Mejuah-juah man banta kerina, Barangkali informasi ini bisa berguna. Syukur-syukur ada yang mau mengembangkan Terombo nya juga. Kita bisa saling diskusi untuk menggabungkan Terombo kita, kalau memang ada bagian yang bisa dihubungkan.
Tulisan yang sama dengan beberapa gambar ilustrasinya, bisa dilihat di weblog http://me.i-gan.com Bujur, Edi Tarigan ************************************************** Membuat Terombo Secara Online? Kenapa Tidak? Oleh: Edi Natanael Tarigan Bagi masyarakat Karo (komunitas di sekitar tanah Karo dan Deli Serdang), tentunya istilah Terombo tidaklah membuat bingung. Istilah ini cukup sering disebut-sebut dalam kehidupan kekerabatan masyarakat Karo, terutama bagi para pendahulu, orang tua, pemerhati dan pelaksana adat. Terombo adalah salah satu kunci yang menggambarkan hubungan kerabatan. Hal yang sama juga terlihat di dalam masyarakat Batak secara umum. Terombo, secara sederhana, adalah silsilah keturunan. Bagi yang akrab dengan bahasa Inggris, tentu saja sudah sering mendengar istilah Family Tree (Lihat Wikipedia: http://en.wikipedia.org/wiki/Family_tree). Bidang ilmu yang mempelajari dan memperdalam bagaimana seluk beluk silsilah keturunan dan berbagai aspek yang melingkupinya disebut dengan Genealogy (Lihat Wikipedia: http://en.wikipedia.org/wiki/Genealogy). Dengan kata kunci Family Tree dan Genealogy di Google, bisa didapatkan berbagai informasi lebih detil. Ternyata istilah Terombo bukan hanya dipakai oleh masyarakat Karo dan Batak secara umum. Namun istilah yang sama juga terdengar di masyarakat Minangkabau, Melayu, sampai juga di masyarakat negara tetangga kita, Malaysia. Dari mana asal muasalnya dan bagaimana sejarahnya istilah ini berkembang, tidak akan disebutkan dalam tulisan sederhana ini. Dalam masyarakat Karo, banyak usaha dari berbagai kalangan untuk menuliskan Terombo keluarganya. Ada yang menggambarkannya dalam bentuk diagram di kertas ukuran besar, ada pula yang menuliskannya dalam bentuk daftar. Umumnya usaha ini cukup sulit untuk diteruskan dan dipertahankan karena data yang kurang atau kadang-kadang hilang. Dan banyak juga karena tidak ada yang meneruskannya lagi. Belum lagi kenyataan bahwa sanak keluarga yang masuk dalam Terombo cukup ber-mobilitas tinggi dan tinggal di berbagai kota. Untunglah ada internet, yang memungkinkan orang-orang yang tinggal di berbagai kota untuk saling berbagi, berkolaborasi dan berinteraksi. Dengan adanya internet, suatu informasi dapat dibuat online sehingga semua orang yang mengetahui dimana letak informasi tersebut, dapat melihat dan menggunakan informasi itu dengan mudah. Tentunya akan terasa lebih mudah jika Terombo yang ada dapat dilihat oleh sanak keluarga yang berdomisili di berbagai kota. Sehingga bisa saling memeriksa kebenaran dan ketepatan Terombo tersebut. Apalagi masing-masing dapat melengkapi dan memperbaharui datanya masing-masing, tentunya semakin baik lagi. Pertanyaannya sekarang apakah bisa membuat Terombo di Internet? Jawabannya adalah BISA. Salah satu tempat membuat Terombo secara online yang sedang berkembang dan akan terus berkembang adalah Geni (Lihat Websitenya: http://www.geni.com). Geni adalah tempat dimana kita dapat membangun Terombo secara gratis. Geni menyediakan fasilitas pendaftaran gratis bagi seseorang untuk mulai membangun Terombo-nya. Kemudian bersamaan dengan berkembangnya Terombo, yang bersangkutan dapat mengundang sanak saudaranya untuk bergabung dan melengkapi data-data Terombo. Semakin banyak sanak saudaranya yang bergabung, tentu saja bisa semakin lengkap Terombo, semakin mudah untuk meneruskan karena hampir setiap orang dapat memperbaharui datanya masing-masing. Pada setiap anggota Terombo, dapat dilengkapi profile-nya yang berisi keterangan umum mengenai dirinya termasuk foto, tanggal lahir, tanggal meninggal dan dikuburkan (jika sudah meninggal), data tempat tinggal, pekerjaan, sekolah dan berbagai informasi personal lainnya. Tentu saja data tersebut tidak akan langsung dapat diakses oleh publik, kecuali yang bersangkutan mengizinkannya (mengubah setting terlebih dahulu). Informasi dari setiap orang dan hubungan kekerabatannya dapat terbentuk dan terlihat dengan sendirinya. Kotak berwarna merah jambu berarti wanita, kotak berwarna biru berarti lelaki. Kotak dengan tanda segitiga pada sudut kiri atas menunjukkan bahwa yang bersangkutan telah meninggal. Suami dan istri dapat dilihat dari garis yang menghubungkannya. Demikian pula anak-anak dapat dengan mudah terlihat dalam diagramnya. Foto dari masing-masing orang dapat ditampilkan pada diagram, tinggal mengubat setting saja. Setiap anggota dalam Terombo memiliki informasi tambahan seperti kapan menikah, dimana pernikahan berlangsung, anak keberapa dalam keluarga. Lebih jauh lagi, Terombo yang sudah terbentuk dapat pula dicetak, di-share secara online dan dapat pula di-export ke dalam format GEDCOM (Lihat Wikipedia: http://en.wikipedia.org/wiki/GEDCOM) untuk nantinya dapat digunakan dalam software Family Tree lainnya. Ini memastikan kompatibelitas dari data yang sudah terbangun sehingga dapat digunakan kembali. Dengan kemampuan tersebut, pengembangan Terombo akan semakin bermanfaat dan dapat dipastikan dapat terus dikembangkan dan dipertahankan dari waktu ke waktu. Tertarik untuk mengabadikan Terombo anda? Silahkan klik langsung di www.geni.com. Salam. Beberapa link yang membantu memberikan ilustrasi: 1. Contoh Terombo yang telah di setting untuk publik: http://www.geni.com/share?t=5669372807440069971 2. Contoh Profile yang telah di setting untuk publik: http://www.geni.com/profile/index/5665379839670048579 3. Contoh Profile yang tidak untuk publik: http://www.geni.com/profile/index/5668890780860069411 **************************************************
