Aneh bin ajaib.....
Mulut pemijatnya koq gak digembok sekalian ya, apa kelupaan? Soalnya
lewat mulut juga bisa ngeseks tuh...Terus  yang dipijat gak turut
digembok anunya? Geleng-geleng nih.....nggembok koq nanggung, Rek.....


ita


--- In [email protected], MU Ginting <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Jum'at, 04/04/2008 19:15 WIB
> Lilik Lebih Nyaman Memijat dengan Celana Bergembok
>   Eko Widianto – DetikSurabaya
>
>   Karyawan Dhoghadho Cafe and Massage di Kota Batu Jawa Timur ini tak
khawatir
> lagi diganggu tangan jahil. Wanita berusia 20 tahunan ini sangat
menyadari bila pekerjaan yang ditekuninya ini rawan godaan dan menjadi
sorotan negatif.
>
> "Bila ada ada yang macam-macam atau ngajak ngeseks, saya keluar kamar
atau lapor satpam," kata Lilik yang mengaku berasal dari Mojokerto ini
saat menemui detiksurabaya.com di tempatnya mencari nafkah di Jl. Raya
Beji Kota Batu,Jumat (4/4/2008).
>
> Lilik tak menampik selama menjalani profesinya sejumlah pelanggannya
kerap berbuat nekat dan meminta pelayanan seks.
>
> Tapi mereka buru-buru mengurungkan niatnya setelah dijelaskan dirinya
hanya melayani jasa pijat. "Yang penting caranya berkomunikasi dengan
pelanggan harus tetap baik," terangnya.
>
> Jaminan ketenangan bekerja ini yang membuatnya tetap kerasan bekerja
hingga 3 tahun lebih. Rata-rata para pemijat ini bekerja selama 8 jam,
lima hari sepekan.
>
> Pada pagi hari sebelum bekerja, para karyawan diberi pengarahan oleh
supervisor. Penampilan mereka diperiksa secara seksama, termasuk pakaian
yang dikenakan.
>
> Seragam celana panjang warna hitam itu, menggunakan resleting pada
bagian pinggang sebelah kiri. Di atas resleting diberi pengait dari
kain. Pada pengait inilah, gembok dipasang.
> Setelah gembok terpasang, celana panjang pemijat tidak bisa diturunkan
tanpa membuka gembok. Gembok dipasang oleh supervisor dan merekalah yang
bertangungjawab menyimpan kunci dan mengawasi karyawan Dhoghadho.
>
> "Gembok hanya dipasang saat bekerja melayani pelanggan. Gembok dibuka
kembali setelah bekerja atau saat hendak buang air, itupun harus izin,"
jelas Lilik yang berparas manis tersebut.
>
> Karyawan (pemijat) di tempat yang dikelola Frankiy Setiawan itu ada 16
orang. Jumlah kamarnya 12 ruang. Tarif deluxe Rp 65 ribu per jam (
interior lebih bagus ber-AC), sedangkan yang kelas standard Rp 50 ribu
perjam.Pengunjung akan mendapatkan bonus soft drink dan snack apabila
pijat selama 2 jam.
>    --
>
>
> ---------------------------------
> Låna pengar utan säkerhet.
> Sök och jämför hos Yahoo! Shopping.
>


Kirim email ke