05/04/2008 21:45 WIB 
Madi, Pemimpin Ajaran Ikat Kepala Putih Palu Ditembak Mati
Mahfud Jufri – detikcom
  Palu - Saat umat Islam sedang melaksanakan ibadah puasa Oktober 2005 lalu, di 
Sulawesi Tengah muncul berita kepolisian mengobrak-abrik markas ajaran Ikat 
Kepala Putih yang dipimpin Madi. Kelompok itu melakukan perlawanan dan Madi 
melarikan diri.

Tiba-tiba, Sabtu (5/4/2008) pagi, tersiar kabar Madi telah ditemukan operasi 
gabungan Polda Sulawesi Tengah. Madi telah ditembak mati saat digerebek di 
tempat persembunyiannya di Dusun Salena Dua, Kecamatan Palu Barat, Sulawesi 
Tengah.

Penembakan itu, menurut Kapolda Sulawesi Tengah Brigjend (Polisi) Drs Badrodin 
Haiti, harus dilakukan karena Madi dan kawan-kawannya melakukan perlawanan. 
Namun Badrodin menolak memberikan rincian informasi lebih lanjut peristiwa itu.

Pantauan detikcom, Sabtu (5/4/2008) pukul 22.30 Wita, tampak sebuah mobil 
ambulans memasuki RS Bhayangkara, Palu. Terlihat tiga sosok digotong ke dalam 
kamar mayat RS milik Polri itu. Diduga itulah mayat Madi dan dua pengikutnya.

Polisi melarang wartawan mengambil gambar dari mayat-mayat tersebut dengan 
alasan masih mengumpulkan bukti dan keterangan. 

Madi buron sejak Oktober 2005 setelah dia bersama pengikutnya membunuh 3 
personel polisi. 3 Personel yang tewas dalam penggerebekan ajaran yang 
digolongkan sesat itu adalah Kasat Samapta Polresta Palu AKP Fuad Chalis, Kasat 
Intelkam Polresta Palu Imam Haryadi dan Briptu Arwasy AH, Kanit Reskrim 
Polsekta Palu Barat.

Madi setelah itu buron. Kepolisian kemudian mencokok 13 pengikut Madi yang 
kemudian diadili di Pengadilan Negeri Palu. Masing-masing mereka mendapatkan 
hukuman antara 2-6 tahun penjara. ( aba / aba ) 

--
   

       
---------------------------------
Går det långsamt? Skaffa dig en snabbare bredbandsuppkoppling.
Sök och jämför hos Yahoo! Shopping.

Kirim email ke