sipaaa??? (nada > gerammmm. Alih-alih untuk Sejarahtera? malah bisa-bisa menuai > Keributan. " siapa yg Pantas dan tidak pantas duduk sebagai no.1 > nantinya! " Akhirnya masalah barupun bermunculan, seperti saling > serang dan saling tidak percaya. Yang menjadi korban siapa??? > Rakyatttt enda ndai maa???? ( dgn gigi menggeretakk! ! ) > > Saya memang awam, dalam menanggapi masalah ini, tapi apapun itu saya > hanya ingin tidak ada perpecahan diantara Kalak Karo. tapi oknum > tertentu ya, biarlah mereka pecah sendiri. Dengan iming-iming > kucuran dana dari pusat akan lebih besar porsi nya!, dana yg > mana?????, lebih ter organisir!! ( organisir apannnyaaa?? ?). Untuk > Bonafitas, ( Bonafitas apanya???). > > Malah bisa-bisa untuk menutupi setoran ke pusat, Rakyat Berastagi > yang jadi Tumbal ( uang inilah, uang itu lah dengan seribu macam > alasan dan seribu program yg tidak masuk akal . PAD kurang besarlah! > yg menanggung rakyat (kalak) Karo yg berdomisili di Berastagi! ( gak > percaya? biarlah waktu yg membuktikan ) > > Jadi, mediapun (oknum wartawan) jangan terlalu mempolitisir dan > membesar-besarkan masalah pemekaran ini. Menurut saya, pemekaran > ini hanya pemikiran 'warisan kompeni' yg diterapkan di era > kemerdekaan ini. Ok sobat wartawan/ti! (jangan-jangan udah > kenaa....!?? ???)ahh. Itu masalah pribadi anda-anda lah! > > Pepatah lama" Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh " satu baris > kalimat yang patut kita renungkan kembali bersama-sama. > > Pengusaha-pengusaha , pedagang di Berastagi, anda akan menerima imbas > yang sangat tidak mengenakkan. Jadi kalo mau mendukung!? Berpikirlah > 1000x lagi! > > ...> LUcu juga ya, kenapa JKT sudah setuju malah pemda karo ndak > setuju, itu semua karena sifat orang karo yang tidak mau terbuka. > Mungkin istilah KARBUS asli, karo busuk itu benar juga, yang mana > yang busuk tidak tahulah kita. Tapi secara nasional ini adalah > sebuah lelucon, dan tentunya semua itu berimplikasi negative bagi > JKT. <KUTIPAN> (saya pribadi sangat sakit hati dengan istilah yg > disebutkan diatas, sebusuk-busuknya karo, saya BANGGA JADI KALAK > KARO ) > > > Itu semua pemikiran saya pribadi, mau nolak!? ya silahkan, mau > marah? jangan sampai di hati, mau nambah !? saya senang sekali! > > > > Bujur, > > Boyran "Perkeleng" Gintings. > > > > > > > > > --- In komunitaskaro@ yahoogroups. com, haryanto bode edobtrg@ > wrote: > > > > LUcu juga ya, kenapa JKT sudah setuju malah pemda karo ndak > setuju, itu semua karena sifat orang karo yang tidak mau terbuka. > Mungkin istilah KARBUS asli, karo busuk itu benar juga, yang mana > yang busuk tidak tahulah kita. Tapi secara nasional ini adalah > sebuah lelucon, dan tentunya semua itu berimplikasi negative bagi > JKT. > > > > Jadi jangan heran kalau orang karo itu tidak diperhitungkan di > SUMUT, sepertinya mengurus dirinya sendiri saja tidak becus apalagi > mengurus orang lain. > > > > BHT, TW > > > > ----- Original Message ---- > > From: Alexander Firdaust daustcoker@ > > To: [EMAIL PROTECTED] s.com; [EMAIL PROTECTED] ps.com; > komunitaskaro@ yahoogroups. com > > Sent: Tuesday, February 26, 2008 12:57:53 PM > > Subject: [komunitaskaro] Masyarakat Sesalkan Sikap Pemkab Karo > > > > sumber: http://www.harian- global.com/ news.php? item.35196. 24 > > > > > > Monday 25 February 2008 > > Masyarakat Sesalkan Sikap Pemkab Karo > > > > > > Masyarakat, khususnya pemrakarsa pembentukan Kota Berastagi sangat > menyesalkan sikap Pemkab Karo. Pasalnya, pemkab menolak kehadiran > anggota DPD RI untuk meninjau terkait pemekaran daerah. > > > > Seyogianya, anggota DPD yang tergabung dalam panitia Ad Hoc I ini > akan datang ke Berastagi pada 25-26 Februari. > > > > "Kita sangat tidak mengerti alasan penolakan dari Pemkab Karo atas > rencana kedatangan anggota panitia ad hoc DPD RI," kata Iwan Depari > SH, ketua panitia pemrakarsa pemekaran Berastagi, Sabtu ( 23/2). > > > > Sebelumnya, dalam keterangan pers usai rapat panitia Pemko > Berastagi, Iwan Depari didampingi Sekretaris Mimbar Pencawan, dan > anggota Abadi Ginting serta unsur pengurus lainnya mengatakan, > kepastian tidak datangnya anggota DPD RI ke Kota Berastagi didapat > dari kontak per telepon yang ia terima dari ketua panitia ad hoc I > DPD, Lundu Panjaitan. > > > > Dalam penjelasannya, Lundu menerangkan, pihaknya menerima surat > dari Bupati Karo yang menegaskan bahwa Pemkab Karo tidak berkenan > menerima kedatangan mereka. > > > > Iwan Depari dan warga Berastagi menilai, sikap Bupati Karo itu > diprediksi akan semakin mempercepat terbentuknya Pemko Berastagi. > > > > "Bagaimanapun, para anggota DPD yang kecewa kemungkinan besar akan > memilih jalan membantu dan mempercepat pembentukan Pemko Berastagi > yang telah diperjuangkan sejak lima tahun lalu," tandas Iwan. > > > > Daniel Manik | Global | Kabanjahe > > > > > > Best Regarts > > > > www.dausmedia. cjb.net > > > > > > > > Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. > Try it now. > > > > > > > > > ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ > ____________ ___ > > Looking for last minute shopping deals? > > Find them fast with Yahoo! Search. > http://tools. search.yahoo. com/newsearch/ category. php? > category=shopping > > > --- End forwarded message --- ____________________________________________________________________________________ Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
